Penerbangan Malaysia Airlines MH370

Malaysia Airlines Flight 370

Dari Wikipedia, ensiklopedia bebas

Malaysia Airlines MH370
Malaysia Airlines Flight 370 (MH370/MAS370) adalah penerbangan penumpang terjadwal yang melayani rute internasional dari Kuala Lumpur ke Beijing, dimana pesawat ini kehilangan kontak dengan pengawas lalu lintas udara pada tanggal 8 Maret 2014 pada 01:20 WIB (17:20 UTC, 7 Maret), kurang dari satu jam setelah lepas landas. Pada 07:24, Malaysia Airlines (MAS) melaporkan penerbangan hilang atau tidak dapat dilacak. Pesawat ini, yang menggunakan armada Boeing 777-200ER, membawa 12 awak dan 227 penumpang Malaysia dari 14 negara.

Upaya pencarian multinasional, dimana pencarian ini tercatat sebagai yang terbesar dan paling mahal dalam sejarah, dimulai di Teluk Thailand dan Laut Cina Selatan. Dalam beberapa hari, pencarian diperpanjang sampai Selat Malaka dan Laut Andaman. Pada tanggal 15 Maret, berdasarkan data radar militer dan radio "ping" antara pesawat dan satelit Inmarsat, peneliti menyimpulkan bahwa pesawat itu dialihkan dari rute yang dimaksudkan dan menuju barat melintasi Semenanjung Malaya, kemudian dilanjutkan pada jalur utara atau selatan hingga sekitar tujuh jam lamanya. pencarian di Laut Cina Selatan kemudian ditinggalkan.

Malaysia Airlines MH370
Pada tanggal 17 Maret 2014 Otoritas Keselamatan Maritim Australia mengambil alih koordinasi pencarian ketika bergeser ke bagian selatan Samudra Hindia. Pada tanggal 24 Maret, pemerintah Malaysia mengkonfirmasi analisis independen oleh Badan Kecelakaan Udara Inggris Cabang Investigasi (AAIB) dan Inmarsat, yang menyimpulkan bahwa penerbangan berakhir di Samudera Hindia selatan. Dalam dua minggu pertama bulan April, pesawat terbang dan kapal dikerahkan peralatan untuk mendengarkan sinyal dari locator bawah air dimana pengirim sinyal atau beacon melekat pada "kotak hitam" pesawat tersebut. Empat sinyal belum dikonfirmasi yang terdeteksi antara 6 dan 8 April tetapi setelah waktu itu baterai dari beacon diyakini telah habis. Pencarian berlanjut di daerah sinyal sempat ditemukan dengan menggunakan kapal selam robot sampai 28 Mei 2014, tanpa satupun bukti adanya puing-puing yang ditemukan.

Belum ada konfirmasi dari setiap puing-puing pesawat dan tidak ada lokasi kecelakaan yang diyakini ditemukan, sehingga banyak teori tidak resmi bermunculan tentang hilangnya pesawat Malaysia Airlines MH370. Analisis komunikasi antara pesawat dan satelit di atas Samudera Hindia menyimpulkan bahwa penerbangan berakhir di Samudera Hindia selatan. Pada 26 Juni 2014, baru 60.000 kilometer persegi (23.000 sq mi) pencarian daerah yang sudah dilakukan dan diumumkan sekitar 2.000 kilometer (1.200 mil) barat dari Perth, Australia. Pencarian di bawah air dari daerah ini diharapkan dapat dimulai pada bulan Agustus 2014 dan bertahan hingga 12 bulan dengan biaya sebesar AUD $ 60 juta.

Hilangnya Pesawat MH370

Pesawat MH370 berangkat dari Bandara Internasional Kuala Lumpur pada tanggal 8 Maret 2014 pada pukul 00:41 waktu setempat (16:41 UTC, 7 Maret) dan dijadwalkan mendarat di Bandara Internasional Capital Beijing pada 06:30 waktu setempat (22:30 UTC, 7 Maret).
Next PostPosting Lebih Baru Previous PostPosting Lama Beranda

0 komentar:

Poskan Komentar