Google Doodle Pemilu Presiden Indonesia

Doodle

Malam ini ketika saya membuka www.google.com, ada yang sedikit berbeda pada halaman utama situs mesin pencari terbesar di dunia ini. Di tengah-tengah gegap gempita perayaan event akbar sepakbola empat tahunan, Piala Dunia, di Brazil, Google yang sejak tanggal 12 Juni 2014 rutin memasang Doodle yang bertemakan World Cup 2014, kini memasang sebuah Doodle yang bertemakan "Indonesia's Presidential Election Day 2014" atau "Hari Pemilihan Umum (Pemilu) Presiden Indonesia 2014".

Google Doodle Pemilu Presiden 2014
Tampilan Google Doodle bertema Pemilu Presiden 2014

Ini cukup menarik, karena momen langka lima tahunan ini digelar bertepatan dengan babak 4 besar atau semi-final Piala Dunia antara Brazil melawan Germany, dan Google memutuskan untuk tidak menampilkan Doodle yang bertema pertandingan penting bagi penggemar sepakbola di seluruh dunia tersebut, melainkan memajang Doodle yang topiknya tentang pemilu presiden Indonesia. Ini berarti raksasa internet dunia tersebut menganggap bahwa Pemilu Presiden Indonesia 2014 adalah lebih penting dari sekedar pertandingan semifinal Piala Dunia (bagi orang Indonesia tentunya).

Ketika di-klik pada doodle, maka Google akan secara otomatis menampilkan berita-berita terkini yang membahas tentang Pilpres 2014, dan jika kita mencari informasi lebih lanjut, maka akan tampak informasi bahwa "This Doodle's Reach" (capaian Doodle ini) hanya di wilayah Negara Indonesia saja. Artinya Google hanya akan menampilkan Doodle ini pada pengguna internet yang berasal dari Indonesia, atau server internetnya berada di Indonesia. Hal ini dikarenakan pada saat yang bersamaan, juga pada tanggal 9 Juli 2014, publik di Argentina juga sedang merayakan hari kemerdekaan negara mereka, sehingga Google Doodle yang ditampilkan kepada pengguna internet di negara Argentinya adalah Doodle yang bertema tentang kemerdekaan Negara Argentina.

Tentang Google Doodle

Google Doodle adalah sebuah Gimmick yang dipopulerkan oleh situs mesin pencari (search engine) terbesar di dunia, Google Inc. untuk menggantikan logo pada tampilan awal situs mereka. Google Doodle biasanya bertemakan tentang berbagai peristiwa penting yang pernah atau sedang terjadi di sejumlah negara dunia. Google telah menciptakan lebih dari 2000 Doodle, yang masih akan bertambah hingga hari ini.

Sejarah Doodle

Pada tahun 1998, bahkan sebelum perusahaan itu terdaftar sebagai korporasi, konsep Doodle lahir ketika pendiri Google Larry dan Sergey Brin bermain dengan logo perusahaan untuk menunjukkan kehadiran mereka di festival "Burning Man" di daerah gurun Nevada. Mereka menempatkan tongkat untuk menggambarkan 2 buah huruf "o" dalam kata Google, dan logo revisi itu dimaksudkan sebagai pesan lucu untuk pengguna Google bahwa pendiri mereka adalah tipe orang yang "keluar dari image kaku orang kantoran.". Walaupun doodle yang pertama kali diciptakan adalah relatif sederhana, tetapi ide dekorasi logo perusahaan untuk merayakan berbagai peristiwa penting lahir sejak saat itu.

Dua tahun kemudian pada tahun 2000, Larry dan Sergey bertanya kepada seorang webmaster yang sedang magang di kantor Google pada saat itu, Dennis Hwang, untuk menghasilkan doodle untuk "Bastille Day". Hasil karyanya kemudian diterima dengan baik oleh pengguna Google sehingga Dennis diangkat kepala doodler Google dan corat-coret lainnya mulai muncul lebih banyak dan lebih teratur pada halaman awal Google. Pada awalnya, sebagian besar orat-oret merayakan hari libur; saat ini, mereka menyoroti beragam peristiwa seperti misalnya peringatan dari Ulang Tahun John James Audubon hingga ke "Ice Cream Sundae".

Seiring waktu, permintaan untuk orat-oret telah meningkat di AS dan internasional. Membuat doodle sekarang menjadi tanggung jawab dari sebuah tim illlustrators berbakat (kita sebut mereka doodlers) dan insinyur internet. Bagi mereka, membuat corat-coret telah menjadi upaya kelompok untuk memeriahkan beranda Google dan membawa senyum ke wajah pengguna Google di seluruh dunia.
Next PostPosting Lebih Baru Previous PostPosting Lama Beranda

0 komentar:

Poskan Komentar