Sejarah Manusia

Manusia

Kita adalah manusia, spesies yang menguasai bumi daratan selama ribuan tahun sejak manusia mulai lebih banyak menggunakan otaknya untuk memenuhi kebutuhannya untuk bertahan hidup dan membangun peradaban. Untuk hidup, manusia harus makan dan memperoleh energi, binatang dan tumbuhan juga memerlukannya.

Untuk bertahan dari cuaca di bumi manusia memerlukan sebuah tempat tinggal yang melindunginya dari angin, hujan, panas, dan faktor lain yang mengancam hidupnya, binatang juga membuat sarangnya di tempat-tempat yang cocok baginya, tapi tidak dengan tumbuhan, tumbuhan hidup dimana alam mendukungnya untuk hidup.

Dan manusia membutuhkan sesuatu untuk melindungi tubuhnya dari cuaca panas atau dingin, sekaligus menutupi bagian-bagian sensitifnya, agar bagian sensitif itu tak dapat dilihat dengan mata biasa dan memancing lawan jenisnya untuk bereaksi secara biologis, kita menyebutnya pakaian. Yang terakhir ini, binatang dan tumbuhan tidak memerlukannya.

Seiring dengan berkembangnya peradaban, manusia tidak lagi memakan apa yang disediakan alam, seperti buah-buahan dan sayuran yang tumbuh dengan sendirinya. Manusia menyadari bahwa daging yang tidak dimasak bisa membuatnya sakit, mereka menemukan bahwa api bisa diciptakan, mulai membakarnya daging yang didapatkannya dengan berburu.

Akal mereka semakin tajam, mereka memperhatikan bahwa biji-bijian yang mereka buang di tanah kemudian tumbuh menjadi pohon baru yang menghasilkan buah dan sayuran yang mereka makan sebelumnya. Mereka pun semakin cerdas, dan mulai mengumpulkan biji-bijian dari makanan yang habis disantap, kemudian menanamnya di tanah. Dan sejak itu manusia pun mulai mengenal bercocok tanam.
Next PostPosting Lebih Baru Previous PostPosting Lama Beranda

0 komentar:

Poskan Komentar