Merakit Komputer Gaming High-End Murah (Part I)

HighEnd Murah?

Sepertinya tidak masuk akal, produk komputer high-end berharga murah. Mungkin Anda semakin bertanya-tanya, apakah mungkin merakit sebuah komputer gaming dengan spesifikasi high-end tetapi berbiaya murah?

Jawabannya bisa saja!

Sebelumnya akan kita bahas apa arti komputer gaming terlebih dahulu. Komputer Gaming adalah sebuah PC (Personal Computer) yang dapat digunakan untuk memainkan sejumlah game dengan resolusi dan tingkat kehalusan yang bervariasi. Lalu apakah sebuah komputer yang hanya bisa digunakan untuk bermain game-game ringan dapat dikatakan komputer gaming? Tentu saja tidak, sebuah komputer biasa (mainstream) atau laptop murah bisa melakukannya. Komputer gaming dikatagorikan berdasarkan kemampuannya untuk menjalankan game-game yang tidak bisa diinstall dan dimainkan di komputer/laptop biasa yang memiliki spek pas-pasan / rendah. Contoh dari beberapa game yang dijadikan acuan untuk dapat disebut sebagai komputer gaming adalah serial game Call of Duty (CoD), Crysis, Assassin's Creed, Battlefield, Halo, dan lain-lain. Itu hanya sejumlah contoh game, selain itu masih banyak ratusan game lain yang grafisnya akan membutuhkan kinerja komputer dengan spesifikasi tertentu yang tidak bisa dijalankan pada sebuah PC/Laptop biasa. Jika PC/Laptop Anda sanggup diinstall dan menampilkan grafis tiga dimensi dari game-game tersebut, maka kompie Anda sudah layak disebut "Komputer Gaming".

High-End PC

Lalu bagaimana katagori di dalam komputer gaming itu sendiri? Komputer gaming dapat dibagi menjadi tiga jenis:
  • Mainstream
  • Mid-end (atau medium-end)
  • High-end
Sebenarnya ada satu lagi, yakni extreme gaming PC, adalah komputer yang menggunakan lebih dari 1 processor dan VGA Card, dan multi-monitor, biasanya digunakan oleh gamer enthusiast yang memiliki budget berlimpah. Tetapi jika Anda masih gamer pemula, Anda tidak ingin membangun PC jenis ini.

Untuk dapat dikatakan sebagai komputer gaming High-End, maka sebuah komputer minimal terdiri dari dua komponen utama yang masuk di dalam katagori High-End, yakni CPU dan VGA. Untuk mengetahui apakah parts utama dari komputer ini masuk di katagori mana, dapat dilihat dari nilai benchmark dari parts tersebut.

Salah satu situs yang rajin melakukan benchmark test terhadap CPU dan Video Card adalah situs Passmark yang beralamat di www.cpubenchmark.net untuk CPU, dan www.videocardbenchmark.net untuk VGA. Dari hasil test benchmark tersebut, mereka mengelompokkan masing-masing CPU dan Video Card kepada tiga kelas, yakni yang saya sebutkan diatas tadi. Jadi jangan salah menilai, produk CPU dan VGA yang berharga dibawah 1 juta rupiah juga ada yang masuk ke katagori High-End CPUs! Lalu masuk ke katagori manakah CPU dan VGA yang sudah Anda pilih untuk mempersenjatai rig Anda?

Kesimpulannya adalah, untuk membangun sebuah komputer gaming High-End, Anda harus terlebih dahulu memastikan komponen utama yakni CPU dan VGA masuk di katagori mana.

Central Processing Unit (CPU) atau Processor


Processor adalah otak dari komputer Anda. Unit parts ini berpikir untuk menerima input, mengolah data, kemudian menampilkan hasilnya kepada Anda. Dalam memproses sebuah game, kecepatan CPU Anda menentukan seberapa cepat data yang diolah, semakin besar data yang diolah, maka semakin berat game tersebut untuk dijalankan oleh CPU, dan semakin tinggi juga speed CPU yang dibutuhkan untuk memprosesnya.

Jadi kecepatan CPU sangat berpengaruh terhadap performa sebuah gaming computer. Untuk itu Anda harus menyesuaikan game yang akan Anda install dengan performa CPU Anda. Anda dapat melihatnya di bagian belakang pembungkus game, yang menerangkan tentang Recommended System Requirement (System Minimal yang Disarankan) untuk dapat menjalankan game tersebut dengan lancar.

Contoh kecilnya adalah apabila Anda adalah penggemar game sepakbola, maka game PC yang terakhir dirilis ke pasaran tentang sepakbola adalah Pro Evolution Soccer (PES) 2014. Coba browse di internet tentang minimum system requirements untuk game PES 2013, Anda akan menemukan bahwa game tersebut hanya membutuhkan minimal CPU Intel Core 2 Duo @ 1.8 GHz or Athlon II X2 24, VGA NVIDIA GeForce 6800 or ATI Radeon x1300 or Intel HD Graphics 2000 (512 MB VRAM), dan RAM (Random Access Memory) hanya 1 GB saja.

Komputer dengan spek tersebut sudah dapat disebut Gaming Computer, karena ia mampu menjalankan game PES 2013. Namun jika dilihat dari spesifikasinya (berdasarkan nilai benchmark test), komponen CPU beserta VGA tersebut masuk di dalam katagori low-end CPUs dan VGA. Maka dapat dikatakan bahwa PC dengan spesifikasi seperti diatas adalah Komputer Gaming kelas Mainstream.


Bersambung ke artikel berikutnya.
Next PostPosting Lebih Baru Previous PostPosting Lama Beranda

0 komentar:

Poskan Komentar