Memilih Motherboard: Perbedaan H61, B75, dan Z77 di LGA 1155

Motherboard

Motherboard_B75M_DGS_ASRock_dengan_Chipset_B75
Hi, gamers. Kembali saya menuliskan tentang tips dan trik dalam merakit komputer gaming dengan budget yg murah. Anda mungkin tertarik untuk merakit komputer dengan spesifikasi tinggi atau menengah yg dapat digunakan untuk memainkan game-game dengan grafis mumpuni.

Tapi bagi Anda yg bermodal pas-pasan alias secukupnya saja, Anda tidak perlu bingung, masih banyak pilihan hardware antara lain motherboard, processor, ataupun VGA Card yg dapat memenuhi keinginan Anda.

Berikut ini akan saya bahas secara singkat tentang merakit CPU berbasis processor Intel dengan LGA socket 1155. Bagi Anda yg ingin menggunakan processor Intel dengan jenis socket LGA 1155, mungkin Anda kebingungan, type motherboard seperti apa yg seharusnya Anda gunakan?


LGA 1155

LGA 1155, juga sering disebut socket H2, adalah sebuah socket microprocessor (untuk CPU) buatan Intel yg kompatibel untuk bekerja dengan dukungan microprocessor Intel generasi ketiga dengan kode nama "Sandy Bridge" dan "Ivy Bridge".

LGA 1155 didesain sebagai pengganti dari LGA 1156 (yg dikenal sebagai Socket H). Akan tetapi processor yg berbasis LGA 1155 tidak kompatibel dengan LGA 1156 socket dikarenakan mereka memiliki dudukan socket yg berbeda, sehingga kedua jenis processor socket 1155 dengan 1156 tidak dapat saling dipertukarkan. Bagaimanapun juga, sistem pendinginan keduanya masih kompatibel mengingat kedua processor memiliki dimensi, profil, dan konstruksi yg sama, serta mengeluarkan suhu panas yg hampir sama.



Beberapa seri motherboard dengan chipset Z75, Z77, H77, Q75, Q77, dan B75, serta bahkan yg ber-chipset H61 sudah dilengkapi dengan koneksi USB 3.0 terintegrasi, dimana seri-seri chipset ini memang ditujukan untuk CPU Intel generasi Ivy Bridge.

Chipset MoBo khusus Sandy Bridge (Kecuali Q65, Q67, dan B65) sebenarnya mendukung penggunaan processor generasi Sandy Bridge dan Ivy Bridge dengan melakukan upgrade pada BIOS. Processor yg berbasis Sandy Bridge secara resmi sebenarnya mendukung hanya sampai memori DDR3-1333, walaupun dalam beberapa percobaan, sebenarnya chipset MoBo ini sudah mendukung kecepatan hingga memory DDR3-2133, dan memang sudah terbukti ketika dicoba lalu berhasil.


Tabel_Fitur_dan_Support_Motherboard_Sandy_Bridge
tabel ini diambil dari screen shot artikel Wikipedia, menjelaskan spesifikasi, fitur, dan support
pada Motherboard LGA 1155 untuk procie Intel Sandy Bridge.

Khusus untuk chipset H61, hanya mendukung satu buah DIMM dua sisi untuk setiap channel memory, dan imbasnya ada batasan memory hanya sampai 16GB saja. Untuk Motherboard yg memiliki empat slot DIMM, hanya empat DIMM satu sisi alias single sided yg dapat ditancapkan.


Jadi readers, penjelasan sederhananya, LGA 1155 adalah jenis socket yg digunakan pada MotherBoard tersebut, sedangkan kode seperti misalnya: B65, B75, H61, H77, Q65, Q67, Q75, Q77, Z75, Z77 adalah jenis chipset yg ditanamkan pada MoBo tersebut.

Sehingga pada dasarnya, selama motherboard tersebut menggunakan socket LGA 1155, maka Anda dapat menancapkan processor LGA 1155 di dalamnya. Yg membedakan dari semua merk, jenis, harga, dan type dari keseluruhan motherboard yg tersedia di pasaran adalah fitur-fitur yg dibenamkan ke dalam motherboard tersebut, ada yg dilengkapi port USB 3.0 terintegrasi, ada yg menawarkan fitur OverClock, dan sebagainya.



  • MotherBoard yg diperuntukkan untuk CPU Intel generasi Sandy Bridge

    Perlu juga diingat bahwa, bagi Anda yg berencana menggunakan fitur USB 3.0 untuk kecepatan transfer data dari dan ke hardisk, Motherboard dengan chipset yg didesain khusus untuk processor generasi Sandy Bridge dengan chipset H61 tidak mendukung ports SATA integrated USB 3.0 *(lihat tabel diatas), jadi agar bisa digunakan untuk mentransfer data melalui port USB 3.0, diperlukan perangkat keras eksternal tambahan (third party controller chip). Akan tetapi kini sudah banyak ditemui produsen motherboard yg menambahkan integrated USB 3.0 ports ke dalam produk MoBo dengan chipset H61.

  • MotherBoard yg utamanya ditujukan untuk penggunaan CPU Intel generasi Ivy Bridge

    Kemudian ada juga Motherboard yg memang dirancang untuk dibenamkan processor generasi Ivy Bridge, yakni Motherboard dengan chipset: B75, Q75, Q77, H77, Z75, dan Z77. Keunggulan dari MoBo yg menggunakan chipset-chipset tersebut adalah: sudah mendukung untuk menggunakan kedua generasi processor baik itu Sandy Bridge maupun Ivy Bridge. Jadi bagi Anda yg ingin merakit komputer gaming dan ingin berjaga-jaga siapa tahu di kemudian hari ada rencana untuk upgrade ke processor generasi Ivy Bridge, Anda sebaiknya memilih MotherBoard dengan chipset-chipset tersebut.


So, kesimpulannya? Tips untuk memilih motherboard LGA 1155 adalah? Pilihlah Motherboard dengan Chipset berkode seri 75 atau 77. Alasannya karena lebih banyak fitur yg ditawarkan, seperti USB 3.0 terintegrasi, kompatibel untuk CPU Intel Sandy Bridge maupun Ivy Bridge, jadi Anda tidak perlu repot-repot mengganti MoBo jika suatu saat nanti ingin upgrade ke CPU Intel Ivy Bridge.


klik disini untuk mengetahui tentang Perbedaan B85 H81 H87 Z87 Z97 pada Motherboard Intel Socket LGA 1150.

Salah satu Motherboard dengan socket LGA 1155 dengan chipset B75 termurah yg tersedia di pasaran saat ini adalah ASROCK B75M-DGS dengan harga sekitar Rp 585.000,- (artikel ini dibuat pada saat kurs USD di angka 12 ribuan, kini ASRock B75M-DGS R2.0 harganya mencapai Rp 793.000,- saat kurs rupiah jatuh ke 14 ribu. Ini bisa menjadi pilihan bijak bagi Anda yg ingin memilih Motherboard LGA 1155 yg murah namun berkualitas. Sedikit tambahan saran, untuk processor Intel generasi Sandy Bridge terbaik sekaligus termurah yg bisa Anda pertimbangkan dipasangkan dengan motherboard ini adalah CPU Intel Core i3 3210 (box) 3.1Ghz, Cache 3Mb LGA 1155 yg berharga di kisaran Rp 1.065.000,-. Untuk Video Graphic Accelerator alias VGA Card akan dibahas terpisah.

Sekian artikel yg bisa saya tuliskan kali ini untuk para readers sekalian, semoga bermanfaat.
Next PostPosting Lebih Baru Previous PostPosting Lama Beranda

120 komentar:

  1. mas saya abis beli mobo baru Asrock H81M-GL, (micro ATX). kira2 bagus gak buat gaming dan desain 3D ringan-middle... rencana sih mau sy upgrade sedikit2 .... sementara masih pake VGA geforce GT630 + proci core i3 4130. nah kira2 durability dari mobonya sendiri bagus gak setidaknya utk 1 tahun ke depan? dan apakah kerusakan mobo bakal pengaruh ke proci dan vga ? trimss

    BalasHapus
    Balasan
    1. salam Mas Arthur.

      MoBo "ASRock H81M-DGS LGA 1150 Intel H81 SATA 6Gb/s USB 3.0 Micro ATX Intel Motherboard" yang baru mas Arthur beli sudah cukup bagus.

      Untuk gaming dan desain 3D ringan-middle sebenarnya lebih dominan ditentukan oleh Kartu Grafis dan Procie yang mas Arthur gunakan. Untuk melihat nilai "benchmark" dari VGA dan dan Procie mas Arthur bisa membandingkannya disini: VGA dan disini: CPU.

      Untuk durability cukup bagus mas, karena MoBo mas Arthur sudah dipersenjatai dengan berbagai fitur terbaru, diantaranya desain PCB yang sudah menggunakan High Density Glass Fabric sehingga mengurangi potensi korsleting arus pendek di PCB. Kapasitornya sudah pakai All Solid Capacitor, power phase sudah menggunakan 4 tahapan sehingga daya yang disalurkan lebih halus, sehingga menjamin ketahanan motherboard dari kerusakan. Selengkapnya mengenai fitur MoBo, mas Arthur bisa baca disini: ASRock H81M-DGS

      Untuk kerusakan MoBo, tentu saja berpengaruh ke procie dan VGA karena apabila MoBo yang rusak dipaksakan untuk dipakai, bisa memicu korsleting arus pendek yang mempengaruhi kinerja Procie dan VGA. MoBo yang sudah rusak sebaiknya langsung diganti / diservice ke service centernya.

      Trim's.

      Hapus
  2. mas saya punya pc
    core i3 2130 @3,4ghz
    ram 4gb
    mobo ecs h61 h2
    vga hd 5570
    kalo mau upgrade buat game kayak watchdog di set high/ultra apa yang mau diganti ya mas...budget berapaan mas....maskish

    BalasHapus
    Balasan
    1. mau setting ultra semua hrs upgrade,
      kalo setting medium-high procie masih cukup,
      ram min 6 gb, vga gtx 750ti/r7 260x

      Hapus
    2. Thanks mas Anonim, sudah menyumbangkan saran..

      Betul apa yang disampaikan Anonim diatas, kalau untuk setting ultra buat game Watchdog, semua parts mulai dari Processor, VGA Card. Motherboard, RAM, dan UPS Anda harus di upgrade. Karena tipe procie & VGA Anda masih masuk katagori medium (mainstream), mobo juga masih h61 (walaupun sebenarnya tidak terlalu berpengaruh).

      Untuk setting ultra, Anda perlu procie dan VGA masuk katagori high-end terlebih dahulu. Motherboard dan PSU juga menyesuaikan sesuai kebutuhan dua mainparts tadi.

      VGA yang disarankan untuk memainkan game Watchdog dengan setting ultra 1080p adalah VGA Card dengan chipset Nvidia GTX 770. RAM yang lega untuk memainkannya adalah yang berkapasitas 8GB (minimal 6GB).

      Hapus
  3. Mas mau tanya ya takut terjerembab lagi neh ke lembah dosa. cie kata2 gue dalem coy :D
    Ane mau rakit baru pake procie Core i5 3570K, bingung menentukan mobo yg bagus apa?? yg bisa di overclock, krn ak gamers. mobo aku targetkan harga 2jt-an.
    Tolong dibantu yaak :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo LaNz,

      pilihan yang sangat bagus untuk CPU-nya.

      Untuk mobo, saya akan merekomendasikan motherboard dengan seri chipset Z77 yang terbaru.

      Kalau untuk stock lama (keluaran 2012), Anda bisa memakai ASRock Z77 Extreme4 LGA 1155 Intel Z77 HDMI SATA 6Gb/s USB 3.0 ATX.

      Atau untuk overclocker yang bagus, yang ini juga populer di kalangan gamer dengan harga yang cukup ramah di kantong: ASUS P8Z77-V PRO LGA 1155 Z77

      Kalau yang terbaru, saya udah lama nggak ngikuti perkembangan rakit merakit CPU gaming...

      Thanks sudah berkomentar..

      Hapus
  4. makasih mass hehe

    BalasHapus
  5. Mas , menyangkut i5 3570k ,,
    Apakh bisa procie tersebut bisa menggunakan mobo b75 ??
    Dan kalau'pun bisa , apakah mobo tsb men'support hd graphicnya 3570k yg sudah hd4000 ??

    Atau , hanya men'support hd2500/3000 saja ??

    Karena kta tmn sy , b75 hanya support 2500/3000 ,,
    Bener tidk hal tersebut ??

    Maaf sblmny , banyak tanya ,,
    Terima ksih , mas

    BalasHapus
    Balasan
    1. Maaf baru sempat membalas komentar Mas Tjwandra..

      Setahu saya processor Intel Core i5-3570K (Ivy Bridge) sudah kompatibel dengan penggunaan MoBo Intel Chipset B75 yang tergolong Motherboard seri 7 (B75/Z75/H77/Z77) termasuk dengan pengolah grafis built-in Intel HD 4000 Graphics.

      Motherboard seri 7 (B75/Z75/H77/Z77) memang diperuntukkan untuk penggunaan processor Intel generasi ke-3 dengan codename Ivy Bridge, sedangkan Motherboard seri 6 (H61/H67/P67/Z68) diperuntukkan untuk penggunaan procie Intel generasi ke-2 berkode Sandy Bridge.

      Tetapi memang benar ada sejumlah MoBo yang menggunakan chipset B75 tetapi tidak mendukung Intel HD Graphics, contohnya adalah Mobo GigaByte GA-P75-D3. Walaupun MoBo ini dibangun berdasarkan chipset B75, ia tidak support penggunaan penggunaan Intel HD Graphics atau Intel Wireless Display (bahkan jika dikombinasikan dengan Intel WiFi module).

      Penjelasan selengkapnya bisa dibaca disini: http://www.adrianoize.com/2015/03/mobo-b75-support-intel-hd-4000.html

      Hapus
  6. gan mau tanya nih
    spec pc saya :
    i3-2100
    intel dh61ww
    4 gb ram
    vga GT 220

    apa yg harus diupgrade lebih dlu ya untuk bsa mainkan game2 skrg n gg malu2in aj sih

    terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo, Ebhy Sang Pembela Kebenaran (musuhnya H*** Lulung) =D

      Ane lihat spek PC ente udah jadul banget, Gan.. Rata-rata keluaran 2011.

      Untuk game-game sekarang, yang ente kamsud itu game sekarang yang mana gan? Watch Dogs? Call of Duty Ghost? GTA IV? Crysis 3? Max Payne 3? Far Cry 3? Battlefield 4? atau Assassin's Creed Unity?

      Karena kalau mau upgrade spek ente buat mainin game-game tersebut diatas, ente wajib upgrade semua parts PC ente.

      Tapi kalo sekedar PES 2015, Crysis 2, Battlefield 3, atau CoD seri sebelum Ghost doang, yang ane saranin upgrade VGA Card dulu dah. Soalnya itu VGA udah jauh tertinggal sama yang lain. Mungkin ente bisa coba GeForce GTX 650 di rentang harga 1,5jt-2 jutaan (tergantung merk). Mungkin nggak semua game tersebut bisa di setting High dengan fitur AA atau AF, dan fps nya kemungkinan masih dapet 30fps ke atas.

      Memang ada sedikit bottleneck, karena nggak imbang antara CPU dengan VGA, tetapi nggak akan kerasa banget kecuali ente bener-bener seorang overclocker atau enthusiast. Sisanya bisa menyusul (CPU, RAM, PSU, MoBo).

      Hapus
  7. mas saya punya mobo asrok h61-vg3 lga 1155 pas dipasang sama pemtium dual core g860 lga 1155 kok nggak hidup, penyebabnya apa ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tidak hidup sama sekali?
      1. Cek kabel power dan test masing-masing kabel di PSU..

      Kalau bisa pinjam CPU & motherboard lain, cek apakah MoBo nya yang bermasalah atau procie-nya, atau justru yang lain...
      Caranya ya pasangkan CPU G860 Anda di MoBo LGA 1155 lain yg normal, jika hidup, berarti CPU nggak bermasalah. Jika mati, ada kemungkinan procie-nya yg bermasalah.

      Kemudian coba pasangkan MoBo AsRock H61-VG3 Anda dengan procie lain yg normal, jika hidup, berarti MoBo nggak bermasalah, begitu juga sebaliknya.

      Kalau hidup semua, berarti tidak ada masalah dengan MoBo dan CPU Anda.

      Hapus
  8. mass adrian..

    mf masss saya mau tanya, saya mau rakit pc .procie core i5 yg bagus dan pass buat gaming seri apa masss...
    yg gmpang overclock...
    trus mobo yg passs buat procie nya merk apa yg gmpang upgrade mass..

    dan klo amd enak seri apa yg mjozzzz...saya bingung mass...
    recomended intel mass...

    buat game terbaru mass 2015...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Malam, mas Anchek Glee.. Terima kasih telah berkunjung ke blog saya.

      Sayang tidak disebutkan budget untuk merakit PC secara keseluruhan berapa? atau untuk processor saja berapa? Karena budget juga faktor yg sangat menentukan dalam merakit sebuah PC.

      Kalau untuk gaming, saya sarankan Intel Core i5-3470 sudah cukup bagus untuk gaming dan relatif gampang jika ingin melakukan overclock. CPU dengan socket LGA 1155 ini dibanderol di harga Rp 2.320.000,- (berdasarkan referensi dari www.rakitan.com/simulasi.php pada tanggal 23/04/2015 dengan kurs di angka Rp 12.949,- per satu dollar Amerika).

      Procie ini juga masuk katagori reccomended requirements untuk banyak game terbaru seperti GTA V misalnya. Saya tidak terlalu 'familiar' dengan AMD, tetapi pernah menyarankan AMD X8 FX-8350 Eight-Core.

      Tetapi jangan lupakan parts lain seperti VGA Card dan Memory yang akan sangat berpengaruh terhadap performa PC gaming rakitan mas Anchek.

      Untuk referensi, coba baca artikel ini: Merakit Komputer Gaming

      Semoga bermanfaat..

      Hapus
  9. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  10. mas adrian yg guantengggg, nanya dong :D

    mau rakit komputer dengan budget 15jt, keperluan untuk render 3D (hardcore xxx, maria ozawa), haha....untuk modelling dan render 3D yang berat. Saya jarang main game, paling PES, WOW sama Dota 2 aja

    terus kalo boleh saran bikin artikel tentang render farm :D




    Terima kasih untuk jawabannya

    BalasHapus
    Balasan
    1. karena double post, komentar yg atas sy hapus ya..

      Terima kasih atas pujiannya mas Yudhis Tira putra Pandu, (hehehe) berhubung nama saya Adrian bukan Pamela Savitri jadi sudah jelas sy ganteng...

      Waduh, pertanyaannya sangat berat bagi saya, karena dunia modeling dan 3D rendering sangat jauh dari dunia saya yg cuma pemerhati spek dan hobby game saja. Terus terang saya tidak paham tentang 3D rendering.

      Tapi sekedar berbagi informasi yg mungkin bisa juga sampeyan dapatkan dari internet, CPU value terbaik untuk rendering adalah Intel Core i7 3770K (LGA 1155) yg dijual seharga Rp 4.313.000,-. Atau jika ingin yg Haswell bisa beralih ke Intel Core i7 4770K (LGA 1150) yg beda tipis di harga Rp 4.300.000.
      Saya merekomendasikan Intel karena sejumlah referensi dari forum Tom's Hardware dan forum Chip mengatakan bahwa untuk rendering memang AMD lebih unggul, tetapi boros daya karena prosesnya yg memakan waktu hingga berjam-jam atau bahkan berhari-hari.

      Kemudian, untuk VGA carilah yg seri NVidia Quadro. Sebaiknya tidak menggunakan ATI karena adanya beberapa software rendering yg hanya support NVidia. Quadro memang dirancang secara spesifik untuk program 3D dan dilengkapi dengan komponen untuk pekerjaan render kelas berat. Tetapi perlu diingat bahwa VGA ini tidak dirancang untuk menjalankan game grafis tinggi, setidaknya cukup lah kalo cuma buat PES, WOW, dan DOTA 2. Untuk budget 15 juta, Leadtek Quadro Kepler K620 2GB 128bit DDR3 dari NVidia seharga Rp 3.701.000,- mungkin bisa jadi pilihan.

      Untuk dua parts utama Anda sudah menghabiskan Rp 8.000.000,-, memang separuh dari budget, tetapi setidaknya mas Yudhis sudah mengamankan dua parts terpenting yg menentukan performa PC. Sisanya Rp 7.000.000,- bisa Anda gunakan untuk membeli parts lainnya. Disini Anda bisa bermain budget.

      Yg perlu diperhatikan juga adalah MoBo, apabila Anda hendak membeli sebuah motherboard LGA 1150, pilihlah yang menggunakan chipset Q87, H87, atau Z87. Alasannya? bisa dibaca disini: Tips Memilih Motherboard LGA 1150.

      Kemudian Memory, carilah yg berkapasitas besar untuk menjamin kelancaran multitasking, setidaknya 8GB.

      dan PSU juga tidak kalah penting mengingat Anda butuh PSU yg tahan banting untuk digunakan dalam proses rendering yg memakan banyak waktu dan power. Merk Corsair sangat direkomendasikan, mengingat besarnya kebutuhan daya PC Anda, gunakan minimal 650w ke atas..

      Sekian dulu, selanjutnya mungkin akan saya buatkan artikel tersendiri. Semoga jawaban ini dapat membantu sedikit saja. Terima kasih mas Yudhis.

      Hapus
  11. Mas mau nanya..
    saya beli prosesor core i5.3330.3.0ghz. Socket 1155.
    terus saya beli motherboard msi PH67S-S40.
    Tapi pas saya pasang gak tampil ke layar.
    malah kadang mati...terus hidup lagi..
    kata temen motherboard nya harus di update bios.
    procie i5 nya ivy.mobo nya sandy.
    pertanyaan saya..
    apa memang mobo msi ini gak suport ivy???
    apabila benar.bagai mana mengatasinya.
    terimakasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mohon maaf mas Syaddad Comp, komentar Anda yang tertanggal 8 Mei ini baru saya balas hari ini. Sebulan belakangan saya memang jarang nongkrong di blog karena kesibukan di kantor.

      Dilihat dari namanya sepertinya Anda memiliki usaha di bidang komputer, dan kemungkinan besar masalah ini juga sudah terselesaikan karena sudah lewat sebulan.

      Terima kasih sudah mampir berkunjung ke blog saya.

      Hapus
  12. Malem gan,sorry nih comment tengah malem

    Ane rencana mau beli i7 2600 second,yang saya mau tanyakan apakah prosesor tersebut support ram ddr3 1600 mhz? Lalu apakah prosesor tersebut balance untuk di sandingkan dengan vga gtx 960? Kebutuhan saya untuk gaming,thanks before hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sorry juga nih, mas Ramlan Fauzi karena menjawabnya hampir 20 hari kemudian... Maklum, sudah jarang nangkring di blog.

      Situs resmi Intel untuk i7-2600 sebenarnya menuliskan bahwa procie ini hanya mendukung penggunaan RAM dengan tipe DDR3 1066/1333 saja, jadi jawabannya adalah "Tidak Support".

      Tetapi faktanya (tergantung dari jenis Motherboard yang Anda gunakan ~apakah support DDR3 1600MHz atau tidak), Anda tetap bisa menggunakan RAM DDR3-1600MHz. Hanya saja nanti di BIOS tetap terlihat sebagai RAM 1333MHz, dan memang kecepatan RAM itulah yang dijalankan oleh system Anda.

      Kemudian untuk VGA, pendapat pribadi saya, GTX 960 terlalu cepat untuk i7-2600. CPU tersebut tidak mampu mengimbangi kecepatan GPU, sehingga kinerja GPU tidak akan maksimal alias terjadi bottleneck. Saran saya gunakan VGA Card NVIDIA GeForce GTX670 atau AMD Radeon 7870, lalu kombinasikan dengan kapasitas RAM 8GB, Anda akan mendapatkan performa sangat baik (hingga 60fps) untuk game semacam The Crew (baru dirilis November 2014) dan game-game lainnya..

      Selengkapnya bisa dibaca disini --> : Review Processor Intel Core i7-2600 (8M Cache, up to 3.80 GHz).

      Semoga bermanfaat (dan tidak terlambat)...

      Hapus
  13. Gan jadi untuk prosesor i3 lga 1155 apa gan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Maaf Gan, pertanyaannya kurang jelas... bisa lebih spesifik lagi, Gan?

      Hapus
  14. Gan ane ada dana max 3jt.
    Mau ngrakit cpu yg suatu saat bisa diupgrade buat gamming sekelas gtav, fifa 15, cod, watch dog dll.
    Yg perlu dibeli apa aja ya sekalian list harganya,
    Mobo, psu, procie, ram, hdd, vga, dvd, case. Monitornya mau pake TV led 32 inch slot hdmi pakenya ke cpu. Thanks gan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih telah meninggalkan komentar di blog ini.

      Monitornya (TV LED 32") sudah ada kan? Jadi tidak termasuk ke budget yang 3jt (pastinya).

      Saya ragu-ragu apakah pertanyaan Agan sekedar menguji saja. Tetapi kalau memang ingin merakit CPU entry-level yang suatu saat upgradable ke gaming PC, Agan bisa mencoba pilihan ini:

      - Processor: Intel G3240 Dual Core LGA (3,1 GHz, 3MB Cache, Haswell series) ~ Rp 683.000,-

      - Motherboard: ECS B85H3-M7 Intel Socket LGA 1150 ~ Rp 916.000,- (alasannya bisa dibaca disini: Perbedaan B85 H81 H87 Z87 Z97 pada Motherboard Intel Socket LGA 1150, sangat bermanfaat jika kita berencana untuk upgrade parts di masa mendatang.

      - Graphic Processing Unit (GPU): Intel® HD Graphics (bawaan / embedded dari CPU)

      - RAM: Venomrx 2Gb PC 1333 Venomrx Gamer Heatsink DDR3 ~ Rp 232.000,-

      - HDD: Seagate Sata II 320Gb 3.5 inch Int 3,5 Inch ~ Rp 285.000,-

      - DVD R/W: Samsung DVDRW SATA OEM Internal ~ Rp 160.000,-

      - Case: Power Up Unique New 500W with 2x12CM LED Fan ~ Rp 300.000,-

      - PSU: bawaan casing (embedded)

      Total cost: Rp 2.576.000,-

      Tetapi perlu diingat, Intel G3240 tidak dirancang untuk gaming. Ia adalah procie kelas entry-level yang ditujukan untuk penggunaan harian, kalau untuk sekedar entertainment rumahan (musik, video) dan game-game semacam Counter Strike 1.6 ataupun simulasi ringan seperti Red Alert 2 masih lancar jaya. PES 2013 juga masih bisa dengan sedikit penyesuaian. Untuk performa gaming yang lebih baik, sebaiknya Anda menambahkan VGA Card.

      Sengaja saya buat di bawah budget Rp 3jt, tepatnya Rp 2.576.000,- agar Anda bisa memiliki spare budget sebesar Rp 424.000,- untuk membeli keyboard, mouse, ataupun ada parts yang ingin tinggikan lagi seperti CPU/RAM atau sekalian membeli VGA.

      Dengan MoBo berbasis chipset B75 dan procie yang sudah berbasis intel socket LGA 1150 yg relatif baru, Anda tidak akan kesulitan untuk melakukan upgrade di masa mendatang, seperti misalnya mengganti processor, RAM, ataupun menambahkan VGA Card.

      Semoga bisa membantu..

      Hapus
  15. Gan yg baik hati sy mw minta saranx....
    Sy mw ngerakit komputer yg bs ngejalanin minimal game pes 2013,, tlg ksh rekmndasi rakitan yg ckup murah gan... maaf msh baru mslh ngerakit...

    BalasHapus
  16. Gan yg baik hati....
    Sy mw minta rekomndasi utk rakitan komptr yg cukup murah,, minimal bs memainkan game pes 2013/2014 ... mhon bntuanx,, krn sy msh trll paham... tktx slah2 mesan. Mksh gan... di tggu scptx.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih telah meninggalkan komentar di artikel ini, mas M. Fajrin.

      Mohon maaf saya tidak bisa langsung membalas komentar Anda karena jarang membuka blog, terkait kesibukan di kantor.

      Apabila ingin merakit komputer gaming dengan spesifikasi minimum untuk bermain Pro Evolution Soccer (2013/2014/2015), saran saya sebaiknya sesuaikan dengan minimum system requirements untuk PES 2015 saja, jadi Anda tidak perlu repot-repot upgrade PC jikalau tahun depan sudah keluar lagi PES 2016.

      Selengkapnya Anda bisa bisa membaca artikel saya disini saja: Merakit Komputer Gaming Buat PES 2015.

      Semoga bermanfaat.

      Hapus
  17. Gan minta info dan sarannya dong!!
    sayakan punya sebuah komputer speknya menggunakan Motherboard Asus P8H61-M LX Series,Prosessor Intel Core i3 LGA 1155,Ram 8 giga,Soundcard Asus Xonar d2x 7,1 Channel PCI soundcard,sementara vga card hanya menggunakan VGA onboard,trus sy mau beralih ke Motherboard Asus Maximus Extreme,apa aja gan yang perlu diganti,kalau prosesor sepertinya memang harus di ganti karna Asus Maximus yang support intel LGA 1155 sudah jarang yang jual,ram ama casing perlu diganti juga gak gan??
    Ada kontak yang bisa saya hubngi gak gan untuk konsultasi maslah komputer?? Trms

    BalasHapus
    Balasan
    1. Maaf dua hari nubie baru bisa membalas komentar agan.

      Rencana beralih ke ASUS Maximus Extreme seri berapa gan? Soalnya nubie cek di toko komputer online masih banyak yang jual ASUS Maximus V Extreme yang support LGA 1155 (Sandy/Ivy Bridge). Cuma harganya memang lagi naik (sekitar 5 jutaan) berhubung kurs dollar Amerika lagi tinggi.

      Yang lebih murah justru ASUS Maximus VI Extreme yang support LGA 1150 (Haswell / Broadwell). Harganya "cuma" Rp 3,8 jutaan.

      Kalau pakai motherboard seri ROG ASUS Maximus Extreme berarti rencana build Gaming PC ya? Soalnya lompatan upgrade-nya lumayan tinggi dari P8H61-M LX Series (mobo dibawah sejutaan) ke Maximus Extreme (3-5 jutaan).

      Sayang tidak disebutkan keterangan rinci terkait modul dan speed RAM yang 8 GB diatas. Kalaupun di-upgrade gunakan saja yang 16 GB supaya aman untuk memenuhi kebutuhan gaming kelas berat saat ini.

      Semua parts sepertinya kalau ingin menyesuaikan MoBo ROG Maximus Extreme ya harus diganti, termasuk procie, dan VGA Card. Casing juga tidak dijelaskan sekarang pakai apa, jadi nubie masih belum bisa kasi pendapat lagi.

      Hapus
  18. Gan minta info dan sarannya dong!!
    sayakan punya sebuah komputer speknya menggunakan Motherboard Asus P8H61-M LX Series,Prosessor Intel Core i3 LGA 1155,Ram 8 giga,Soundcard Asus Xonar d2x 7,1 Channel PCI soundcard,sementara vga card hanya menggunakan VGA onboard,trus sy mau beralih ke Motherboard Asus Maximus Extreme,apa aja gan yang perlu diganti,kalau prosesor sepertinya memang harus di ganti karna Asus Maximus yang support intel LGA 1155 sudah jarang yang jual,ram ama casing perlu diganti juga gak gan??
    Ada kontak yang bisa saya hubngi gak gan untuk konsultasi maslah komputer?? Trms

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mohon maaf Gan, ane nggak bisa kasi nomor / kontak pribadi untuk ini, soalnya selain sibuk di kantor ane juga masih nubitol juga.

      Jadi sekali lagi mohon maaf kita ngobrolnya di kolom komentar blog aja, selain itu ane juga jarang online akhir-akhir ini karena kerjaan lagi padat.

      Thanks gan..

      Hapus
  19. Gan mw nanya., sy punya kompi dgn spesifikasi:
    procie intel core i5-3470 lga 1155
    vga radeon R9 280x
    mobo ECS H61H2-MV
    ram 8GB
    hdd 2TB
    psu Thermaltake 700W

    masalahnya: klo ane main game sperti gta IV, pes 2015, assassins black flag,.setting rata kanan lancar jaya.
    tp klo main game sprti watchdog, gta V, assasins unity, far cry 4 di settingan ultra,high atw medium.. main bru 5 menit udah crash.. notifnya: "display driver stopped responding and has recovered"., pdhal driver vga udah pake catalyst 15.7 win 10 64bit., klo udah main game itu pasti Hsf kerja keras sampe2 bising., tp klo game yg sblumnya sy sbutkan gk bgitu.

    pertnyaan nya,: yg mnyebabkan masalah ini terjadi apa?
    dan solusinya apa?

    BalasHapus
  20. Gan mw nanya., sy punya kompi dgn spesifikasi:
    procie intel core i5-3470 lga 1155
    vga radeon R9 280x
    mobo ECS H61H2-MV
    ram 8GB
    hdd 2TB
    psu Thermaltake 700W

    masalahnya: klo ane main game sperti gta IV, pes 2015, assassins black flag,.setting rata kanan lancar jaya.
    tp klo main game sprti watchdog, gta V, assasins unity, far cry 4 di settingan ultra,high atw medium.. main bru 5 menit udah crash.. notifnya: "display driver stopped responding and has recovered"., pdhal driver vga udah pake catalyst 15.7 win 10 64bit., klo udah main game itu pasti Hsf kerja keras sampe2 bising., tp klo game yg sblumnya sy sbutkan gk bgitu.

    pertnyaan nya,: yg mnyebabkan masalah ini terjadi apa?
    dan solusinya apa?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sorry baru balas, BTW nice gaming rig Gan..

      Sayangnya dalam komentar diatas tidak disebutkan merk produsen VGA (MSI, Gigabyte, ASUS, atau lainnya) dan sistem operasi apa / Windows berapa yg digunakan?

      Berhubung ane nggak pernah mengalami masalah seperti itu, jadi ane cuma bisa bantu browsing aja gan ya.

      Kalau agan cek di situs resmi produsen VGA atau situs resmi AMD, driver tersebut sudah merupakan yg terbaru, berarti masalahnya bukan pada driver yg usang.

      Soal HSF yg bekerja sangat keras hingga menimbulkan suara yg cukup bising saat digunakan bermain game berat, itu artinya CPU dan/atau GPU mungkin terlalu panas di atas suhu operasi maksimum yg disarankan, sehingga HSF bekerja keras untuk mendinginkan CPU/GPU.

      Penyebab crash bisa sangat banyak sekali, misalnya:
      - File Microsoft DirectX® mungkin sudah ketinggalan zaman atau sudah rusak / corrupt;
      - Driver motherboard / BIOS / chipset mungkin sudah usang sehingga perlu di update;
      - Sistem Operasi atau Windows mungkin memerlukan pembaruan (windows update);
      - Sistem Operasi (Windows) mungkin memiliki sistem / file registry yg korup;
      - PSU yg tidak memadai atau rusak juga bisa bikin prosesor / kartu grafis tidak berfungsi dengan baik;
      - CPU dan / atau GPU mungkin terlalu panas;
      - Kegagalan atau Kerusakan pada Hardware (bisa jadi salah satu diantara prosesor, kartu grafis, motherboard dan/atau memori) dapat menyebabkan ketidakstabilan sistem operasi.

      Untuk solusinya tergantung dari kerusakannya. Sudah saya buatkan artikel tersendiri sebagai hasil browsing di internet, bisa dibaca disini: Penyebab dan Cara Mengatasi Masalah Crash "display driver stopped responding and has recovered" pada Windows.

      Semoga bermanfaat!

      Hapus
  21. bang, mau nanya yaa, ini posisi lagi mau ngerakit PC, tapi nyicil :D maklum kerja pas pas.an..
    pas beli Mobo, saya ambil Gigabyte H61-S2P R3, LGA 1155..
    setelah baca baca tulisan di blog, ternyata seri H61 agak usang ya :D, kok banyak yang seri diatasnya..pertanyaannya, jelek nggak sih mobo ini, kalo dibandingkan dengan seri seri socket 1155 lainnya yang sekelas tentunya.. teruss, kalo processornya, menurut abang enak pake apa? dengan budget dibawah satu jutaan lah..kegunaannya nanti sih buat gaming ringan ringan saja, seperti PES 2013, PES 2015, emulator PS2 dll..
    saya pake VGA ATI Radeon 5450 dan ram 4GB..
    untuk jawabannya, saya ucapkan trima kasih.. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. MoBo Gigabyte H61-S2P R3 sudah diambil artinya sudah dibeli ya?

      Kalau sudah, ya saya bilang itu cukup bagus.. Walaupun memang seri chipset motherboard dengan kode H61 itu adalah chipset low-end dengan harga paling murah sehingga bisa dikatakan minim fitur dan support, tapi kabar baiknya MoBo Gigabyte H61-S2P R3 ini sudah mendukung koneksi USB 3.0 dengan tersedianya dua buah port berwarna biru di bagian belakang.

      Kalau dibandingkan dengan seri-seri chipset socket 1155 lainnya yang sekelas, jelas chipset H61 ada di urutan bawah, tetapi dari segi merk, Gigabyte yg Anda pilih sudah bagus, dibandingkan merk lain semacam ASRock, Biostar, ECS, ataupun Vaikoo. Perbedaannya terletak di fitur tambahan dan kualitas komponen seperti kapasitor, dll sehingga lebih menjamin daya tahannya.

      H61 utamanya diperuntukkan untuk procie Intel generasi kedua dan ketiga (Sandy Bridge), tapi juga bisa support Ivy Bridge dengan melakukan upgrade BIOS. Sebenarnya melihat kondisi ekonomi Indonesia saat ini, rasanya kurang tepat untuk membeli hardware komputer seperti procie dsb, karena harga parts komputer sangat dipengaruhi kurs dollar AS. Terlebih lagi sekarang USD sudah menembus angka 14 ribuan.

      Untuk keperluan gaming ringan semacam PES 2015 (kalau specs cukup utk PES 2015 berarti pasti bisa untuk PES 2013 ke bawah), procie yg direkomendasikan adalah Intel Core i3 530 @ 2.93GHz, sehingga Anda bisa memakai procie Intel LGA 1155 dengan harga di bawah sejuta seperti misalnya Intel Pentium G2130 @ 3.20GHz (harga: Rp 917.000,-) yg kinerjanya sedikit diatas Core i3 530.

      Atau kalau ada budget lebih, Anda bisa membeli Intel Core i3-2130 @ 3.40GHz yg performanya hampir dua kali lipat dari rekomendasi procie untuk PES 2015. Harganya sekitar Rp 1.180.000,-

      Selengkapnya tentang merakit PC berdasarkan recommended system requirements game PES 2015 bisa dibaca disini: Merakit Komputer Gaming Buat PES 2015.

      Semoga bisa membantu..

      Hapus
  22. terima kasih jawaban untuk pertanyaan sebelumnya bang..:)
    saat ini timbul beberapa macam pertanyaan lagi.. hehe..
    masalah procie, apa sih bedanya seri G dan yang i3 sendiri? kan diatas abang bilang ada procie G2130 dan i3-2130.. kan angkanya sama :D
    untuk masalah harga, abang updatenya dimana? toko terdekat? atau toko online seperti Bhinneka, Lazada dll. ?
    saya sendiri domisili di surabaya.. untuk pembelian part, biasanya saya beli di toko fisik terdekat, (web: www.t-rakitan.com). untuk list harga sudah disediakan di webnya. untuk procie yang abang sebutkan diatas, ternyata tidak ada :D kurang lengkap mungkin..tapi saat ini saya punya rencana untuk beli procie type G2030 @3.00GHz dengan harga paling kecil di toko itu. hehehe.. kalau ada saran lain untuk lokasi permbelian, nanti saya bisa compare lah untuk masalah harga.
    sekian dulu celotehan saya, untuk jawabannya diucapkan terima kasih :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Procie Intel Pentium G2130 (ivy bridge - dual core) dengan Core i3-2130 (sandy bridge - quad core) berbeda generasi, arsitektur, jumlah core, kecepatan, dan masih banyak lagi perbedaannya.

      Selengkapnya bisa dibaca disini: Perbedaan Intel Core i3-2130 vs Pentium G2130.

      Untuk masalah harga, (saya juga tinggal di Surabaya), biasanya saya memakai situs Quantum Computer Mangga Dua - Jakarta di alamat www.rakitan.com/simulasi.php sebagai referensi untuk memantau harga parts komputer atau sekaligus mensimulasikan biaya dalam merakit komputer.

      Melihat motherboard yg sampeyan beli, seri chipset H61 sebenarnya ditujukan untuk penggunaan mikroarsitektur procie seri Sandy Bridge, jadi saya lebih cenderung merekomendasikan Intel Core i3-2130 @ 3.40 GHz untuk budget sekitar 1-jutaan lebih dikit (kurang lebih beda 100-ribuan saja).

      Hapus
  23. terima kasih saya ucapkan sebelumnya untuk jawabannya :)
    seandainya saya menggunakan procie dengan seri ivy bridge [misal: G2130], apakah tidak cocok dengan mobo yang saya miliki ini? mengingat jenis procie diatas juga diperuntukkan untuk type mobo 1155.
    kalau emang nggak cocok, kemudian tetap dipaksa untuk menggunakan itu, apakah ada efek sampingnya bagi mobonya sendiri?
    terima kasih infonya mas..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ini saya beri link daftar motherboard yg kompatibel dengan CPU Intel Pentium G2130 (Ivy Bridge Dual-Core 3.2GHz LGA 1155 55W) berdasarkan database dari http://www.cpu-upgrade.com. Perlu diingat bahwa tidak semua MoBo langsung support, sehingga ada beberapa yg memerlukan update / BIOS revisions agar bisa mendukung processor tersebut.

      Klik disini: Daftar Motherboard yg kompatibel dengan Intel Pentium G2130

      Motherboard sampeyan Gigabyte GA-H61M-S2P-R3 (rev 3.0) sepertinya sudah mendukung procie seri Ivy Bridge dan Sandy Bridge, termasuk Intel Pentium G2130, tanpa harus update BIOS terlebih dahulu. Keterangannya bisa dilihat di situs resmi Gigabyte: Daftar CPU yang di support oleh Motherboard Gigabyte GA-H61M-S2P-R3 (rev 3.0)

      Hapus
  24. kang.mas.mo ikutan nanya neeh.
    rencananya mo up mb sama procie.
    mb saya gigabyte H61M-DS2 R3,procie intel pentium G2030 (3.0ghz) ram 8 gb hdd 1Tb,
    bagusnya yng d gnti duluan mb atau procienya.minta ptunjuknya mas buat game berat sma kedepannya gak ketinggalan.tpi yang harganya sedang performanya bagus n maksimal.

    smoga besok" dollarnya
    turun.
    d tunggu sarannya mas. n makasih sblumnya

    BalasHapus
  25. kang.mas.mo ikutan nanya neeh.
    rencananya mo up mb sama procie.
    mb saya gigabyte H61M-DS2 R3,procie intel pentium G2030 (3.0ghz) ram 8 gb hdd 1Tb,
    bagusnya yng d gnti duluan mb atau procienya.minta ptunjuknya mas buat game berat sma kedepannya gak ketinggalan.tpi yang harganya sedang performanya bagus n maksimal.

    smoga besok" dollarnya
    turun.
    d tunggu sarannya mas. n makasih sblumnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Untuk saat ini kurs dollar AS di angka Rp 14.140, momennya kurang tepat kalau mau melakukan upgrade PC karena harga parts komputer sekarang ikut naik 10 - 20%.

      Tapi sekedar sumbang pendapat, MoBo LGA1155 seperti Gigabyte H61M-DS2 R3 masih cukup relevan untuk penggunaan sekarang. Banyak procie dengan socket Intel LGA1155 yg cukup paten performanya untuk main game berat keluaran terbaru seperti GTA V atau MGS V The Phantom Pain misalnya.

      Sebelumnya, VGA card-nya pakai apa?

      Untuk upgrade Procie, pilihan high-end ada di Intel Core i5-3470 (harganya sekarang di kisaran Rp 2,5 juta, padahal bulan Mei 2015 masih Rp 2,2 - 2,3 juta). Jika pakai procie ini, Anda akan mendapat lonjakan performa signifikan lebih dari 2x lipat kemampuan procie yang Anda pakai sekarang.

      Untuk VGA-nya, Anda bisa menyandingkan procie tersebut dengan NVIDIA GeForce GTX 660 2GB atau AMD Radeon™ HD7870 2GB.

      Saran saya, ketimbang memaksakan upgrade ke pilihan tanggung, mending uang di-save dulu alias nabung sambil menunggu kurs dollar stabil (tidak fluktuatif dan cenderung naik terus seperti sekarang).

      Hapus
  26. socket 1155 ini apa bisa pakai procesor dual core / core 2 duo ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setahu saya dual-core atau core 2 duo adalah bagian dari merk dagang Intel Core 2, yang sudah tidak diproduksi lagi, dan terakhir digunakan pada seri socket LGA 775.

      Hapus
  27. Mas Adrian saya minta saran nya ya , dan nanti akan saya buat pegangan dalam merakit pc game.
    saya ingin merakit pc game untuk game berat,dan beli nya saya cicil, dana saya 4jt , kira kira spek nya yg gimana ya Mas , habis berapa ? dg dana 4 jt, enak nya dibeliim apa dulu ya diluar casing ,psu dan monitor, karna saya manfaatin yg ada dulu, baru kedepannya saya ganti. trimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Diluar Casing, PSU, dan Monitor, dana 4 juta sepertinya sudah cukup untuk merakit sebuah PC yg bisa memainkan game berat.

      Penentu performa sebuah PC adalah CPU (Central Processing Unit yg akan memproses data sehingga kecepatannya akan sangat berpengaruh), GPU (Graphic Processing Unit yg bertugas mengolah grafis), dan RAM (Random Access Memory yg bertugas sebagai tempat penyimpanan sementara agar mudah diakses oleh kedua parts tadi saat menjalankan game).

      Jadi sebaiknya yg utama untuk di upgrade adalah ketiga parts itu terlebih dahulu. Tapi ketiga parts itu tidak bisa berjalan tanpa tanpa Motherboard (papan penting yg menghubungkan semua parts di dalam komputer).

      Untuk melakukan upgrade, saran saya mulailah dari Motherboard, karena tipe socket di Motherboard Anda akan menentukan seri procie yg akan Anda gunakan. Apakah Haswell/Broadwell (LGA 1150) atau Sandy Bridge/Ivy Bridge (LGA 1155).
      * Karena tidak disebutkan pengen yg mana, jadi sy buatkan simulasi rakitan yg menggunakan Intel Socket LGA 1150 (Haswell). Alasannya: teknologi terbaru, bagus utk upgrade di masa mendatang, dan lebih irit daya.

      ** (tapi perlu diingat: beda orang beda saran, karena jelas beda sudut pandang).

      Dengan dana 4 juta, Anda bisa membeli:
      - Procie: Intel G3450 Box LGA 1150: Rp 970.000,-
      - MoBo: ASRock H81M-DGS Intel Socket LGA 1150: Rp 662.000,-
      - Memory DDR3: PATRIOT PSD3 4Gb 1600H PC 12800: Rp 315.000,-
      - Harddisk 3.5Inch: Toshiba Sata III 500Gb 7200rpm (Garansi 2 Thn Int) Rp 553.000,-
      - VGA NVidia: PixelView NVidia GeForce GTX 650 1Gb 128Bit DDR5 PCI Exp.: Rp 1.390.000,-
      - Optical Drive: Samsung DVDRW SATA OEM Internal: Rp 160.000,-
      Cost TOTAL => Rp. 4.050.000,- (kelebihan Rp 50.000,- saya rasa tidak masalah).

      Kalau ada dana lebih, saran saya nabung dikit biar bisa menggunakan Procie Intel Core i3-4170 Box (3.7Ghz, C3MB, Haswell Series) Intel LGA 1150 juga (Rp 1.610.000,-),

      kemudian kapasitas RAM naikkan jadi 8GB pake PATRIOT PSD3 8G 1600KH (4Gb x 2) DDR3 (Rp 685.000,-), nanti jatuhnya lebih mahal sejuta (total Rp 5.060.000,-).

      Semoga bermanfaat!

      Hapus
  28. Terimakasih mas bermanfaat sekali dan lengkap perincian nya ,jarang ada org yg sebaik ini mau membagikan ilmunya
    Gpp mas kalo jatuh nya lebih mahal karna saya beli nya nyicil dg dana 4jt saya beli sedapat nya aja dulu dan saya manfaatin hardwer bekas pc saya aja dulu ,lalu sisanya ditambahkan pelan2 kalo ada dana lagi.
    Untuk procie saya bingung mau pilih yg mana ivy bridge atau haswel ,intinya bisa main game berat sampai keluaran 2-3tahun kedepan.
    Dan pc bisa di upgrade lagi.
    Mas harga yg dikasi itu dolar berapa ya ?
    Saya di surabaya juga Mas , mungkin ada toko yg di recom buat saya.
    Procie intel core i3 4170 ini apa bisa di oc .
    Oya untuk hardisk saya juga sudah ada yg ssd juga ada cuman 64gb kalo ngak salah dan optical drive juga sudah ada , untuk uang hdd fan optical ini enaknya buat tambahan apa ya mas ?
    Terimaksih banyak Mas.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, terima kasih atas pujiannya Gan/Sist.. Tapi saya juga masih nubitol, banyak master/suhu/techguy/enthusiast yg lebih jago dari saya..

      Kalau procie, memang banyak gamers yg lebih menyukai procie seri socket LGA 1155 (Sandy Bridge/Ivy Bridge) dikarenakan variannya banyak, dan beberapa procie walaupun yg berharga murah tp performanya sangat baik untuk menjalankan game-game berat zaman sekarang. Buktinya di game-game keluaran terbaru banyak yg mencantumkan procie LGA 1155 sebagai recommended system requirements mereka.

      Tetapi kalau soal kecanggihan teknologi, irit daya listrik, dan kemungkinan upgrade di masa depan, lebih baik pakai LGA 1150 (Haswell / Broadwell), karena kemungkinan akan banyak seri procie LGA 1155 yg akan dihentikan produksinya (discontinue) oleh Intel.

      Harga yg saya sebutkan diatas itu adalah harga hari ini, :) saya biasa survey harga di http://www.rakitan.com/simulasi.php. Itu adalah situsnya Quantum Computer, Mangga Dua - Jakarta Utara. Berhubung dulu saya dulu tinggalnya di Jakarta, dan situs mereka memang paling enak untuk dipakai simulasi ngerakit PC. :D

      Untuk di Surabaya, saya tidak bisa merekomendasikan toko tertentu, tapi cara paling bagus adalah browsing dulu harga di internet (Quantum, WarungKomp, atau Bhinneka), lalu keliling di Hi-Tech Mall Surabaya untuk mengetahui mana yg menawarkan harga paling murah.

      Secara teknis, sebenarnya semua procie bisa di overclock, asal heatsink bagus atau pakai AIO cooler karena kerja procie konon bisa tembus 95% dari kemampuannya. Menurut beberapa forum, tidak ada core i3 yang bisa di-overclock, walaupun memang pengaturan BUS speed masih dimungkinkan. Tapi saya tidak menyarankan untuk mencoba overclock procie ini karena masalah RAM dan sebagainya bisa jadi akan sangat sulit untuk dideteksi. Lagipula, ketimbang overclock yg beresiko, lebih baik habiskan uang Anda untuk membeli procie baru yg lebih tinggi kinerjanya. So, I say NO.

      Wah, kalau ada SSD bisa sangat bagus, artinya gunakan SSD sebagai system drive (C:) Anda, dan kecepatan loading OS akan meningkat tajam. Tp kalau cuma 64GB, saya tidak menyarankan install game di SSD, selain mengurangi umur pemakaian, kapasitasnya akan cepat penuh. Jadi install game cukup di drive sekunder saja (D:, E:) saja (cukup dengan HDD saja).

      Ada dana sisa dari HDD dan Optical Drive? Lebih baik digunakan untuk upgrade, seperti misalnya menaikkan kapasitas RAM jadi 8GB, mengganti procie dari Intel G3450 / i3-4170 ke Core i5-4440 misalnya, atau mengganti VGA Card ke GTX 660, atau sekedar mengganti Motherboard LGA 1150 dari yg sebelumnya Chipset H81 ke B85.

      Soal Motherboard LGA 1150, bisa dibaca disini: Perbedaan kode chipset B85, H81, H87, Z87, dan Z97 di Motherboard socket LGA 1150

      Hapus
  29. mas saya gaming newbie :D .saran donk motherboard core i5-3330 LGA 1155 di bawah 1 juta ...
    pusing mas mau beli motheboard yg mana,takut salah pilih,ntar kedepanya kacau.kalau vga,ram dll saya blum beli. biasa lh mas uang saku mahasiswa,jadi belinya satu" dulu :D .

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama mas, saya juga gaming newbie. he he he...

      Dalam dunia rakit-merakit komputer gaming, ada semacam pepatah yg menyebutkan bahwa "gaming lebih kepada GPU ketimbang CPU". Dengan demikian Procie Intel Core i5 3330 LGA 1155 (Ivy Bridge) cukup bagus selama dipasangkan dengan GPU yg sama atau lebih bagus, seperti misalnya kartu grafis NVidia GeForce GTX760 atau mungkin AMD R9 270.

      Tapi jangan lupa memadukan kedua parts (CPU dan GPU) dengan sistem yg seimbang, contohnya menggunakan RAM DDR3 1600 MHz berkapasitas 8GB.

      Untuk Motherboard, pilihan terbaik adalah mencari yg berkode chipset H77 atau Z77 (selain dari B75, Q75, Q77, dan Z75), karena mereka adalah seri MoBo yg ditujukan untuk penggunaan CPU Intel generasi Ivy Bridge. Beberapa diantaranya yg berharga di bawah 1 juta contohnya:
      - Jetway J-TIH77MG7 intel Socket 1155 (Rp 674.000,-)
      - VAIKOO VI-H77 intel Socket 1155 (Rp 763.000,-)

      Yg diatas 1 juta lebih dikit:
      - ECS H77H2-M3 intel Socket 1155 (Rp 1.014.000,-)
      - VAIKOO VI-H77 PRO intel Socket 1155 (Rp 1.020.000,-)

      Dibawah 1,5jt:
      - Biostar TZ77A intel Socket 1155 (Rp 1.408.000,-)
      - Biostar TZ77MXE USB 3.0 intel Socket 1155 (Rp 1.338.000,-)
      - ECS Z77H2-A3 intel Socket 1155 (Rp 1.335.000,-)

      Kalaupun tidak sreg dengan merknya, selain dari yg berbasis H77 / Z77, cari yg berbasis chipset B75 juga nggak apa, misalnya:
      - ASUS B75M-A intel Socket 1155 (Rp 991.000,-)

      Tapi perlu diingat juga bahwa sebuah motherboard tidak mempengaruhi performa sebuah PC secara keseluruhan, melainkan hanya menawarkan fitur-fitur tambahan saja, seperti misalnya kemampuan overclocking alias overclockability yg lebih baik, jumlah koneksi SATA yg lebih banyak, kompatibiltas RAM yg lebih cepat, kualitas audio onboard yg lebih bagus, kinerja pendingin, SLI, konfigurasi RAID, dan sebagainya.

      Semoga penjelasan sy bermanfaat.

      Hapus
  30. mas adrian subasitian saya mau minta saran dong saya mau rakit PC untuk game ini spek nya kira" bagus ga untuk game mohon blsan nya
    Intel Core i3-4170 Haswell 1150
    ASRock B85M-Pro 3 (LGA1150, B85, DDR3]
    Ram KingstonHYper x Furry 8 gb
    vga NVDIA GTX 750 2GB oc , 128bit
    hardisk WBC blue 1tb

    itu racikan nya mas kira" stabil ga mas apa lebih baik mobo nya pake yg Msi b85m gaming aja ?
    mohon pencerahan nya mas :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Penentu performa PC yg utama adalah CPU dan GPU. Kalau untuk game lebih ke VGA Card ketimbang Processor.

      Racikan ente sudah bagus, kalo mau lebih bagus naikin GPUnya pake NVidia GeForce GTX760. Contoh demo kualitas grafis hasil kombinasi antara Intel Core i3-4170 Haswell 1150 dengan vga NVidia GeForce GTX 750 2GB OC 128bit bisa dilihat di video youtube berikut: https://www.youtube.com/watch?v=tUJYLcRnXYA (dia malah pakai RAM yg 4Gb).

      Untuk motherboard, seperti yg dijelaskan dalam komentar diatas, MoBo nggak ngaruh terhadap performa PC gaming, bedanya cuma di fitur saja, misalnya overclockability yg lebih baik, jumlah port SATA, kompatibiltas RAM, kualitas audio onboard, konfigurasi RAID, dll. Sehingga tidak masalah mau pakai ASRock B85M-Pro 3 (LGA1150, B85, DDR3) ataupun pakai MSI B85M Gaming. (walaupun saya lebih memilih MSI B85M Gaming kalo untuk gaming, karena dari namanya sudah ketahuan MoBo tersebut dirancang dan dibekali banyak fitur tambahan untuk gaming. alasannya bisa dibaca disini: http://www.adrianoize.com/2015/08/upgrade-pc-msi-b85-gaming-crossfire.html).

      Jadi stabil atau nggaknya bukan dipengaruhi MoBo, tapi mungkin maksud Anda PSU (Power Supply Unit), karena PSU menentukan kestabilan operasional system komputer dari segi suplai daya listrik.

      BTW, nama ane subastian bukan subasitian (mungkin cuma typo jadi ane maklum) :D

      Hapus
  31. oke mas subastian makasih buat balasan nya sangat membantu sekali mas :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama-sama gan Reihan, senang bsa membantu... :)

      Hapus
  32. gan mau tanya maaf kalo oot :D
    klo mobo LGA 1155 yang colokan satanya banyak merek / seri apa yah ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Cari yg kode Intel Express Chipset-nya:

      - B65, Q65, B75, Q75: 1 port SATA 6 Gbit/s plus 5 port SATA 3 Gbit/s (total ada 6 port SATA)

      - H67, Q67,Q77, Z77, H77, Z75: 2 port SATA 6 Gbit/s plus 4 port SATA 3 Gbit/s (total ada 6 port SATA)

      Tapi itu cuma dukungan per chipset sebagaimana dikutip dari Wikipedia, kalo untuk merk produsen motherboard itu sendiri, ada yg punya sepuluh bahkan hingga dua belas colokan SATA (4 x port SATA 3Gb/s plus 4 x port SATA 6Gb/s, ditambah 2 / 4 x SATA 6Gb/s),

      contohnya deretan MoBo berikut ini:

      - ASUS SABERTOOTH Z77 LGA 1155 Intel Z77 HDMI SATA 6Gb/s USB 3.0 ATX Intel Motherboard

      - ASRock Z77 Extreme4 LGA 1155 Intel Z77 HDMI SATA 6Gb/s USB 3.0 ATX Intel Motherboard

      - GIGABYTE GA-Z77X-UD5H-WB LGA 1155 Intel Z77 HDMI SATA 6Gb/s USB 3.0 ATX Intel Motherboard

      Hapus
  33. terima kasih mas,sangat membantu, saya mau nanya lagi mas. tempat saya susah sekali mencari mainboard cipset 77 ataupun 75,kebanyakan itu h61,krn sudah capek keliling akhirnya saya beli dah ASUS H61 M-C.
    pertanyaanya adalah Mobo tersebut bisa support VGA apa aja mas.
    Terima Kasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tidak apa-apa mas, namanya juga nggak nemu..

      H61 tetap merupakan chipset yg bagus dan sudah kompatibel dengan Ivy Bridge sekalipun, tinggal dipastikan MoBo tersebut sudah dilengkapi BIOS yg support procie Ivy Bridge.

      MoBo ASUS H61 M-C juga support VGA Card apa saja, baik NVidia maupun ATI. Yg saya rekomendasikan adalah GTX 660 dengan VRAM 2GB, sehingga agan bisa menjalankan game-game terbaru macam GTA V maupun BattleField 4 dengan lancar, bahkan pada setting ultra seharusnya bisa dapat rata-rata 35-60 fps (frame per second). Kalau kesulitan mencarinya bisa turun sedikit ke GTX 750 Ti atau GTX 650 Ti. AMD R9 270 juga bagus..

      Tapi jangan lupa nanti didukung dengan PSU yg mumpuni, minimal 500w (real watts). Tipsnya bisa dibaca disini: Tips menghitung kebutuhan watt Power Supply Unit (PSU).

      Hapus
  34. thanks mas.
    kalau milih PSU 600watt harga murah dengan kualitas bagus (tidak gampang rusak) merk apa ya mas,beserta harganya. maaf mas bnyak tanya wajar mas newbie :D
    Terima kasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nggak apa2 mas, kita sama-sama newbie jadi belajar bareng2 aja nyari ilmunya..

      Soal PSU bisa banyak sekali pendapat, semua orang pasti punya favoritnya sendiri-sendiri berdasarkan referensi dan pengalaman mereka memakai berbagai merk PSU.

      Cooler Master, Corsair, Enermax, Thermaltake, Raidmax, Seasonic adalah merk-merk yg umum dan sering kita dengar, sejauh ini kualitasnya dapat dipercaya.

      Tapi tetap ingat bahwa membeli alat elektronik seperti parts komputer mirip-mirip seperti perjudian, kadang perlu keberuntungan (soalnya ane juga pernah mengalami kejadian beli MoBo merk ASUS kondisi baru - rusak, beli PSU Corsair - tiga tahun rusak juga, tapi itu pas apes aja, selebihnya sih fine aja).

      Kalo PSU 600W yg termurah (dibawah 700rb), contohnya berikut ini:
      - Aerocool VP-Pro 600W (Rp 670.000,-)
      - Dazumba DZ 600W Box Modular (Rp 650.000,-)
      - Hydance HY-600CT 600W, 80 plus Bronze (Rp 660.000,-)
      - THERMALTAKE Lite Power 600W (670.000,-)

      Sedangkan PSU 600W di rentang harga 700 - 900rb contohnya:
      - Cooler Master Thunder 600W A/EU CABLE (Rp 892.000,-)
      - ENERMAX Max Pro 80+ 600W - EMP600AGT (Rp 815.000,-)
      - ENLIGHT BLACK SILVER ENP-600 600W (Rp 842.000,-)
      - Raidmax RX-600AF 80+ Bronze 600W (Rp 785.000,-)

      ** Saran saya pribadi buat agan adalah yg tercetak tebal

      Hapus
  35. saya mau nanya ... saya sudah beli motherboard asus h61-e kira" cocok ngk pakai vga gtx750?
    mohon bantuannya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tidak ada masalah, keterangan disini: https://www.asus.com/id/Motherboards/H61ME/specifications/ menyebutkan bahwa MoBo ASUS H61-e yg sudah Anda beli tersebut memiliki 1 x PCIe 3.0/2.0 x16 port (Intel® 3rd Generation Core™ processors support PCIe 3.0 speed).

      Oleh karena slot PCI-E di MoBo tersebut adalah PCI Express 3.0, maka dia sudah support penggunaan VGA GTX 750.

      Sekedar tambahan, untuk kartu grafis (VGA Card), yg perlu Anda perhatikan adalah PSU (Power Supply Unit) dan ketersediaan slot PCI-Express. Akan tetapi karena NVidia GeForce GTX 750 tidak membutuhkan daya PCI-E dari PSU, maka Anda tidak perlu khawatir tentang tambahan konektor suplai daya dari PSU.

      Intinya sih selama motherboard tersebut dilengkapi dengan slot PCI-Express 3.0 port, maka MoBo itu kompatibel dengan VGA Card NVidia GTX seri apa saja. Untuk PSU diusahakan minimal berkapasitas keluaran daya listrik 450W atau lebih untuk kartu grafis GTX750.

      Semoga bisa membantu.

      Hapus
  36. gan Mobo saya asus h61-c ,.
    saya ingin membeli VGA GTX 750 ti 2GB,saya bingung memilih merk apa gan,masalahnya beda merk,beda harga ..
    bagusnya tu milih merk apa ya gan....
    Terima Kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Seperti yg sudah dijelaskan di komentar persis diatas ini, MoBo ASUS h61-C kompatibel dengan GTX750Ti.

      Untuk masalah merk, memang seperti itu. Beda merk sudah pasti beda harga, karena mereka ada kelas-kelasnya juga (tier). Kadang memang kenyataannya seperti itu, VGA Card NVidia yg bagus adalah yg harganya lebih tinggi.

      Saya nggak bisa ngasitau untuk yg bagus milih merk VGA Card NVidia yg mana, tapi minimal saya bisa merekomendasikan salah satu artikel di blog ini yg membahas tentang hal tersebut.

      Bisa dibaca selengkapnya disini: Tips Memilih Merk Produsen VGA NVidia Terbaik.

      Hapus
  37. GTX 750 ti 2GB sama GTX 660 2GB
    bagus mana mas,,

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mohon maaf saya baru sempat membalas komentar Anda dikarenakan sejak lima hari kemarin saya mengambil cuti blogging, he he..

      Pertanyaan ini akan saya balas di bawah, mungkin dalam bentuk sebuah artikel karena sempitnya ruang di kolom komentar..

      Hapus
  38. terima kasih mas..
    mau nanya lagi mas...
    bagus mana mas GTX 660 2GB atau GTX 750 ti 2GB.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Untuk GTX 660 2GB vs GTX 750 Ti 2GB, saya pribadi berpendapat bahwa yg lebih bagus adalah GTX 660 2GB.

      Dari artikel ini: Perbedaan Prefix GT, GTS, dan GTX pada VGA Card NVidia, juga dapat disimpulkan bahwa VGA Card dengan dua digit terakhir 60 lebih unggul ketimbang 50.

      Kalau secara teoritis dilihat dari statistiknya:
      - Dari segi konsumsi daya listrik, NVidia GTX 750 Ti lebih irit sekitar 22% (39 Watt berbanding 50 Watt).
      - Dari segi pixel rate, GTX 660 lebih unggul 44% dibanding GTX 750 Ti
      - Dari segi memory bandwith, GTX660 (192bit) unggul hingga 67% dibanding GTX 750Ti (128bit)
      - Dari segi performa gaming, GTX 660 lebih unggul 22 - 26 % daripada GTX750 Ti.
      - Dari segi benchmark, GTX660 (4120) mengungguli sampai dengan 433 poin dibandingkan GTX750Ti (3687).

      Jadi kesimpulannya lebih bagus GTX 660 daripada GTX 750Ti.

      Penjelasan selengkapnya bisa dibaca disini: Perbandingan NVidia GeForce GTX 660 vs GTX 750 Ti.

      Semoga belum terlambat infonya.

      Hapus
  39. mas permisi numpang tanya, saya punya procie i3 3240 (3.4ghz) vga r9 270 ram 8 gb tapi kemarin mobo saya rusak dan harus ganti, cocok nya apa ya ? apakah mobo ngefek ke perfoma? pc saya di gunakan buat edit video game mid-high. mohon bantu hatur nuhun

    BalasHapus
    Balasan
    1. Maaf baru bisa membalasnya enam hari kemudian dikarenakan saya baru habis cuti blogging sejak tanggal 28 bulan lalu.

      MotherBoard yg cocok sih sebenarnya cocok semua selama socket-nya sama, tapi untuk memilih MoBo juga perlu kehati-hatian mengingat ada perbedaan kualitas komponen (seperti misalnya kapasitor, PCBoard, dll) diantara merk-merk yg tersedia (dan hal tersebut menjelaskan mengapa ada perbedaan harga diantara MoBo merk "A" dengan Motherboard merk "B" padahal sama-sama pakai chipset B75, misalnya,)

      Chipset motherboard menentukan fitur-fitur yg ditawarkan oleh Motherboard tersebut sehingga perlu dipilah-pilah apakah Anda memerlukan fitur tersebut atau tidak. Fitur yg saya maksud adalah misalnya seperti kemampuan overclocking, turbo boost, interface BIOS, support crossfireX / SLI, jumlah port SATA, dll.

      MoBo nggak ngefek secara langsung ke performa, terkecuali Anda doyan mengoprek PC dengan SLI/Crossfire atau overclock, maka MoBo ikut berpengaruh terhadap bisa atau tidaknya Anda mengaplikasikan trik untuk meningkatkan performa PC.

      Hapus
    2. terima kasih mas adrian, tanya lagi deh. saya kemarin sudah beli mobo tapi yang ;ga 1155 sudah langka terrpaksa saya beli yang seri lama. tapi 2 minggu pakai langsung kebakar lagi hahaha :D apakah itu akibat psu saya yang kurang daya ? psu saya fsp hexa 500w. dan apakah bisa saya membeli psu cx600/650 cukup ? terima kasih

      Hapus
    3. Mohon maaf saya agak kurang jelas dengan kalimat "yg ;ga 1155 sudah langka terrpaksa saya beli yang seri lama" ini maksudnya agan beli yg seri chipset lawas atau second atau gimana?

      Kalau motherboard sampai kebakar itu udah parah banget gan, bisa karena korsleting listrik, suhu terlalu panas, sistem pendingin yg kurang memadai, kipas pendingin procie rusak, PSU sudah rusak, dll..

      Sepertinya harus dibawa ke tempat service..

      Kalau PSU kurang daya memang benar bisa mengakibatkan salah satu atau beberapa parts mengalami kerusakan, tapi seharusnya tidak sampai terbakar..

      Melihat procie dan VGA agan di komentar paling atas, saya rasa PSU berkapasitas 500w sudah cukup, sehingga saya simpulkan agan harus periksakan PC agan ke ahli service komputer, bisa jadi memang PSU yang rusak, atau sistem pendingin PC agan ada yg nggak beres..

      Buat jaga-jaga, gunakan stavolt / stabilizer untuk PC agan kalau nggak yakin apakah tegangan listrik di rumah agan sudah stabil atau tidak..

      Hapus
    4. maksud saya LGA mas.jadi saya beli chipset lawas. oke makasih mas atas bimbingannya mungkin kalo ada kendala lagi saya bakal tanya lagi :D. Terima kasih mas adrian (y)

      Hapus
    5. sama-sama mas Naufal,..

      jika ada pertanyaan lagi jangan segan-segan menanyakan disini..

      Good luck with your PC..

      Hapus
  40. missi mas andrian...
    lngsung ajjalah ya...klo mnurut mas adrian procie core i5 dari seri 1150 yang setara atau lebih baik dari core i5 3470 seri 1155.ada g mas.hng hrga ttp ga terlalu jauh.
    maksih mas,d tunggu nie saran nya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Untuk procie Intel i5-3470 Box (3.2Ghz Cache 6MB) socket LGA 1155 saat ini harganya adalah Rp 2.515.000,-.

      Procie i5 dari seri 1150 yg lebih baik ketimbang i5-3470 1155 jelas adalah Intel Core i5-4590 (3.3 Ghz, C6MB, Haswell Series, LGA 1150).

      Berikut adalah keunggulan Intel Core i5-4590:

      - 9% lebih cepat dalam menjalankan aplikasi single-threaded dibanding i5-3470;
      - Perfoma Multi-threaded yg lebih tinggi dibandingkan i5-3470;
      - Kinerja Intel Core i5-4590 lebih baik sekitar 3% saat menjalankan game berat yg memakan memory intensive ketimbang kinerja i5-3470.
      - Performa grafis procie ini lebih baik daripada i5-3470;
      - Set instruksi i5-4590 (AVX2 dan FMA3 instructions) yg lebih modern, walaupun belum banyak diaplikasikan oleh program-program terbaru;
      - Skor benchmark i5-4590 jauh mengungguli i5-3470, yaitu 7.237 vs 6.607 (passmark), dan 11.085 vs 10.031 (geekbench).
      (sumber: cpuboss.com, cpu-world.com, cpu.userbenchmark.com)

      Harganya juga tidak berselisih terpaut jauh, Core i5-4590 dijual seharga Rp 2.708.000,- atau hanya lebih mahal sedikit (Rp 193.000,-) dari i5-4590.

      Tapi perlu diingat, Intel Core i5-4590 wajib dipasangkan dengan motherboard socket LGA1150 yg menggunakan chipset Z97 / H97 untuk menjamin optimalnya kinerja procie tersebut.

      Semoga cukup puas dengan penjelasannya.

      Hapus
  41. terima kasih mas..
    saya mau nanya lagi mas,,,
    mobo saya asus h61m-c ivy bridge ..
    trus kalau saya beli PSU haswell.. support gak mas...
    terima kasih....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya koreksi sedikit, sepertinya maksud mas Dhani CPU Haswell bukan PSU Haswell..

      Motherboard dengan chipset H61 adalah MoBo dengan Intel Socket LGA1155 yg diperuntukkan procie seri Sandy Bridge dan Ivy Bridge.

      Motherboard tersebut tidak kompatibel dengan processor Intel seri Haswell dan Broadwell yg menggunakan Intel Socket LGA1150 dikarenakan jumlah takik socket yg berbeda sehingga jelas tidak bisa dipasangkan..

      Selengkapnya bisa dibaca disini Perbedaan Intel Socket LGA 775, LGA1156, 1155, dan LGA 1150">.

      Demikian mas..

      Hapus
  42. o iya mas mf,salah tulis :v
    terima kasih mas atas jawabanya.. sangat membantu (y)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Siap, sama2 mas..

      senang bisa membantu..

      Hapus
  43. mas mau nanya lagi ni. mf ya mas bnya tanya.. habisnya saya newbie :D
    mobo saya asus h61m-c, itu support vga apa aja mas, masalahnya saya pernah nanya,ktnya mobo tersebut support 750 ti tapi gak support 960 dll ,pertanyaanya gimana cara melihat support gaknya vga ke mobo kita...
    terima kasih..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Oh, tidak apa-apa mas Dhani, saya juga newbie kok.. :D

      Cara untuk mengetahui apakah sebuah kartu grafis kompatibel atau tidak dengan MoBo adalah dengan melihat jenis slot PCI Express yg digunakan oleh VGA Card, lalu periksa slot PCI Express yg tersedia di MoBo

      Jadi di MoBo agan tersebut ada slot kartu ekspansi, pada umumnya semuanya berjenis slot PCI Express, tapi khusus untuk kartu grafis, yg digunakan adalah jenis slot PCI Express x16.

      Sejauh ini ada 3 versi slot PCI Express x16 ini, tapi semuanya dirancang "backwards compatible", alias seri terbaru selalu kompatibel dengan seri yg lebih lawas. (jadi kartu grafis yg menggunakan PCI Express 3.akan tetap kompatibel dengan Motherboard yg hanya menyediakan slot PCI Express x16 2.0. CMIIW

      Berdasarkan keterangan di situs resmi ASUS disini: https://www.asus.com/Motherboards/H61MC/specifications/, ASUS H61M-C sudah PCIe 3.0 Ready dan sudah dibekali 1 x PCIe 3.0/2.0 x16, 1 x PCIe 2.0 x1, dan 1 x PCI.

      Jadi kesimpulannya, selama VGA Card itu masih pakai slot PCI Express 3.0/2.0 x16, MoBo mas Dhani masih bisa support VGA Card tersebut.

      Kalau pendapat saya pribadi, jangankan GTX 960, GTX 970 aja seharusnya bisa dipasangkan di Motherboard yg mas Dhani punya.

      Itu kalo soal support / kompatibilitas nya.

      Tapi memang MoBo mas Dhani ini bukan motherboard kelas high-end, jadi kalau dipasangkan dengan procie / VGA Card kategori High-End seperti GTX 960, 970, 980 dan seterusnya memang bisa timbul masalah. Misalnya masalah catu daya dari power supply, BIOS, dan (misalnya) chipset seri low-end tidak bisa mengoptimalkan potensi CPU / VGA card seri high-end.

      Demikian penjelasannya, mas Dhani..

      Hapus
  44. thanks mas, sangat membantu sekali.....

    BalasHapus
  45. merk laptop yg bagus asus yah ?
    klo acer (awas cepet rusak ) bgus jg enggk ya ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Untuk merk produsen laptop yg bagus sangat tergantung dari pengalaman masing-masing pengguna..

      ASUS (Taiwan) bagus, ACER (Taiwan) juga bagus, tapi kalau yang paling bagus menurut saya di urutan pertama adalah APPLE (Amerika), lalu disusul SONY (Jepang), kemudian HP alias Hewlett-Packard (Amerika), baru setelahnya SAMSUNG, LENOVO, ASUS, ACER, TOSHIBA, DELL, MSI, dan seterusnya.

      Tapi tulisan diatas belum tentu benar, itu sebabnya saya bilang bagus atau tidak sangat tergantung dari pengalaman masing-masing penggunanya..

      Hapus
  46. mohon masukan dan rekemendasinya mas brow.....
    intinya saya ingin punya PC yang bisa segalanya (game - edit video) tentunya sesuai budget.....
    PC saya seakrang
    - Mobo Gigabyte H61-S2P, LGA 1155
    - Vga Nvidia GT 210 1GB
    - Ram 4 GB, lupa merk
    - INtel Core I3 3245
    - PSU lagnsung bawaa dengan Simbadda 450 watt



    saya sekarang ada dana 3 juta .....
    apa bisa dimaksimalkan dengan budget segitu mas,,,,,
    dan apa saja yang harus saya ganti.....
    monon info dan masukannya...


    ini pin BB dan HP saya (SELAU ON), sekiranya anda tidak sempat balas di situs anda ini....TRIMS BANYAK BANYAK BANYAK.....
    HP.085204863024
    BB. 5CA9B184

    BalasHapus
  47. mohon masukan dan rekemendasinya mas brow.....
    intinya saya ingin punya PC yang bisa segalanya (game - edit video) tentunya sesuai budget.....
    PC saya seakrang
    - Mobo Gigabyte H61-S2P, LGA 1155
    - Vga Nvidia GT 210 1GB
    - Ram 4 GB, lupa merk
    - INtel Core I3 3245
    - PSU lagnsung bawaa dengan Simbadda 450 watt



    saya sekarang ada dana 3 juta .....
    apa bisa dimaksimalkan dengan budget segitu mas,,,,,
    dan apa saja yang harus saya ganti.....
    monon info dan masukannya...


    ini pin BB dan HP saya (SELAU ON), sekiranya anda tidak sempat balas di situs anda ini....TRIMS BANYAK BANYAK BANYAK.....
    HP.085204863024
    BB. 5CA9B184

    BalasHapus
  48. mohon masukan dan rekemendasinya mas brow.....
    intinya saya ingin punya PC yang bisa segalanya (game - edit video) tentunya sesuai budget.....
    PC saya seakrang
    - Mobo Gigabyte H61-S2P, LGA 1155
    - Vga Nvidia GT 210 1GB
    - Ram 4 GB, lupa merk
    - INtel Core I3 3245
    - PSU lagnsung bawaa dengan Simbadda 450 watt



    saya sekarang ada dana 3 juta .....
    apa bisa dimaksimalkan dengan budget segitu mas,,,,,
    dan apa saja yang harus saya ganti.....
    monon info dan masukannya...


    ini pin BB dan HP saya (SELAU ON), sekiranya anda tidak sempat balas di situs anda ini....TRIMS BANYAK BANYAK BANYAK.....
    HP.085204863024
    BB. 5CA9B184

    BalasHapus
  49. mohon masukan dan rekemendasinya mas brow.....
    intinya saya ingin punya PC yang bisa segalanya (game - edit video) tentunya sesuai budget.....
    PC saya seakrang
    - Mobo Gigabyte H61-S2P, LGA 1155
    - Vga Nvidia GT 210 1GB
    - Ram 4 GB, lupa merk
    - INtel Core I3 3245
    - PSU lagnsung bawaa dengan Simbadda 450 watt



    saya sekarang ada dana 3 juta .....
    apa bisa dimaksimalkan dengan budget segitu mas,,,,,
    dan apa saja yang harus saya ganti.....
    monon info dan masukannya...


    ini pin BB dan HP saya (SELAU ON), sekiranya anda tidak sempat balas di situs anda ini....TRIMS BANYAK BANYAK BANYAK.....
    HP.085204863024
    BB. 5CA9B184

    BalasHapus
  50. saya mau tanya mas, saya pake Mobo MSI H61 P23 yg support procie sandy & Ivy Bridge.. kmuudian saya punya ram 1600 mhz 4gb, yang di peruntukkan hanya utk jenis procie ivy bridge sedangkan saya pake procie sandy bridge, apakah ada pengaruhnya di PC saya? atau saya harus ganti Ram yang support di procie sandy bridges atau saya beli procie ivy bridge..? terima kasih

    BalasHapus
  51. Mas mau nanya, kan saya mau beli GTX 750 Ti, kalau di Motherboard ASUS P8H61 M-LX itu "ngangkat" ga? terus ini vga kan punya tipe yang GDDR5 nah, motherboard ane Pcie nya GDDR3, apakah nanti bakal cocok atau enggak? terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sorry baru balas, VGA GTX 750 Ti tetap bisa dipasangkan dengan motherboard ASUS P8H61 M-LX selama motherboard tersebut menyediakan slot PCI-Express.

      Untuk tipe GDDR5 pada VGA, itu adalah modul RAM untuk Video RAM yg sudah terpasang secara default pada kartu grafis, jadi tidak ada masalah.

      Hapus
  52. saya mau tanya nh mas, saya mau upgrade pc saya nh. kira2 hrs ganti dngan spek apa yaa REKOMENDASI yang bagus untuk game2 berat terbaru saat ini ??
    spek pc saya :
    MOBO : ASUS H61M-K
    PROCIE : INTEL CORE i3-3240 LGA 1155
    RAM : 4GB mereknya saya lupa
    VGA : onboard bawaan mobo
    CASING : MINI POWER LOGIC
    saya jg minta rekomendasi mas untuk DVD RW, PSU, dan casing yg cocok dengan mobo saya.
    terima kasih sebelumnya.
    semoga pertanyaan saya segera di jawab oleh mas @Adrian Subastian.

    BalasHapus
  53. saya mau tanya nh mas, saya mau upgrade pc saya nh. kira2 hrs ganti dngan spek apa yaa REKOMENDASI yang bagus untuk game2 berat terbaru saat ini ??
    spek pc saya :
    MOBO : ASUS H61M-K
    PROCIE : INTEL CORE i3-3240 LGA 1155
    RAM : 4GB mereknya saya lupa
    VGA : onboard bawaan mobo
    CASING : MINI POWER LOGIC
    saya jg minta rekomendasi mas untuk DVD RW, PSU, dan casing yg cocok dengan mobo saya.
    terima kasih sebelumnya.
    semoga pertanyaan saya segera di jawab oleh mas @Adrian Subastian.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yg utama utk diganti adalah VGA nya...

      VGA onboard tidak cukup bagus untuk menjalankan game-game berat..

      Saran saya mulai saja dari VGA NVidia GTX 750 Ti 1GB, harganya sekitar 1,5 juta.

      Kemudian untuk procie, bisa pakai Intel Core-i5 3470, harganya sekitar 2,5 juta.

      Untuk DVD R/W, tidak terlalu berpengaruh.. Bahkan merk samsung yg 150rb saja sudah cukup bagus.. Untuk PSU saya merekomendasikan merk Corsair seri CX, reliable dan durable.

      Casing bisa pakai jenis mid atau full tower, supaya lebih lega utk upgrade dsb. Kalau yg ini bebas mau pilih apa saja..

      Kalau ada info budget dan parts yg ingin di ganti, saya bisa lebih mudah memberi feedback..

      Thanks..

      Hapus
  54. mas adrian mohon bantuan ni, sy ingin merakit komputer gaming.

    sy baru sj beli mobo asus h97 pro gamer lga 1150 (second)
    punya porsesor intel i7 4790 3,6 Ghz
    casing rencana pakai corsair carbide spec 02
    hardisk pakai 2 hardisk seagate masing2 1Tb, 7200rpm.
    VGA masing bingung pakai apa, krn ingin maen game berat n pengaturan rata kanan smua namun kantong masih pas2 an, dan psu yg sy gunakan kira2 yg bgmn ya agar pas n ga boros listrik jg..
    mohon bantuan n rekomendasinya mas.
    thx

    BalasHapus
    Balasan
    1. Parts awalnya sudah bagus, tinggal ditambahkan VGA berkualitas dan PSU yg memadai..

      Untuk VGA, budget 3 juta ke atas bisa pakai GTX 960, untuk budget di bawah 2 juta bisa pakai GTX 750Ti..

      Sedangkan untuk PSU, karena pakai Corsair, sekaligus aja PSUnya Corsair, mungkin bisa CX500 atau sekalian CX600 biar lebih lega..

      Hapus
  55. Saya baru beli mobo Asus h61me, dengan processor Intel I7, tapi begitu saya nyalaka, kipas CPU dan kipas casing nyalanya hanya berputar sebentar same (sekitar 3-5 detik) trus mati, tp selang 3-5detik nyala lagi, begitu terus berulang-ulang jadi tidak sempat booting...mohon petunjuknya ...tks

    BalasHapus
    Balasan
    1. Procie Intel Core-i7 seri berapa? Tapi apa tidak aneh kalau varian tertinggi Intel (seri i7) dipasangkan dengan motherboard chipset terendah LGA 1155 (Chipset seri H61)? Menurut saya kombinasi tersebut kurang pas.. Tapi seharusnya sih tidak sampai restart / loop..

      Kemungkinan bisa bermacam-macam, suplai daya dari PSU kurang memadai, motherboard rusak (bisa kapasitornya atau lain-lain), atau mungkin ada parts yg tidak kompatibel..

      Semoga bisa membantu..

      Hapus
  56. Saya pakai mobo Asus h61me, tp begitu saya nyalakan hanya menyala 5detik terus mati, selang 5 detik bisa nyala lg terus mati lagi , begitu berulang2 sehingga tidak sampai booting...mohon petunjuknya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sudah dijawab di atas, mohon maaf agak lama balas komentarnya..

      Hapus
  57. mlm om andrian maaf ganggu dikit ni...
    saya mau nanya kalo motherboard yg untuk gamming berat kira2 apa ya ?
    soalnya saya kepengen rakit sendiri ngisi waktu kosong aja dirumah :D bujget sekitar 3jtan mas :D hehehe
    Trima kasih Sebelumnya mas Adrian :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Motherboard untuk gaming berat ada banyak variannya, tergantung dari budget, kebutuhan, serta pilihan socket processornya.

      Dengan budget 3 jutaan, mungkin agak sulit untuk merakit sebuah PC gaming kelas berat yang lengkap semua partsnya, jadi kemungkinan ya harus dicicil dulu sambil nabung.

      Kecuali mau memaksakan ngerakit PC dengan spek yg pas-pasan.

      Hapus
  58. mas kalo 2jta kebawah kira2 motherboard socket 1150 yg bagus apa ya mas :D
    untukk upgrade kedepan nya nanti :D

    makasih mas andrian :)

    BalasHapus
  59. Mas adrian maap mau tanya saya tida terlalu ngerti masalah hardware saya beli komputer pabrikan dell optiplex 9020 cor i5 di pasangin grapiccard msi gtx 750ti.. sekarang mati. Gatau power suplynya gatau motherboardnya.. solusinya klo mau ganti motherboard ama powesuplynya.. yg bagus apaan ya mas.. minta reperensinya mas.. makasih

    BalasHapus
  60. Mas adrian maap mau tanya saya tida terlalu ngerti masalah hardware saya beli komputer pabrikan dell optiplex 9020 cor i5 di pasangin grapiccard msi gtx 750ti.. sekarang mati. Gatau power suplynya gatau motherboardnya.. solusinya klo mau ganti motherboard ama powesuplynya.. yg bagus apaan ya mas.. minta reperensinya mas.. makasih

    BalasHapus
  61. Malam mas saya kurang tau masalah hardware saya punya komputer pabrikan dell optiplex 9020 saya tambahin grapiccard gtx 750ti.. udah setaun sekarang mati. Saya kurang tau masalah ada di motherboard apa di power suply. Untuk reperensi klo mau upgrade power suply ama motherboardnya.. yg cocok ama grapiccard gtx 750ti intelnya cor i5.. makasih mas sebelumnya di tunggu reperensinya makasih

    BalasHapus
  62. mas, mau nanya kan saya abis beli VGA NVIDIA GT730 2GB DDR5, kira " VGA itu bisa masuk gk ke MOBO asus H61-MC LGA 1155, kira" ada pengaruh kinerja gk maksimal??

    BalasHapus
  63. Gan numpang tanya, komputer saya i3 2100 socket lga 1155 ram 4gb gtx 750 1gb, klo saya mau mainin game" baru sperti assassins creed syndicate masih bisa gk? Trus apa yg harus diup gan? Thanks

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sorry, mau bantu jawab aja..
      dari segi part anda, itu masuk kriteria medium kalau versi saya..
      kalau mau eksis di game sekarang, anda memang perlu melakukan sedikit upgrade terutama procie krena kebanyakan game berat sekarang menyarankan procie quad core, ram 8Gb, dan VGA anda mungkin masih tergolong mampu namun jika ada budget coba dupgrade ke gtx 780 directCU II OC, dan PSU minimumnya 550w 80+ bronze agar hemat daya tapi optimal.

      begitu menurut saya, jika ada yang kurang berkenan, saya minta maaf.

      Hapus
  64. mas, mau tanya nih..
    ada rekomendasi gak untuk MB pengganti ??
    PC saya sperti ini..
    GA z77m D3H
    RAM corsair 8Gb
    Proc core i7 3770
    PSU 650w corsair
    VGA asus gtx 780 directcu ii oc

    jd yg mau saya tanya, board lain yg bisa tahan banting buat game dan design yang match dgn spec komponen tadi. soalnha board yg sekarang udah "batuk2", mungkin sudah lelah..

    mohon masukan ya.. soalnya lagi "kanker".. hehe..

    BalasHapus