Cara Memperbaiki Komputer yang Rusak

Komputer

Mungkin Anda pernah mengalami hal ini: Komputer Anda rusak dan Anda tidak tahu bagaimana cara memperbaikinya. Jangan khawatir, sebelum Anda menghubungi teknisi atau mendatangi tempat atau jasa service komputer, Anda sebenarnya bisa untuk mencari tahu sendiri apa penyebab kerusakan komputer Anda. Siapa tahu kerusakan komputer Anda hanya disebabkan oleh masalah ringan dan tidak terlalu parah, sehingga bisa Anda perbaiki sendiri di rumah.

Untuk mengetahui apa penyebab kerusakan pada PC Anda, seberapa parah kerusakannya, dan bagaimana cara memperbaikinya, Anda diwajibkan terlebih dahulu untuk mengetahui apa saja parts komputer Anda dan Apa fungsinya. Berikut ini adalah tabel yang bisa membantu Anda memahami cara Komputer Anda bekerja.





Umumnya komputer Anda bekerja dengan memadukan komponen-komponen berikut ini:
  • Motherboard, merupakan Ibu dari komputer Anda, yakni sebuah papan sirkuit yang menghubungkan semua komponen lain dari komputer Anda agar bisa bekerja saling bahu membahu satu sama lain untuk menghidupkan komputer Anda dan mengolah gambar dan data. Papan sirkuit ini menyediakan banyak slot untuk memasang komponen lainnya, dan jenis slot tersebut juga menentukan komponen apa saja yang bisa dipasang pada PC Anda. Tanpa Motherboard, Anda tidak akan bisa merakit sebuah komputer.

  • Central Processing Unit / Processor, merupakan pusat otak dari komputer Anda yang bekerja dengan kecepatan sangat tinggi untuk memproses data dan perintah saat Anda mengetik keyboard atau menunjuk dengan menggunakan mouse. Saat bekerja CPU ini menimbulkan panas (heat) yang dihasilkan oleh konduktor dalam ukuran mikro / nano sehingga memerlukan heat sink dan kipas pendingin CPU (CPU Fan) yang nantinya akan menancap di atas CPU Anda. Tanpa CPU, Anda tidak akan bisa mengolah satu bit data pun pada komputer Anda.

  • Graphic Video Accelerator / Graphic Card, disebut Card atau "kartu" karena bentuknya memang menyerupai kartu yang ditancapkan pada motherboard, merupakan papan sirkuit yang dimotori oleh sebuah Graphic Processing Unit (GPU) yang berfungsi untuk mengolah grafis pada tampilan monitor Anda, jadi jika dibahasa-Indonesiakan maka akan menjadi "Unit Pengolah Grafis". Sejumlah processor terkemuka telah menyediakan Graphic Processor Unit yang menyatu (built-in) dengan motherboard yang disebut GPU onboard seperti misalnya Intel HD 2000, Intel HD 3000, dan Intel HD 4000. Tanpa GPU, komputer Anda tidak akan menampilkan game-game kesayangan pada layar monitor Anda.

  • Hard Drive, merupakan media penyimpan data yang memungkinkan PC menyimpan data dalam jumlah besar (storage). Utamanya digunakan oleh komputer untuk menyimpan data Sistem Operasi sehingga Anda bisa menggunakan komputer dengan jauh lebih mudah, misalnya Windows, Linux, MacOS, dan lain-lain. Fungsi lainnya tentunya untuk menyimpan data-data yang dihasilkan oleh komputer atau peralatan lain dalam bentuk file seperti misalnya file dokumen, aplikasi/program, gambar, musik, video, kertas kerja, dan lain-lain. Tanpa Hard Drive, Anda tidak akan bisa menyimpan sistem operasi seperti Windows atau MacOS pada komputer Anda.

  • Random Access Memory / RAM, Bahkan processor tercepat di dunia membutuhkan sarana untuk menyimpan informasi sementara data tersebut diolah. Fungsi utama RAM pada CPU adalah sebagai wadah untuk memproses data, seperti misalnya penggorengan atau wajan yang digunakan untuk memasak. RAM menyimpan data dan tools yang sedang Anda gunakan sementara Anda sedang bekerja atau menunggu untuk menggunakannya. Sebuah CPU yang kencang membutuhkan jumlah RAM yang besar untuk memastikan PC atau komputer Anda bekerja dengan cepat. Setiap PC mempunyai kapasitas maksimum dari RAM yang bisa mereka tangani, dan slot pada motherboard menentukan jenis RAM yang bisa dipasang pada komputer Anda. Tanpa RAM, Anda tidak akan bisa memasak data dengan cepat.

  • Power Supply Unit / PSU, merupakan unit khusus yang bekerja menyediakan daya listrik bagi masing-masing komponen pada komputer Anda. Dia ibarat seperti PLN yang menghidupkan rumah-rumah, toko, dan pabrik di lingkungan Anda. Tanpa PSU tidak akan Ada satu komponen pun di dalam PC Anda yang bisa dihidupkan. Peran PSU sangat krusial mengingat sedikit saja daya yang kurang maka komputer Anda tidak akan bisa dihidupkan atau kalaupun hidup akan terjadi kerusakan akibat pengoperasian komponen yang tidak maksimal. Tegangan yang naik turun juga bisa memicu korsleting pada komponen komputer Anda. Jadi jangan remehkan peran komponen yang satu ini.

  • Casing, merupakan komponen yang juga tidak bisa Anda sepelekan. Casing adalah rumah dari seluruh komponen komputer Anda, dan ia menyediakan tempat khusus bagi tiap-tiap bagian komputer. Casing juga menentukan alirah hawa panas yang dihasilkan oleh CPU dan GPU untuk disalurkan keluar rumah, dengan menggunakan kipas pendingin yang terpasang pada tiap sisi casing komputer Anda. Casing yang sistem pendinginannya baik akan menjamin kinerja komputer Anda tetap stabil dan jauh dari kerusakan.

  • Peripherals, atau media yang mempermudah Anda dalam mengolah data di dalam komputer, yang terdiri dari monitor, keyboard, dan mouse. Ini pada dasarnya tidak berpengaruh pada kinerja komputer dan Anda bisa memilih peripherals apa saja yang cocok Anda gunakan dan nyaman bagi Anda.
Optional / komponen yang tergantung pilihan Anda akan digunakan atau tidak (tidak mempengaruhi kinerja komputer):
  • Sound Card
  • Network Card
  • Modem
  • Router
  • Printer
  • Scanner
Setelah Anda membaca tabel dan penjelasan diatas tentang bagian-bagian komputer yang membuat sebuah PC bisa beroperasi, maka ada baiknya Anda sedikit mempelajari alur dalam bagan sederhana di bawah ini untuk memahami bagaimana mereka saling bekerja untuk melengkapi.


Seluruh bagian (komponen) komputer tersebut menjalankan fungsinya masing-masing dan bekerja saling bahu membahu untuk membuat PC bisa dioperasikan. Apabila ada salah satu yang tidak bekerja atau mengalami kerusakan (malfunction), maka komputer Anda tidak akan bisa bekerja dengan maksimal atau mengalami gangguan. Pada titik tersebut, Anda akan mengatakan bahwa Komputer Anda sedang Rusak.

Sebagai langkah awal untuk memeriksa kerusakan pada komputer Anda, Anda bisa membaca artikel saya sebelumnya di Tips Bagaimana Cara Memperbaiki Komputer yang Rusak. Namun apabila sepuluh langkah tersebut tidak berhasil memperbaiki komputer Anda, maka Anda bisa mencoba langkah-langkah berikut ini:
Next PostPosting Lebih Baru Previous PostPosting Lama Beranda

0 komentar:

Poskan Komentar