CEO Intel: "CPU Broadwell Akan Diluncurkan Akhir Tahun 2014"

CEO Intel mengatakan CPU next-generation 'Broadwell' akan diluncurkan pada akhir tahun 2014


"Apakah mereka akan memperkuat lini produksi Apple Mac pada 2014 atau tidak, chip next-generation Intel yang dinamakan "Broadwell" akan tiba masa peluncurannya pada musim liburan tahun ini", demikian yang dijanjikan oleh CEO perusahaan ini.

Intel Chief Executive Brian Krzanich mengatakan kepada situs berita Reuters pada minggu ini bahwa sementara CPU Broadwell kemungkinan tidak akan diluncurkan pada masa usai liburan sekolah yang terkenal sebagai masa belanja bagi para enthusiast, dia bisa menjamin bahwa CPU Broadwell akan tersedia segera pada masa liburan tersebut. Memperkirakan bahwa ketersediaannya akan terbatas, dia menambahkan bahwa pengiriman produk ke pasaran tidak akan pada waktu-waktu akhir masa liburan.

Apple sangat mengandalkan pada jadwal peluncuran chip terbaru buatan Intel jika menginginkan mereka mampu membuat peningkatan performa yang signifikan pada generasi Apple Mac yang selanjutnya. Pada bulan lalu perusahaan tersebut telah menyegarkan lini MacBook Air dengan chip yang setidaknya lebih cepat berdasarkan penggunaan CPU generasi sebelumnya: HASWELL. Tetapi titik penjualan yang sesunggunya bagi notebook yang tipis dan ringan tersebut sebenarnya adalah adanya pemangkasan harga sebesar $100 atau sekitar Rp 1.143.600,- yang membuat model entry level dari MacBook turun harga menjadi $899, sehingga membuat versi MacBook tersebut sebagai notebook pasaran yang paling terjangkau dalam sejarah Apple.

Komentar Krzanich sepertinya ditujukan untuk mementahkan rumor yang beredar akhir-akhir ini, yang memperkirakan bahwa chip Intel Broadwell pertama kemungkinan tidak akan tiba di pasaran hingga awal 2015. CPU next generation Broadwell ini sebenarnya dijadwalkan untuk dirilis pada kuartal pertama tahun 2014, namun menemui berbagai kendala sehingga peluncurannya terpaksa ditunda.

Broadwell adalah sebuah nama kode yang ditujukan untuk processor dengan ukuran sekecil 14-nanometer, jauh lebih kecil dibandingkan chip Intel arsitektur Haswell yang ada sekarang yakni 22-nanometer. Intel mengatakan bahwa desain terbaru yang lebih kecil tersebut akan membawa penghematan energi hingga 30 persen mengurangi konsumsi daya sementara menawarkan tenaga yang sama dengan produk yang sejenis.

Lini MacBook Air milik Apple sanggup bertahan hidup hingga 12 jam menggunakan baterai, yang berarti apabila mereka menggunakan processor Broadwell maka mampu meningkatkan daya tahan baterai pada model-model berikutnya di masa depan hingga 15 jam.

CEO Intel Brian Krzanich menunjukkan sebuah gadget concept yang menjalankan CPU Quark yang terbaru.

Jika melihat seri MacBook Air yang sekarang telah terjadi penyegaran yang cukup signifikan, sepertinya chip Broadwell tidak akan hadir di MacBook Air pada akhir tahun 2014. Tetapi MacBook Pros milik Apple bisa saja menjadi kandidat sebagai pengguna Chip Broadwell yang pertama pada akhir tahun 2014, jika Intel mampu mengirimkannya sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Apple notebook versi high end lainnya diprediksikan muncul akhir tahun ini adalah sebuah all-new MacBook Air dengan teknologi Retina display. Santer dirumorkan bahwa Apple sedang mempersiapkan sebuah MacBook Air dengan desain baru dan high-resolution 12-inch Retina display yang akan ditawarkan pada Mac versi 11- and 13-inch.

Diberikan tenaga yang dibutuhkan untuk memperkuat ekstra pixels dari Retina Display, MacBook Air dengan Retina display bisa jadi adalah kandidat terkuat untuk penghematan baterai yang hanya dapat dihasilkan dari penggunaan CPU Broadwell.

Berikut ini adalah blueprint atau roadmap perusahaan Intel Corporation dalam memproduksi chip teknologi tinggi beberapa tahun ke depan:

Next PostPosting Lebih Baru Previous PostPosting Lama Beranda

0 komentar:

Poskan Komentar