Apa itu 3D Rendering?

3D Rendering

3D Rendering adalah proses dari memproduksi sebuah gambar berdasarkan data tiga dimensi yg tersimpan dalam sebuah komputer.

proses_3D_rendering_komputer
3D rendering adalah sebuah proses kreatif yg mirip seperti fotografi atau sinematografi, karena Anda akan memberi pencahayaan pada gambar dan mengatur adegan lalu memproduksi sebuah ataupun beberapa gambar. Tidak seperti fotografi biasa, adegan yg digambarkan biasanya imajiner, dan semua yg muncul dalam 3D rendering perlu untuk diciptakan (atau diciptakan ulang) dalam sebuah komputer sebelum gambar tersebut bisa di render. Ini melibatkan banyak pekerjaan yg harus dilakukan, tetapi mengizinkan renderer jumlah kontrol kreatif yg tidak terbatas terhadap apa yg akan muncul di dalam adegan, atau bagaimana gambar tersebut dijabarkan.

Data tiga dimensional yg digambarkan bisa berupa sebuah adegan lengkap termasuk dengan model geometris dari tiga objek dimensional seperti gedung-gedung, pemandangan, atau karakter animasi - seniman 3D perlu untuk menciptakan adegan ini dengan Modeling dan Animasi sebelum Rendering dapat dilakukan. Proses 3D rendering menggambarkan adegan tiga dimensional ini sebagai sebuah gambar, diambil dari lokasi dan persektif yg telah ditentukan. Proses rendering bisa termasuk simulasi dari pencahayaan realistis, bayangan, atmosfir, warna, tekstur, dan efek optikal seperti misalnya pembiasan cahaya ataupun efek buram yg terlihat pada objek yg bergerak cepat, atau bahkan rendering bisa tidak terlihat realistis sama sekali dan memang dirancang untuk ditampilkan sebagai lukisan ataupun gambar abstrak.

Perbedaan 3D Rendering Dengan Film 3D

Shrek_render_time_3D_rendering_bottom
CATATAN: Walaupun sama-sama disebut sebagai "3D," gambar-gambar yg diuraikan diatas tidak sama dengan "Film 3D" yg pernah populer pada tahun 1950-an, dimana film tersebut menciptakan ilusi kedalaman dalam layar bioskop ketika para penonton memakai kacamata khusus. Grafis komputer 3D disebut sebagai "3D," karena cara bagaimana mereka dibuat, menggunakan model komputer 3D untuk menampilkan adegan sebelum mereka di render. Walaupun grafis 3D bisa juga digunakan dalam sebuah film 3D (dan jika mereka menjadi populer lagi), hasil akhir dari 3D rendering biasanya adalah sebuah gambar dua dimensi biasa, dan gambar-gambar ini bisa digunakan dalam gambar tercetak, di internet, media interaktif, televisi, atau bahkan di film-film.

Rendering kadang kala membutuhkan waktu yg sangat lama, bahkan walaupun dilakukan di sebuah komputer yg super kencang. Ini dikarenakan perangkat lunak yg digunakan pada dasarnya memotret ulang setiap pixel dari gambar tersebut, dan hasil kalkulasi dari hanya sebuah pixel bisa melibatkan sebuah kalkulasi lainnya yg lebih rumit, melacak pendaran cahaya sebagaimana mereka akan terpantul dalam sebuah adegan 3D. Untuk merender semua bingkai gambar dalam sebuah film animasi (seperti misalnya Shrek, Monsters Inc., atau Ice Age) bisa melibatkan ratusan komputer yg bekerja tanpa henti dalam waktu berbulan-bulan atau bahkan tahunan.

Semua studio film besar Hollywood secara umum menggunakan Linux untuk animasi dan efek visual. Mungkin tidak ada instalasi komersial Linux yg lebih besar dari miliki studio DreamWorks Animation, dengan lebih dari 1,000 dekstop PC Linux dan lebih dari 3,000 CPU server CPU.

"Untuk film animasi Shrek 3, kami akan menghabiskan lebih dari 20 juta jam render CPU hanya untuk membuat film ini.", kata CTO DreamWorks Animation, Ed Leonard. "Setiap film yg kami produksi terus menekan hingga ke batas akhir kemampuan PC dari apa yg mampu dihasilkan oleh proses rendering, sehingga membutuhkan lebih banyak dan lebih banyak lagi kekuatan komputer.". Semua orang tahu jika hukum Moore memprediksi bahwa kekuatan komputer akan meningkat dua kali lipat setiap satu setengah tahun, dan sejumlah referensi menyebutkan bahwa jam render CPU untuk fitur kartun animasi akan berlipat ganda setiap tiga tahun. Pada tahun 2001, film Shrek pertama menghabiskan sekitar 5 juta jam render CPU. Pada tahun 2004, Shrek 2 menghabiskan lebih dari 10 juta jam render CPU. Dan pada tahun 2007, Shrek 3 menggunakan 20 juta CPU render hours.

Referensi

  1. artikel tahun © 2002 oleh Jeremy Birn untuk 3dRender.com. Sumber: http://www.3drender.com/glossary/3drendering.htm
  2. Dreamworks Animation: Linux Feed an Ogre. Link: http://www.linuxjournal.com/article/9653
Next PostPosting Lebih Baru Previous PostPosting Lama Beranda

1 komentar: