Perbedaan B85 H81 H87 Z87 Z97 pada Motherboard Intel Socket LGA 1150

LGA 1150

LGA 1150, juga disebut sebagai Socket H3, adalah sebuah socket mikroprosessor kompatibel produksi Intel Corporation yang mendukung penggunaan mikroprosessor Intel seri terbaru yang diberi kode nama Haswell sekaligus juga generasi penerusnya yang akan diluncurkan dengan kode nama Broadwell.

Perbedaan_B85_H81_H87_Z87_Z97_pada_Motherboard_Intel_Socket_LGA_1150
Perbedaan antara Chipset Intel Seri-8 dengan seri yg sebelumnya (seri-7 / LGA 1155)

LGA 1150 dirancang sebagai pengganti dari socket LGA 1155 (dikenal sebagai Socket H2). LGA 1150 memiliki 1.150 protruding pins untuk menghubungkan motherboard dengan pads yang terdapat di processor. Sistem pendinginan untuk socket LGA 1155 dan LGA 1156 adalah tetap kompatibel dan bisa saling dipertukarkan dengan socket LGA 1150, hal ini dikarenakan mereka memiliki jarak yang sama yaitu 75 mm diantara masing-masing lubang bautnya. Semua motherboard dengan socket LGA 1150 mendukung berbagai jenis video outputs (seperti VGA, DVI, HDMI - tergantung dari masing-masing model) dan juga mendukung Intel Clear Video Technology.

Chipset untuk LGA 1150 diberi kode nama "Lynx Point". Processor-processor Intel Xeon untuk socket LGA 1150 menggunakan chipset-chipset Intel C222, C224, and C226.

Berikut ini adalah tabel dari chipset yang digunakan pada motherboard dengan socket Intel LGA 1150:

Haswell Generasi Pertama


** Tabel ini diambil dari screen shot artikel Wikipedia tentang LGA 1150. Table telah diperbaharui dengan informasi terbaru dari Intel ARK. Detai tambahan ada di Intel 8-Series Chipset Datasheet.
Walaupun chipsets mungkin tidak mendukung PCI konvensional, perusahaan manufaktur produsen motherboard bisa menambahkan dukungan tersebut melalui tambahan dari chipset yang diproduksi oleh pihak ketiga.

Haswell Generasi Kedua

Pada saat ini berbagai vendor produsen motherboard telah mengumumkan bahwa mereka telah merilis motherboard yang berbasis chipset H97 dan chipset Z97. Chipset-chipset ini diketahui untuk mendukung penggunaan CPU Intel Core generasi kelima (Broadwell) dan mendukung fitur SATA Express dan Thunderbolt (hanya apabila fitur-fitur tersebut diimplementasikan oleh vendor motherboard / produsennya). Untuk hal lainnya, chipset-chipset tersebut memiliki karakteristik yang sama dengan chipset H87 dan Z87.

Dengan dirilisnya processor Intel Core generasi ke-empat (Haswell), secara otomatis disusul dengan deretan chipset motherboard yang tersedia untuknya. Hingga saat ini ada enam chipset berbeda yang tersedia di pasaran, dibagi menjadi dua katagori: konsumen dan bisnis. Chipset yang diperuntukkan untuk konsumen Z87, H87, dan H81 adalah ditujukan untuk pengguna rumahan kelas menengah ataupun enthusiast dan termasuk di dalamnya sejumlah fitur yang ditujukan untuk meningkatkan performa system secara keseluruhan. Chipset-chipset yang diperuntukkan untuk kelas bisnis (Q87, Q85 and B85), dalam hal yang lain, tidak terlalu banyak fitur performa yang dibenamkan tetapi lebih kepada fitur-fitur yang utamanya sangat berguna bagi departemen IT dalam perusahaan-perusahaan besar.



CPU Intel akhir-akhir ini (termasuk Haswell) telah dirancang dengan tujuan untuk memberikan lebih banyak fungsionalitas dari motherboard kepada CPU itu sendiri. Sebagai contohnya, onboard graphics (jika tersedia), kontrol terhadap RAM, PCI-E graphics lanes dan dengan Haswell bahkan CPU voltage regulater tidak lagi terletak di motherboard, tapi langsung tertancap pada CPU. Ini berarti hal-hal seperti performa video onboard dan kompatibilitas RAM kini ditentukan oleh CPU daripada chipset. Oleh karena hal ini, perbedaan dari masing-masing chipset lebih kepada fitur yang ditanamkan di motherboard daripada kompatibilitas RAM maupun berapa jumlah PCI-E lanes yang tersedia.

Catat bahwa hal-hal seperti wireless, port LAN, display outputs, dan port audio adalah spesifik ke masing-masing motherboard daripada chipsetnya. Jadi walaupun dua buah board menggunakan chipset yang sama, mereka tetap bisa saja memiliki perbedaan yang mencolok pada fitur, jumlah ports, dan headers yang ditanamkan di atasnya.

Chipset kelas Consumer (Z87, H87, H81)

Berikut adalah ulasan singkat tentang Chipset Motherboard LGA 1150 kelas "consumer" yang tersedia di pasaran:
  • Z87

    Motherboard_ASUS_Z87_Deluxe_Dual_Gold
    Chipset Z87 adalah chipset yang paling kaya fitur dan merupakan satu-satunya chipset yang menawarkan fitur full CPU overclocking untuk processor yang telah didukung (procie K-series). Chipset mampu dengan mudah menghandel SLI/Crossfire configurations dengan memfasilitasi 16 PCI-E lanes dari CPU untuk dibagi menjadi entah sebiji x16 slot, dual x8 slots, atau single x8 ditambah dua x4 slots. Itu berarti Z87 chipset sanggup mendukung triple SLI/Crossfire configurations. Pilihlah chipset ini apabila Anda berencana untuk overclocking dan menggunakan fitur SLI/Crossfire. Sejauh ini, Z87 telah mendukung fitur Rapid Storage Technology, Smart Response Technology (atau dikenal sebagai teknologi "SSD Caching"), enam buah port SATA 6Gb/s dan enam buah port USB 3.0. Sebagai tambahan, Z87 juga mendukung fitur "Lake Tiny" yg menyediakan optimalisasi daya SSD saat menggunakan Smart Response Technology (SSD Caching). Pada akhirnya, ia mendukung penggunaan dua buah DIMMs per kanal memory sehingga mampu menangani pemakaian empat stick RAM.

    MotherBoard dengan chipset Z87 mencakup semua yang diinginkan oleh orang-orang saat membangun sebuah PC berbasis socket Intel LGA 1150, ia memiliki semuanya. Mudah untuk melakukan CPU overclocking, mendukung hingga triple SLI/Crossfire, jumlah port SATA 6GB/s dan port USB 3.0 yg cukup banyak (masing-masing enam buah), dan masih banyak lagi fitur tambahan lainnya. Jadi jika Anda memiliki budget lebih dalam merakit komputer, maka belilah MoBo dengan chipset Z87.

  • H87

    Motherboard_Chipset_H87
    Chipset H87 dapat dikatakan sangat similar dengan Z87, tapi dikurangin beberapa fitur penting termasuk CPU overclocking. Sebagai tambahan, chipset ini tidak dibekali kemampuan untuk memisahkan PCI-E lanes dari CPU sehingga ia tidak mampu meng-handle SLI/Crossfire configurations.
    Sama seperti Z87, H87 juga mendukung penggunaan fitur Rapid Storage Technology, Smart Response Technology (juga dikenal sebagai teknologi "SSD Caching"), enam buah port SATA 6Gb/s dan enam buah port USB 3.0. Tetapi tidak seperti Chipset Z87, ia memasukkan fitur dukungan terhadap "Small Business Advantage", tetapi menghilangkan dukungan penggunaan fitur "Lake Tiny" (teknologi yang memungkinkan optimalisasi kinerja SSD caching dan penghematan daya saat Anda sedang mengaktifkan fitur Smart Response). Ia juga mendukung penggunaan dua buah slot DIMMs per kanal memory sehingga juga mampu mendukung penggunaan empat biji stick RAM.

    H87 menyediakan hampir semua fitur yang sama seperti Z87 termasuk jumlah port SATA 6Gb/s dan port USB 3.0 yg cukup banyak (masing-masing enam biji). Fitur utama yang dihilangkan adalah dukungan terhadap CPU overclocking dan dukungan untuk SLI/Crossfire configurations. Sayangnya, banyak produsen motherboard mencoba untuk memaksa konsumen untuk membeli motherboard Z87 dengan cara membatasi jumlah ports dan headers di dalam motherboard H87 yang mereka produksi. Oleh karena itu, Z87 motherboards adalah pilihan yang lebih baik daripada H87 bahkan ketika Anda tidak membutuhkan fitur overclocking ataupun SLI/Crossfire.

  • H81

    Motherboard_Chipset_H81
    Chipset H81 adalah pilihan "budget" dan oleh karena itu memiliki fitur yang sangat terbatas apabila dibandingkan dengan consumer chipsets yang lainnya. Ia tidak mendukung SLI/Crossfire sama sekali, hanya dibekali dua buah SATA 6Gb/s ports (ditambah empat SATA 3Gb/s ports), dan hanya dua buah USB 3.0 headers. Sebagai tambahan, ia tidak mendukung semua fitur utama yang ditemukan pada chipset lain seperti misalnya fitur RST12 dan fitur "Smart Response Technology". Bahkan, H81 hanya mendukung satu buah DIMM per kanal memory sehingga itu akan membatasi penggunaan hanya dua buah kartu RAM.

    H81 sebenarnya adalah pilihan yg termurah untuk sistem komputer sederhana apabila Anda hanya berencana untuk menggunakan tidak lebih dari satu slot kartu ekspansi (seperti hanya ditancapkan VGA Card saja misalnya) dan hanya sepasang SATA drives (dan tidak berencana untuk melakukan upgrade PC). Untuk sistem komputer yang lebih kompleks, saya menyarankan untuk menghindari membeli MotherBoard yg menggunakan chipset H81 sehingga kemungkinan untuk melakukan upgrade tanpa harus mengganti MoBO di masa mendatang tetap terbuka.

Selanjutnya biar gambar yang menjelaskan:


Sekedar saran, apabila Anda hendak membeli sebuah motherboard LGA 1150, pilihlah yang menggunakan chipset Q87, H87, atau Z87. Alasannya? Karena mereka sudah mendukung fitur-fitur ini:
  • Intel Rapid Storage Technology (RAID)
  • Smart Response Technology
  • Intel Active Management, Trusted Execution, V-Td, V-Pro Technology
Apabila ingin menekan budget, Anda bisa memilih yang menggunakan chipset B85 atau Q85

Setidaknya jangan memilih motherboard yang menggunakan chipset H-81, karena chipset ini hanya mendukung penggunaan maksimal dua buah DIMM slots. Hal ini akan menghambat Anda apabila ingin meningkatkan performa (upgrade) di masa depan. Selain itu, chipset H-81 sangat banyak fitur yang dihilangkan dibanding dari chipset lainnya. Tapi jika Anda tidak berencana untuk melakukan upgrade, Anda bisa menggunakan mobo ini jika diinginkan.

MoBo LGA 1150 Murah Berkualitas

Berikut ini adalah beberapa pilihan murah tapi menggunakan chipset yang bagus untuk Motherboard Intel Socket LGA 1150 yang tersedia di pasaran dan bisa Anda pertimbangkan untuk digunakan pada rig Anda:

MerkSeriHarga
ECSB85H3-M7 Intel Socket LGA 1150Rp789,000.00
ASRockB85M-HDS Intel LGA 1150Rp815,000.00
ECSB85H3-M3 Intel Socket LGA 1150Rp864,000.00
BiostarB85S3 Hi-Fi Intel Socket LGA 1150Rp867,000.00
ASRockH87M Intel Socket LGA 1150Rp976,000.00
MSIB85M-P32 Intel Socket LGA 1150Rp1,005,000.00
MSIB85M-E45 Intel Socket LGA 1150Rp1,022,000.00
MSIH87M-P32 PC Mate Intel Socket 1150Rp1,102,000.00
MSIH87M-E45 PC Mate Intel Socket 1150Rp1,137,000.00
MSIB85-G41 PC Mate Intel Socket 1150Rp1,187,000.00
MSIH87-G41 PC Mate Intel Socket 1150Rp1,188,000.00
ASUSB85M-G Intel Socket LGA 1150Rp1,205,000.00

Referensi

  1. Puget System ~ Z87-H87-Q87-Q85-B85: What is the Difference?
  2. Wikipedia ~ LGA 1150

**Sayangnya saya menemukan sebuah artikel di blog lain yang sangat mirip dengan artikel ini tanpa mencantumkan sumbernya. Bahkan menggunakan gambar yg sama dengan artikel ini, hanya saja dibedakan dengan ditambahkan watermark seolah-olah gambar tersebut adalah propertinya, termasuk survey yang saya lakukan terhadap harga sejumlah Motherboard LGA 1150 dengan chipset B85 dan H87 juga dicopy mentah-mentah. Sungguh memprihatinkan, sepertinya saya harus tetap memegang teguh etika blogging agar tidak merasakan hal serupa di kemudian hari.
Next PostPosting Lebih Baru Previous PostPosting Lama Beranda

64 komentar:

  1. antara MSI b85 g43 gaming sama MSI h97 Gaming 3 bagus mana ya buat i5 4690??

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Briand, terima kasih telah meninggalkan komentar di artikel ini.

      Kedua MoBo tersebut diatas sama-sama bagus untuk Intel® Core™ i5-4690.

      Perbedaan utamanya di chipset dan fitur (selain harga tentunya).

      B85 G43 menggunakan Intel® B85 Express Chipset, sedangkan H97 Gaming 3 menggunakan Intel® H97 Express Chipset.

      Dari segi harga, MSI H97 Gaming 3 lebih mahal sekitar Rp 250.000,- daripada MSI B85-G43.

      Sedangkan dari segi fitur, MSI H97 Gaming 3 lebih unggul diantaranya:

      - MSI B85-G43 hanya diperuntukkan untuk processor Intel generasi ke-4 (mikroarsitektur Haswell series), sedangkan MSI H97 Gaming 3 selain mendukung penggunaan processor Intel generasi keempat, MoBo ini juga mendukung Intel® Core™ generasi ke-5 (dengan kode nama Broadwell). Jadi jika mas Briand berencana untuk melakukan upgrade di masa mendatang ke procie Broadwell, pilihlah MSI H97 Gaming 3 karena nanti tidak perlu mengganti MoBo.

      - Ada sejumlah fitur MSI H97 Gaming 3 yang tidak terdapat di B85 G43, diantaranya: USB Audio Power, fitur XSplit Gamecaster, Guard-Pro, dan fitur Gaming App. Fitur-fitur ini berguna untuk meningkatkan kepuasan gamers, khususnya terhadap kualitas audio dan meningkatkan frame rate (fps) saat menjalankan game.

      Kalau menurut saya, dengan hanya menambah Rp 250.000,- saja, jelas lebih bagus memakai MSI H97 Gaming. selengkapnya bisa dibaca disini: MSI B85 G43 vs H97 Gaming 3. Disana sudah dijabarkan head-to-head nya.

      Semoga bermanfaat.

      Hapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  3. Informasi nya sangat jelas dan membantu :D
    Ditunggu artikel2 menarik lainnya :D

    BalasHapus
  4. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  5. Belumnya makasih atas infonya, skalian sya mau tanya masalah RAM, bilamana mobo dipasang 2 buah RAM yg masing RAM itu mempunyai kapasitas yg berbeda (2GB dan 4BG) apakah kinerjanya akan tambh bagus atau malah berkurang?

    BalasHapus
    Balasan
    1. komentar yg di atas double post jadi saya hapus,

      Untuk mix RAM pada dasarnya selama masih modul yg sama (DDR2 dengan DDR2, DDR3 dengan DDR3, dan seterusnya), masih dimungkinkan.
      Kalau mix beda modul memang sudah pasti tidak bisa, slotnya saja sudah jelas beda.

      Kalau kedua stick RAM modulnya sama tetapi speednya berbeda (misalnya DDR3 1600 dengan DDR3 1333) maka motherboard akan otomatis underclock yg lebih kencang sehingga RAM hanya akan berjalan pada kecepatan yg lebih rendah.

      Oleh karena masing-masing RAM memiliki latency dan timing yg berbeda-beda, maka konfigurasi RAM asimetris tidak disarankan karena menyebabkan mainboard mengoperasikan memory berdasarkan performa stick RAM yg lebih rendah sehingga semua stick memory harus mengikuti timing DIMM yg paling rendah.

      Intinya lebih banyak permasalahan ketimbang manfaatnya, bahkan Anda bisa saja menemui BSOD (Blue Screen of Death) jika masing-masing RAM tidak cocok ataupun MoBo Anda tidak kompatibel dengan salah satunya.

      Pasti ada alasan mengapa RAM dijual sepaket berpasangan, jadi saya pribadi merekomendasikan tipe, jenis, ukuran, dan bahkan merk yang sama untuk RAM di PC Anda.

      Hapus
  6. yah terpaksa harus ganti ram, oya mas mobo saya kan asus H81M dipasangin dgn procie i5 4590, nah pertanyaan saya apakah akan terjadi penyempitan jalur data, soalnya saya pernah baca di kaskus tentang penyempitan jalur data dan TS tulisnya gini "procie i7 4790 membutuhkan chipset Z97/H97 sedangkan mobo anda hanya memiliki chipset B85, ini mungkin mengakibatkan Bottleneck berat". emang procie selain punya socket dia punya chipset juga ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tidak ada masalah, MoBo ASUS H81M (baik itu seri D, E, P, V, V3, dll), memang diperuntukkan bagi CPU Intel Generasi ke-empat (Haswell) dengan socket LGA 1150, termasuk Intel Core i5-4590 dan i7-4790.

      Yang perlu dipahami adalah, selama dia masih menggunakan socket Intel yang sama (LGA 1150 misalnya), kedua parts itu bisa dipastikan kompatibel. Masalah seri Chipset, diantaranya B85, H81, H87, H97, Z97, itu hanya membedakan fitur saja. H97/Z97 dirancang untuk mendukung broadwell juga, sedangkan seri chipset dengan awalan H tidak support overclocking ataupun crossfire/SLI.

      Jadi tidak ada hubungan seri Chipset di Motherboard dengan bottleneck di CPU, terkecuali Anda main overclock / SLI.

      Hapus
  7. cakep artikelnya .
    btw mau sedikit konsultasi .
    saya mau bangun PC baru dengan tujuan Design + gaming .
    apa Asrock Fatal1ty Z97 Anniversary di pasangin Core i5 4590 + Inno 3D Geforce GTX 960 . apa udah serasi ? kira2 PSU yang di butuhkan brp watt ? ada rekomendasi mas ? maaf kalo salah tempat nanyanya ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih pujiannya, really appreciated that.

      Untuk keperluan Design plus gaming, pilihan procie dan kartu grafis sudah mantap, sedikit saran, akan lebih mantap lagi kalau pakai GTX 970 karena perbedaannya cukup besar. Untuk melihat perbedaan hasil uji (gaming benchmark result) antara GTX 960 vs GTX970 klik disini: Review NVidia GeForce GTX 960 vs GTX 970.

      Bottleneck? Tidak usah khawatir. Baca disini: Will an Intel Core-i5 4590 bottleneck with GTX 970?

      Sedangkan MoBo ATX AsRock Fatal1ty Z97 Anniversary juga merupakan pilihan yg sangat bagus, mengingat chipset Z97 sudah support procie Intel generasi keempat (haswell) dan kelima (broadwell), mudah di-overclock, mendukung SLI, empat kanal memory, dan sangat kaya fitur tambahan lainnya.

      Untuk PSU, kombinasi ketiga parts tersebut di atas mungkin hanya akan membutuhkan daya 300-350 watt saja (mengingat CPU generasi kelima Intel dikenal efisien dan lebih irit daya sehingga TDPnya rendah) sehingga PSU 500 watt saja sebenarnya cukup, akan tetapi untuk berjaga-jaga ada space kosong apabila Anda berencana upgrade atau menambah parts lain di kemudian hari (nambah soundcard, hardisk plus SSD misalnya), gunakan saja yg 600-650 watt. Untuk merk saran saya gunakan yg sudah terpercaya, jangan yg abal-abal karena PSU yg murahan terkadang produksi daya yg sebenarnya tidak sesuai dengan tulisannya. Cooler Master, Thermaltake, Corsair adalah beberapa contoh PSU dengan merk teruji yg banyak tersedia di pasaran.

      Demikian pendapat nubie, CMIIW.

      Hapus
  8. bookmark dulu ah, dua bulan kedepan saya mau kansultasi mudah mudahan di respon...

    informasi yang bagus jempol lima min :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Siap, Gan...

      Ane juga masih nubie gan, tapi ane akan berusaha utk bantu info sebisanya..

      Thanks..

      Hapus
  9. Gan ane mw konsultasi nih, ane nubie bgt gan..
    ane br bli pc rakitan ane sendiri yang low budget dan yang nanti nya mw diupgrade2 lg.
    spek ane :
    mobo MSI B85M GAMING (LGA1150)
    procie intel dual core 3240, 3,1ghz
    ram team elite plus 4gb ddr3 dual chanel
    vga : none (masih mikir keras)
    psu 450w

    menurut agan, untuk kedepan nya upgrade yang rekomend apa nih..?
    kalau procie i3 gmn gan..?
    lalu jika ram nambah 4gb dual channel lg gmn..?jadi total 8gb

    trs kalau vga saya pribadi udh mantengin powercolor R240 1gb ddr5 dgn harga kira2 700-800rb
    atau powercolor R240 2gb ddr3 dgn harga yg sama juga..
    berhubung mobo nya support crossfirex, jika 1gb ddr5+1gb ddr5 jadi 2gb ddr5?
    atau 2gb ddr3+2gb ddr3 jadi 4gb ddr3 ?
    akan tetapi kalau tidak salah mobo saya slot nya pcie 3.0 hny ada 1, dan yang lain 2.0
    jd vga yang 1 dan yg ke 2 beda donk..?

    ane nubie..kurang ngerti nih gan..walau udh baca2..
    hehe mohon saran nya gan..btw thx buat artikel nya..
    :D ditunggu balasan nya ya gan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sorry baru bisa membalas komentar agan tiga hari kemudian, soalnya ane blogging sambil nyambi kerja di kantor.

      oleh karena pertanyaan agan sangat panjang dan jawabannya juga mungkin agak panjang, jadi ane jawab dalam bentuk artikel aja gan ya.

      jawaban ane selengkapnya bisa dibaca disini: Upgrade PC dengan MoBo MSI B85M Gaming dan sekilas tentang CrossFire.

      Jawaban ane belum tentu benar, karena keterbatasan pengetahuan ane, tapi semoga bisa membantu agan! ;)

      Hapus
  10. wihh makasih bnyk atas saran nya gan di artikel agan..
    :D

    ilmu nya dpt bgt..thx you gan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama-sama Gan, ane juga nyubi jadi belum tentu semua benar.. mudah2an bermanfaat..

      Hapus
  11. Sangat membantu gan, oh iya anekan rencana pake intel xeon e3 1231v3 socketnya kan sama apa bisa kompatibel dgn semua jenis chipset d atas dan dari brand mana saja ? Terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Oh iya makasih sebelumnya bua saran agan. lupa, kebutuhan buat edit render sama gaming
      nah rencana kan mau pake mobo asrockb85 fatal1ty killer d stukan ada tlisan ddr3 1600 nah yg mau d tanyain apakah it frekuensi minimal ato maksimal buat ramnya ? Kalo pake yg 2400 it gmana ? Makasih lg gan

      Hapus
    2. Maaf saya baru ngeh kalau komentar ini belum dibalas, karena tertutup komentar di bawahnya. Semoga belum terlambat.

      ASRock Fatal1ty B85 Killer adalah sebuah motherboard socket LGA1150 mid-range berbasis Intel B85 chipset, bagian dari keluarga Fatal1ty series dengan fitur high-end audio dan chip Ethernet, empat port SATA-600 dan 4 port USB 3.0.

      Karena konfigurasi default chipset bawaannya, maka apabila kecepatan RAM melebihi frekuensi yg didukung maka masing-masing RAM akan secara otomatis ter-downgrade ke data rate DDR3 1600 dengan chipset seri B85.

      CPU Intel socket LGA 1150 biasanya sudah punya memory controller terintegrasi, berarti yg menentukan jenis, speed, dan frekuensi memori adalah tergantung CPU nya. Kontroller memori terintegrasi dari procie socket LGA1150 biasanya mendukung penggunaan memory DDR3 hingga 1,600 MHz. Sedangkan Fatal1ty B85 Killer juga mendukung DDR3 hingga 1,600 MHz.

      Itu artinya apabila agan memakai yg 2400 maka motherboard dan CPU akan secara otomatis meng-underclock memory menjadi 1600 Mhz.

      Hapus
    3. oh, iya.. kelupaan ada sedikit tambahan, untuk daftar merk, tipe, dan seri memori yg di dukung oleh ASRock B85 Fatal1ty bisa dilihat disini: ASRock > Fatal1ty B85 Killer Memory Support List.

      Hapus
  12. sangat bermanfaat buat saya. Gan ane rencana pake intel xeon e3 1231v3 yg soketnya lga 1150 nah it kompatibel gak sama mobo dgn chipset d atas ? Trus dari semua brand jg kompatibel ? Makasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Rencana pake Intel Xeon e3 1231v3 berarti buat keperluan server / workstation atau gaming / desain grafis?

      Pada dasarnya, hampir semua motherboard dengan intel socket LGA1150 bisa dipasangkan alias kompatibel dengan procie tersebut, akan tetapi motherboard yg berbasis chipset Z97 adalah pilihan yg lebih baik karena memberi Anda kemudahan untuk kemungkinan upgrade pada masa mendatang, sebab dapat digunakan pada processor seri broadwell berteknologi litography 14nm. Contoh motherboard dengan seri chipset Z97 adalah Asus H97-PLUS ATX LGA1150, atau paling tidak gunakan yg berbasis chipset B85 seperti ASRock B85M-ITX.

      Beberapa contoh lain diantaranya:
      - ASRock Fatal1ty Z97 Anniversary intel Socket 1150 (Rp 1.705.000,-)
      - Asus Z97M-Plus intel Socket 1150 (Rp 1.995.000,-)
      - Biostar Z97WE Hi-Fi intel Socket 1150 (Rp 2.005.000,-)
      - ECS Z97 Machine intel Socket 1150 (Rp 2.095.000,-)
      - Gigabyte GA-Z97M-D3H intel Socket 1150 (Rp 2.150.000,-)
      - MSI Z97 Guard Pro intel Socket 1150 (Rp 1.981.000,-)
      - MSI Z97-PC Mate intel Socket 1150 (Rp 2.113.000,-)
      - MSI Z97M-G43 intel Socket 1150 (Rp 1.739.000,-)

      Selebihnya bisa Anda browse sendiri di internet.

      Semoga bisa membantu.

      Hapus
  13. gan,butuh saran dan rekomendasi dari agan nih.....ane mau rakit pc untuk keperluan gaming dan office ... untuk gaming paling dota 2,cs go,pes,fifa,gta V . ane rencana mau beli tapi masih bingung,
    1.Mobo gigabyte GA-B85M-HD3(LGA 1150) atau ada rekomendasi dari agan yang lebih murah tapi bagus...kalo bisa dari msi gan,kalo asrock bagus ga gan?
    2.untuk vga ane rencana mau ambil gtx zotac 750 ti kira2 sudah bisa main dota atau cs go rata kanan lom ya gan?atau ada rekomen dari agan untuk vga?kalau bisa yang nvidia gan
    3.untuk psu mau ambil yang 500w merk enermax naxn sudah ok lom ya gan
    4.untuk procie ane mau ambil i3 dual core 3.7Ghz 3.5 mb gan
    Mohon rekomen dari agan apakah sudah sesuai belum ya gan,budget untuk cpu 7 jtan gan.Makasih banyak gan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dari semua game yg ente sebutin diatas, Grand Theft Auto (GTA) V adalah game yg paling membutuhkan pc system requirements dengan pengolah grafis yg paling intens alias paling berat, disusul oleh FIFA 16, PES 2015 / 2016, lalu yg lainnya tergolong game kelas menengah..

      GTA V direkomendasikan menggunakan procie Intel Core i5 3470 @3.2GHz LGA 1155 dan VGA Card NVidia GeForce GTX 660 VRAM 2G DDR5. Tidak kalah pentingnya kapasitas RAM yg disarankan tidak kurang dari 8GB.

      1. MoBo Gigabyte GA-B85M-HD3 (LGA 1150) di harga Rp 1.180.000,- sudah cukup mumpuni mengingat express chipset B85 sudah menawarkan cukup banyak fitur seperti dijelaskan di artikel ini. Kalau rekomendasi yg lebih murah tapi bagus saya mungkin bingung juga, karena itu tergantung selera. ada MSI B85M-P33 V3 intel Socket 1150 tapi mereka setara, harganya juga nyaris sama selisih 6 ribu rupiah. ASRock menurut saya pribadi adalah produsen Tier 2, setara Biostar dan ECS dkk, berbeda dengan ASUS, Gigabyte, dan MSI yg masuk Tier 1 dalam kamus saya. Itu menjelaskan mengapa harga ASRock, ECS, Biostar dkk bisa lebih murah daripada ASUS, MSI, dan Gigabyte.

      2. Zotac NVidia GeForce GTX 750 Ti adalah kartu grafis yg cukup bagus (terlepas dari merk Zotac, tapi GPUnya memang terkenal sebagai VGA Card yg value nya paling sesuai antara harga dengan performa). DOTA 2 dan CS: GO sudah bisa rata kanan. Rekom saya jelas: GTX 660 2GB atau GTX 760 biar lebih gahar dan puas buat main GTA V.

      3. Dengan spek awal yg ente rencanakan, Power Supply Unit (PSU) Enermax 500w sudah OK. Cara untuk menghitungnya bisa dibaca disini: Tips Menghitung Power Supply Unit (PSU) Komputer.

      4. Procie i3 setahu saya quad-core semua (memang dual physical core, tapi masing-masing core punya 2 logical core, sehingga disebut sebagai quad-core). Tapi kalo core i3 3.7GHz mungkin maksud agan Intel Core i3 4170 @3.7GHz 3MB Cache (bukan 3,5MB). Itu sudah lumayan bagus gan, ulasannya bisa dibaca disini: Review Procie Intel Core i3-4170 LGA 1150, tapi masih kurang dikit buat main GTA V di setting very high atau ultra. Performa single thread memang lebih bagus i3 4170 dan lebih irit daya listrik juga, tapi performa multi thread masih menang i5-3470, dan secara keseluruhan performa Core i5-3470 LGA 1155 memang lebih baik.

      Intinya sih, spek awal yg ente rencanain sudah OK, tapi belum memenuhi recommended system requirements untuk game GTA V, tetep bisa jalan cuma belum rata kanan utk GTA V. Selain itu, dilibas semua dengan lancar jaya. Budget 7 juta kalo diluar monitor & peripherals sudah sangat cukup untuk merakit sebuah komputer gaming.

      Hapus
  14. wah gan THANK YOU banget ya sudah dikasih penjelasannya,kalo memang sudah cukup dengan budget 7 jtan utk main game online...btw untuk vga 660 bukannya sudah discontinue ya gan?saya juga ngincer 660 gan...klo untuk 760 saya juga mau bangat gan ahahaha tapi budget ga mencukupi T_T ...

    BalasHapus
    Balasan
    1. VGA Card NVidia GeForce GTX 660 memang sudah di-discontinued dan digantikan oleh GTX 760, sama-sama kelas mid-range dan berada di rentang harga hampir sama. Begitu juga GTX 760, pada September 2014 juga di discontinue, digantikan oleh GTX 860. Bahkan kini NVidia sudah men-discontinue hampir semua line-up seri GTX 700. Sekarang zamannya seri GPU GTX 9xx. Daftar lengkapnya yg masih diproduksi bisa dilihat disini: Hardware | NVidia GeForce.

      Untuk CPU/GPU memang sudah biasa polanya seperti itu. Setiap kali ada generasi CPU/GPU terbaru, maka mereka selalu berhenti memproduksi generasi yg lama. Tetapi itu bukan berarti GPU itu tidak lagi di-support oleh mereka (NVidia), masih didukung dan update driver selalu diberikan untuk menyesuaikan dengan game/program/OS terbaru.

      GTX 660 2GB GDDR5 termurah adalah merk Inno di harga Rp 2.290.000,-, sedangkan PixelView NVidia GeForce GTX 760 2Gb 256Bit DDR5 harganya 2.485.000,- (artinya hanya berselisih Rp 195.000,-), nabung sedikit lagi pasti bisa..

      Hapus
  15. terimakasih keren gan ! izin bookmark.

    BalasHapus
  16. Assalamualaikum, selamat sore admin saya mau ngerakit pc budgetnya tidak lebih dari 5 juta kira" speknya gmn ya min, mohon bantuannya, saya msh newbie, kepengen saya motherboard LGA 1150 kalau bisa dengan chipset Z97, kalau RAM sama VGA sama power supllynya, terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Selamat sore agan Bagus Pujolaksono, untuk budget 5 juta kira-kira hanya untuk merakit PC saja atau sudah termasuk monitor, keyboard, mouse, stavolt / ups, speaker, dan lain-lain?

      Karena hasil simulasinya bisa jauh berbeda apabila merakit PC only dengan budget 5juta dibandingkan lengkap beserta peripherals-nya.

      Trim's.

      Hapus
    2. Karena tidak dijawab, akhirnya saya putuskan untuk membuatkan simulasi rakitan komputer dengan memasukkan satu parts penting yaitu monitor, karena harga LED monitor cukup menguras budget apabila dimasukkan. Peripherals lainnya yg saya sertakan juga termasuk mouse dan keyboard. Untuk soundcard, speaker, dan ups/stavolt tidak saya masukkan karena PC dapat berjalan tanpa ketiga parts ini..

      Berikut adalah saran saya untuk merakit PC gaming untuk office dan PES 2016 dengan budget 5jt:

      - Processor: Intel Haswell Dual-Core G3220 Dual Core Box (3.0Ghz, C3Mb, Haswell Series) LGA 1150 Rp725,000.00

      - VGA Card Nvidia GT 640 PixelView GT 640 1Gb 128Bit DDR3 NVidia PCI Express Rp700,000.00

      - Motherboard: Biostar Chipset B85 B85MG Intel Socket LGA1150 Rp778,000.00

      - RAM: Team DDR3 1333MHz TPD34GM1333HC9DC01 (2x2Gb), CL 9-9-9-24 Rp436,000.00

      - PSU: Infinity 450w bundling dengan casing Infinity K-18 Rp0.00

      - HardDisk Drive: Toshiba SATA III 7200 RPM 500Gb 3.5 Inch (Garansi 2 Thn) Int 3,5 Inch Rp520,000.00

      - Casing: Infinity Mid Tower K-18 + PSU Infinity 450W Rp635,000.00

      - Monitor BenQ LED 20" inch DL2020 LED Rp990,000.00

      - Keyboard : PROCATZ G500 Gaming Keyboard Rp95,000.00

      - Mouse: MicroPack MP-Y4020 (6D) Gaming Mouse Rp80,000.00

      TOTAL: Rp 4.959.000,-

      * Alasan mengapa ente nggak perlu pake Motherboard LGA 1150 dengan chipset Z97 saya tuliskan di komentar bawah
      ** Alasan mengapa saya masukkan monitor LED 20" inch adalah semata-mata demi kepuasan bermain game
      *** Alasan mengapa saya memilih CPU dan GPU tersebut bisa dibaca selengkapnya di artikel ini: Tips Rakit PC Buat Main Game PES 2016 Dengan Budget 5jt.

      Hapus
  17. Assalamualaikum, selamat sore admin yang terhormat rencana saya mau ngerakit pc, tp saya msh newbie tolong masukannya, budget tidak lebih dr 5 juta, recananya komputer untuk kepeluan office dan game seperti pes 2016, kepengennya motherboard yang LGA 1150 dengan chipset Z97, dengan prosesor i3, untuk masalah VGA, RAM dan PSU saya msh bingung, terimakasih sebelumnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sore, mas Bagus..

      Mohon maaf nih saya baru bisa merespons komentar sampeyan empat hari sesudahnya.. Dikarenakan kesibukan di kantor sehingga waktu blogging menjadi terbatasi..

      Untuk merakit PC dengan budget tidak lebih dari 5 juta masih dimungkinkan, tetapi sepertinya tidak perlu sampai menggunakan Chipset Z97. (memang masih bisa diolah dengan budget 5jt, tetapi saya rasa tidak perlu).

      Sebagai informasi, performa dari sebuah PC tidak ditentukan dari Motherboard, karena sebuah Motherboard hanya akan menentukan fitur-fitur tambahan seperti Overclockability, kemampuan mengaplikasikan SLI/CrossfireX (mengkombinasikan dua buah VGA Card yang sejenis dalam satu system PC), jumlah port SATA, Turbo Boost, Interface BIOS, dan sebagainya.

      Kinerja sebuah PC lebih banyak ditentukan oleh CPU dan GPU, (serta RAM dalam hal tertentu).

      Kalau untuk office, hampir bisa dipastikan budget 5juga bahkan terlalu banyak.
      Tapi untuk PES 2016, kita harus memilih dengan hati-hati agar speknya memenuhi minimum system requirements dan tidak sampai overbudget.

      Untuk penjelasan selengkapnya akan saya buatkan artikel tersendiri sebagaimana pertanyaan-pertanyaan lainnya.

      Mohon ditunggu, terima kasih.

      Hapus
  18. Terimakasih min sebelumnya atas informasi dan sarannyaa sangat memuaskan, maaf baru bls min

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama-sama mas Bagus, nggak apa2 yg penting kita bisa saling berbagi informasi..

      Terima kasih telah berkunjung ke blog saya.

      Hapus
  19. Selamat Siang Mas, Mohon dibantu saya ada rencana merakit PC sbb:

    ini bicara CPU daleman CPU aja mas,,,,

    Intel LGA 1150 intel G3450
    MB. Intel 1150 ASRock H81M-HDS
    Memory DDR3 Corsair CMZ8GX3M2A1600C9G (2x4Gb) Vengeance Green PC12800
    Harddisk 3.5Inch WDC SATA III Green 2 TB 64Mb
    Power Supply CORSAIR CX500 (CP-9020047-EU) 500W CX Series

    pertanyaan:

    1. apakah intel G3450 sudah support memory FSB 1600 Mhz? jika saya cek di
    website intel memory type nya DDR3-1333/1600,
    http://ark.intel.com/products/80792/Intel-Pentium-Processor-G3450-3M-Cache-3_40-GHz

    2. untuk mainboard MB. Intel 1150 ASRock H81M-HDS, dari spec PCI-e x16 generasi 2.0,
    jika saya pakai VGA dengan PCI-e generasi 3.0 apakah berpengaruh atau ada penurunan performa dari VGA itu sendiri? dan jika memang harus ganti MB, sya rencana pke chipset B85 yg sudah support PCI-e x16 gen 3.0. tp jika mmang tidak terlalu berpengaruh sy akn ttap pakai chipset H81. mohon pencerahanya..

    3. soal memory DDR 3 PC 12800 / 1600Mhz dari spec memory yg saya cantumkan di atas,
    apakah ada pilihan memory lain yang lebih murah tapi kualitasnya bgs?, heheh..

    4. Harddisk 3.5Inch WDC SATA III Green 2 TB 64Mb apakah sudah 7200 Rpm? saya susah
    mendapatkan info ini.

    5. dari RIG yang sy cantumkan di atas, apakah Power Supply CORSAIR CX500 (CP-9020047-EU) 500W CX Series sudh cukup? atau malah kurang besar dayanya?

    6. untuk spec Nvidia VGA, sy masih bingung antara bit dan seri, seberapa besar pengaruh
    bit pada VGA? dan baiknya pelih seri terbaru dengan bit 128 apa seri lama bit 256?
    mohon pencerahanya..

    terima kasih maaf pertanyaanya banyak banget,, hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Maaf baru bisa balas 4 hari kemudian, maklum akhir tahun pekerjaan menumpuk jadi semakin jarang dapat kesempatan blogging.

      spek PC yg mau agan rakit sudah lumayan bagus, terkait pertanyaannya, saya akan berusaha jawab semampu saya:

      1. Intel G3450 sudah support memory DRR3-1600 , detail yang lebih rinci bisa dibaca disini: CPU Intel Pentium G3450.

      2. Betul bahwa ASRock H81M-HDS hanya dibekali 1 x PCI Express 2.0 x16 Slot (PCIE1: x16 mode), sejauh ini ada 3 versi slot PCI Express x16, tapi semua slot PCI dirancang agar "backwards compatible", alias seri terbaru selalu kompatibel dengan seri yg lebih lawas. (jadi kartu grafis yg menggunakan PCI Express Gen 3 akan tetap kompatibel dengan MoBo yg hanya menyediakan slot PCI Express x16 2.0.) CMIIW

      3. Memory yg agan pilih sudah cukup bagus, dan merk tersebut terkenal durable, jadi saran saya tetap pada pilihan agan

      4. WD Green adalah seri hardisk Western Digital yg dirancang untuk power saving atau irit daya listrik, sehingga drive tersebut dilengkapi dengan intellegent controller yg bisa mengatur kecepatan putaran keping tergantung kebutuhan pemakaian, jadi speed nya tidak akan lebih rendah dari 5400 RPM dan tidak akan lebih tinggi dari 7200 RPM.

      5. PSU CORSAIR CX500 (CP-9020047-EU) 500W CX Series sudah lebih dari cukup untuk rig dengan spek tersebut diatas, cara menghitung kebutuhan besaran watt power supply unit sangat mudah, tinggal gunakan PSU calculator. Tipsnya bisa dibaca disini: Tips menghitung watt power supply unit.

      6. Bit adalah bilangan untuk menyebut satuan data yang dapat dikirimkan melalui bus. Jadi jangan terjebak dengan pemikiran bit lebih besar membuat performa lebih bagus. Yg paling menentukan adalah seri GPU, terlebih lagi pada VGA Card keluaran NVidia. Untuk lebih jelasnya bisa baca dua artikel ini:
      - Perbedaan seri GT, GTS, dan GTX pada VGA NVidia.
      - Perbedaan 64 bit dengan 128 bit pada VGA Card.

      Demikian jawaban yg dapat saya berikan, semoga tidak ada kesalahan informasi dan bisa bermanfaat buat agan.

      Hapus
  20. sore mas, mau konsultasi dong, ane rencana mau upgrade pc nih, tapi ane bingung
    ane udah siapin dua buah option upgrade nih:
    Yang Pertama:
    Core i5 4430 (3.0 Ghz) Cache 6 MB (BOX)
    GIGABYTE GA-P85-D3 (LGA1150, B85, DDR3, SATA3, USB3)
    Yang Kedua:
    MSI H97-Gaming 3 (LGA1150, H97, DDR3)
    Intel Core i3-4160 3.6Ghz - Cache 3MB Socket LGA 1150 Haswell Refresh Series

    kalo menurut ente enaknya saya pilih option yang keberapa ya?
    Terima kasih udah nyediain tempat sharing :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Intel Core i5-4430 memang lebih bagus dalam performa multi-threading tapi masih kalah cepat dari Intel Core i3-4160 saat menjalankan program single threaded.

      Dua keunggulan Core i3-4160 lainnya adalah konsumsi daya lebih irit plus harga yg lebih murah.

      Yg kedua, soal MoBo, chipset MSI H97-Gaming 3 lebih kaya fitur dibanding Gigabyte GA-B85-D3, misalnya slot ekspansi lebih banyak, sudah mendukung koneksi M2 untuk SSD generasi terbaru, dirancang utk Gaming,

      Sehingga kalau ane pribadi, ane pilih option kedua Gan.

      Hapus
    2. owh gitu ya, jadi makin bingung nih hahhahaha, 2 option itu cuman beda 100rb soalnya hehehhe, tapi si core i5 sama core i3 itu perbedaannya signifikan banget nggak sih gan? soalnya ane sekarang juga pakai i3, tapi yang soket lga 1156(jadul abiez)...
      ane rencana sih mau upgrade untuk kebutuhan design gitu gan, kira-kira ada solusi yang lebih bagus nggak ya?

      Hapus
    3. Intinya sih Core i5 4430 lebih bagus utk program & game yg dioptimasi utk penggunaan CPU multi-threaded, sedangkan i3-4160 lebih bagus kalau mau dipakai utk program/game yg dioptimasi single-thread.

      Kemudian utk MoBo, perbedaannya hanya dari segi fitur.

      Tinggal disesuaikan saja dengan kebutuhan agan, apakah program design yg dipakai itu lebih optimal dengan CPU yg jago multiple atau single thread.

      Kemudian apakah agan memerlukan fitur2 yg ada di chipset motherboard H97?

      Kalau tidak pakai SSD & banyak kartu ekspansi buat apa beli MoBo lebih mahal kalau fitur tambahannya tidak dipakai sama sekali?

      Hapus
    4. paling saya untuk running applikasi autocad, gimpp, photoshop
      jadi si i5 itu kurang bagus ya untuk single threadnya? oh ia, besaran sebuah cache dalam processor itu sangat berpengaruh atau tidak ya? kalo SSD rencananya akan jadi next upgrade juga itu, memangnya kalo SSD itu gak semua motherboard suport ya? ada nggak sih perbedaan khusus yang saya harus perhatikan dalam memilih motherboard yang suport SSD?
      Terima kasih sudah mau merespon pertanyaan saya :D

      Hapus
    5. semua motherboard hampir dipastikan support SSD, tapi penjelasan yg lebih detail ada di komentar bawah,..

      Hapus
  21. paling saya untuk running applikasi autocad, gimpp, photoshop
    jadi si i5 itu kurang bagus ya untuk single threadnya? oh ia, besaran sebuah cache dalam processor itu sangat berpengaruh atau tidak ya? kalo SSD rencananya akan jadi next upgrade juga itu, memangnya kalo SSD itu gak semua motherboard suport ya? ada nggak sih perbedaan khusus yang saya harus perhatikan dalam memilih motherboard yang suport SSD?
    Terima kasih sudah mau merespon pertanyaan saya :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya betul, saya kurang paham soal desain grafis karena memang bukan dunia saya. Tapi kurang lebih keunggulan dan kekurangan masing-masing seperti itu.

      Soal cache, ada istilah "Cache size does matter". Jadi fungsi cache itu untuk mengurangi akses ke Memory dengan mem-"buffer" data-data yg paling sering digunakan. Jadi jelas membuat performa PC jadi lebih kencang karena procie tidak perlu mengakses RAM untuk mengupload data-data penting yg frekuensinya paling sering dipakai sehingga mempengaruhi performa secara substansial.

      Soal SSD, sebuah SSD hanya memerlukan port SATA, dimana hampir semua motherboard yg tersedia di pasaran menyediakan Port SATA.

      Yg perlu diperhatikan untuk memaksimalkan potensi kecepatan SSD adalah menyesuaikan SSD dengan revisi port SATA. Banyak dari SSD terbaru yg dirilis ke pasaran sekarang menggunakan SATA 3.0 dan walaupun port SATA 3.0 itu didesain "backwards compatible" tetapi tetap saja akan ada kekurangan dalam hal kecepatan baca tulis dari drive tersebut.

      Ibaratnya seperti punya Ferrari Spider tapi cuma bisa dibawa maksimal 100KM/jam, padahal speed maksimalnya 300KM/jam.

      Jadi saran saya kalau mau pakai SSD carilah motherboard yg sudah mendukung koneksi M2 untuk menggunakan SSD generasi terbaru.

      Hapus
  22. Terima kasih artikel..sangat bermanfaat menambah pengetahuan saya tentang hal2 baru tentang Intel. Sudah lama saya tidak baca artikel sperti ini. ternyata saya sangat jauh ketinggalan dengan spek seperti sekarang
    MB ABIT IX 38 QUAT GT
    PROS INTEL Q6600
    RAM CORSAIR DOMINATOR DDR 2 8500 2 X 1 GG
    HD 2 TERRA WESTERN DIGITAL
    VGA SHAPIRE 4850 VAPOR X
    PSU ENERMAX 650 WATT DIGITAL...
    CASING SUNBEAM TECH

    Mohon saran Kalau mau upgrade yang rekomended sekarang pakai apa aja ya pak dengan Dana upgrade 5 juta.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih atas komentarnya..

      Untuk spek diatas memang sudah sangat tertinggal.

      Mungkin kalau mau upgrade bisa memilih processor Intel LGA 1150 dan VGA NVidia GTX seperti ini:

      - Processor: Intel Core i3 4170 Tray + Fan (3.7Ghz, C3MB, Haswell Series) Intel LGA 1150 (1.559.000,-)
      - Motherboard: ASRock B85M-PRO 3 intel Socket 1150 (1.100.000,-)
      - VGA Card: Asus GTX 750 Ti STRIX 2Gb 128Bit DDR5 (Strix-GTX750Ti-OC-2GD5) NVidia PCI Exp. (Rp 2.405.000,-)
      Total: Rp 5.064.000,-

      Hapus
  23. Tinggalin jejak dulu bro...
    Artikel yg sangat membantu...
    Kayak reresh ilmu lagi....
    Tp kayaknya admin ini lebih banyak ilmunya sekarang...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Selamat datang di blog ane, master Ali..

      ane masih bukan apa-apa dibanding ente, guru ane sejak pertama kenal komputer..

      Terima kasih Suhu sudah mampir dan berkomentar di blog saya yg hina ini... :D hehehe...

      Hapus
  24. malam admin,mau nanya asus nvdia gtx 970 strix apa bisa dipasang NXZT Kraken G10 ?
    makasih atas infonya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sorry baru balas, mungkin maksudnya NZXT Kraken G10 ya, bukan NXZT..

      Saya juga kurang familiar dengan parts ini, dan belum pernah mengaplikasikan GPU Mounting Kit dengan pendingin cairan..

      Tapi dari yg saya baca dan tonton di youtube, jawabannya sepertinya bisa mas..

      Tutorial instalasinya bisa dilihat disini: https://www.youtube.com/watch?v=RlGMhASE22w

      Hapus
  25. malam admin,mohon pencerahannya apa asus nvdia gtx 970 strix bisa dipasang nzxt kraken g10,makasih

    BalasHapus
  26. Selamat Siang Mas Adrian,mau upgrade PC tapi bingung nih karena keterbatasan budget tinggal pilih Mobo dan Procie nya

    yg udah ada:
    VGA. GTX 950 STRIX DCOC II 2GB
    RAM (2x4) 8 Corsair Vengeance Pro + (2x2)4 Corsair Vengeance black
    HD 1 TB
    HEatsink CM 212x Turbo
    PSU 500W 80+ Corsair CX500

    PErtanyaan : untuk procie CORE 15 4690 3.5 GHz Vs CORE I5 4590 3.3 GHz apa ada perbedaan jauh. better mana
    untuk Mobo Asus B85 Pro Gamer Vs Msi B85 g43 Gaming better mana harga beda tipis.
    dan apakah harus up PSU takutnya ga ngangkat hanya 500W
    mohon petunjuk..trima kasih mas

    BalasHapus
  27. Selamat Siang Mas Adrian,mau upgrade PC tapi bingung nih karena keterbatasan budget tinggal pilih Mobo dan Procie nya

    yg udah ada:
    VGA. GTX 950 STRIX DCOC II 2GB
    RAM (2x4) 8 Corsair Vengeance Pro + (2x2)4 Corsair Vengeance black
    HD 1 TB
    HEatsink CM 212x Turbo
    PSU 500W 80+ Corsair CX500

    PErtanyaan : untuk procie CORE 15 4690 3.5 GHz Vs CORE I5 4590 3.3 GHz apa ada perbedaan jauh. better mana
    untuk Mobo Asus B85 Pro Gamer Vs Msi B85 g43 Gaming better mana harga beda tipis. dan apa harus up PSU juga karena takut ga ngangkat hanya 500W..mohon petunjuk..trima kasih mas

    BalasHapus
  28. gan kalao motherboard yang soket 1150 yg z series yg bagus apa sekita 1-2 jutaan

    BalasHapus
  29. Malam Gan saya butuh rekomendasi u sebuah Pc yang akan saya upgrade yang pertama adl :
    Mobo GA B85 HD3 dengan processor i3 4160 (3.6 ghz) dan yang satu lagi mobo gigabyte GA B150 HD3 dengAN PROCESSOR i3 6100 (3,7ghz), saya cukup bingung memilih antara keduanya apakah perbedaannya sangat signifikan (rencana sy akan menggunakan RAM 8gb) , rencana saya akan mempergunakan untuk keperluan workstation standar, terimakasih atas perncerahannya

    BalasHapus
  30. Bang klo h61m-e dipasang rx-480 am i7 3720 bottleneck ga bang

    BalasHapus
  31. Bang h61m-e di gabung rx 480 ama i7 3720 kuat ga bang klo salah maap bang newbie nih oh iya bottleneck ga

    BalasHapus