Popular Post

Technology

Tentang ATI Technologies, Produsen VGA

ATI Technologies

Kantor_Pusat_ATI_Technologies_Inc
ATI Technologies Inc., adalah sebuah perusahaan korporasi di bidang teknologi semikonduktor yang bermarkas di Markham, Ontario, Kanada, yang meng-khususkan perusahaannya dalam pengembangan chipset dan unit pemroses gambar (GPU / Graphic Processing Unit).

Pertama kali didirikan di tahun 1985 dengan nama Array Technology Inc., perusahaan ini kemudian dirilis secara publik sejak tahun 1993. Advanced Micro Devices (atau yang lebih dikenal sebagai AMD) mengakusisi ATI pada tahun 2006. Sebagai salah satu perusahaan produsen semikonduktor terbesar di dunia, ATI telah memiliki fasilitas penelitian dan pengembangan dan men-subkontrakkan proses produksi dan perakitan dari semua produknya. Tetapi dengan penuruan dan kebangkrutan dari salah satu pesaing yg bernama 3dfx pada tahun 2000, ATI dan rival abadi mereka Nvidia muncul sebagai dua pemain utama dalam industri prosesor grafis yang saling bersaing untuk menjadi produsen VGA terbaik, dan pada akhirnya memaksa perusahaan lain yang lebih kecil hanya menjadi pelengkap saja.

Akusisi yang dilakukan AMD terhadap ATI pada tahun 2006 adalah sebuah strategi penting untuk pengembangan strategis divisi processor komputer mereka, yang berusaha menggabungkan fungsi pengolah data dengan fungsi pengolah grafis dalam satu chip saja. Hal ini dilakukan untuk menjaga persaingan dengan Intel (rival utama AMD) yang telah mengembangkan GPU terintegrasi dengan diluncurkannya Intel HD series. Sejak tahun 2010, prosesor grafis AMD telah berhenti menggunakan merk dagang ATI.

Seri Radeon

Radeon Series – ATI meluncurkan lini produk Radeon sejak tahun 2000 sebagaimana juga kartu akselerator 3D versi consumer, dan menjadi lini produk unggulan untuk bersaing dengan kompetitor utama mereka yaitu NVidia GeForce.

Raedon DDR yang asli sebenarnya adalah akselerator 3D pertama ATI yang mendukung penggunaan DirectX 7, memperkenalkan perangkat keras mereka yang bernama TL Engine. ATI seringkali memproduksi versi 'Pro' dengan clock speed yang lebih tinggi dari versi yang sudah ada, dan kadang kala versi 'XT' yang berarti eXTreme, dan bahkan akhir-akhir ini versi tersebut diperbaharui dengan istilah penamaan 'XT Platinum Edition (PE)' dan versi 'XTX'. Radeon series adalah dasar bagi banyak board ATI All-In-Wonder.
  1. Mobility Radeon

    Sebuah seri dari versi yang dioptimalkan dari chip grafis untuk penggunaan perangkat mobile seperti Laptop dan sejenisnya. Mereka memperkenalkan berbagai inovasi seperti misalnya modularized RAM chips, akselerasi DVD (MPEG2), notebook GPU card sockets, dan teknologi "PowerPlay" terkait power management. AMD baru-baru ini memperkenalkan versi yang kompatibel dengan DirectX 11 untuk procie mobile nya.

  2. AMD CrossFireX

    Teknologi ini sebenarnya adalah strategi ATI untuk merespon platform SLI yang diperkenalkan oleh NVidia. Ia mengizinkan penggunaan video card sekunder dan dual PCI-E motherboard yang dipasangkan dengan Chipset ATI Crossfire-compatible, sehingga kemampuan untuk mengkombinasikan performa dari kedua (atau ketiga dan keempat) kartu grafis tersebut dapat meningkatkan kinerja dalam sebuah pilihan rendering yg bervariasi. Ada pilihan diantara tambahan kartu grafis PCI-E video card yang ditancapkan pada slot ketiga PCI-E slot untuk gaming physics, ataupun pilihan lainnya untuk melakukan physics di video card yang kedua.

Referensi

  1. ATI Technologies - Wikipedia, the free encyclopedia dengan alamat http://en.wikipedia.org/wiki/ATI_Technologies

Apa itu 3D Rendering?

3D Rendering

3D Rendering adalah proses dari memproduksi sebuah gambar berdasarkan data tiga dimensi yg tersimpan dalam sebuah komputer.

proses_3D_rendering_komputer
3D rendering adalah sebuah proses kreatif yg mirip seperti fotografi atau sinematografi, karena Anda akan memberi pencahayaan pada gambar dan mengatur adegan lalu memproduksi sebuah ataupun beberapa gambar. Tidak seperti fotografi biasa, adegan yg digambarkan biasanya imajiner, dan semua yg muncul dalam 3D rendering perlu untuk diciptakan (atau diciptakan ulang) dalam sebuah komputer sebelum gambar tersebut bisa di render. Ini melibatkan banyak pekerjaan yg harus dilakukan, tetapi mengizinkan renderer jumlah kontrol kreatif yg tidak terbatas terhadap apa yg akan muncul di dalam adegan, atau bagaimana gambar tersebut dijabarkan.

Data tiga dimensional yg digambarkan bisa berupa sebuah adegan lengkap termasuk dengan model geometris dari tiga objek dimensional seperti gedung-gedung, pemandangan, atau karakter animasi - seniman 3D perlu untuk menciptakan adegan ini dengan Modeling dan Animasi sebelum Rendering dapat dilakukan. Proses 3D rendering menggambarkan adegan tiga dimensional ini sebagai sebuah gambar, diambil dari lokasi dan persektif yg telah ditentukan. Proses rendering bisa termasuk simulasi dari pencahayaan realistis, bayangan, atmosfir, warna, tekstur, dan efek optikal seperti misalnya pembiasan cahaya ataupun efek buram yg terlihat pada objek yg bergerak cepat, atau bahkan rendering bisa tidak terlihat realistis sama sekali dan memang dirancang untuk ditampilkan sebagai lukisan ataupun gambar abstrak.

Perbedaan 3D Rendering Dengan Film 3D

Shrek_render_time_3D_rendering_bottom
CATATAN: Walaupun sama-sama disebut sebagai "3D," gambar-gambar yg diuraikan diatas tidak sama dengan "Film 3D" yg pernah populer pada tahun 1950-an, dimana film tersebut menciptakan ilusi kedalaman dalam layar bioskop ketika para penonton memakai kacamata khusus. Grafis komputer 3D disebut sebagai "3D," karena cara bagaimana mereka dibuat, menggunakan model komputer 3D untuk menampilkan adegan sebelum mereka di render. Walaupun grafis 3D bisa juga digunakan dalam sebuah film 3D (dan jika mereka menjadi populer lagi), hasil akhir dari 3D rendering biasanya adalah sebuah gambar dua dimensi biasa, dan gambar-gambar ini bisa digunakan dalam gambar tercetak, di internet, media interaktif, televisi, atau bahkan di film-film.

Rendering kadang kala membutuhkan waktu yg sangat lama, bahkan walaupun dilakukan di sebuah komputer yg super kencang. Ini dikarenakan perangkat lunak yg digunakan pada dasarnya memotret ulang setiap pixel dari gambar tersebut, dan hasil kalkulasi dari hanya sebuah pixel bisa melibatkan sebuah kalkulasi lainnya yg lebih rumit, melacak pendaran cahaya sebagaimana mereka akan terpantul dalam sebuah adegan 3D. Untuk merender semua bingkai gambar dalam sebuah film animasi (seperti misalnya Shrek, Monsters Inc., atau Ice Age) bisa melibatkan ratusan komputer yg bekerja tanpa henti dalam waktu berbulan-bulan atau bahkan tahunan.

Semua studio film besar Hollywood secara umum menggunakan Linux untuk animasi dan efek visual. Mungkin tidak ada instalasi komersial Linux yg lebih besar dari miliki studio DreamWorks Animation, dengan lebih dari 1,000 dekstop PC Linux dan lebih dari 3,000 CPU server CPU.

"Untuk film animasi Shrek 3, kami akan menghabiskan lebih dari 20 juta jam render CPU hanya untuk membuat film ini.", kata CTO DreamWorks Animation, Ed Leonard. "Setiap film yg kami produksi terus menekan hingga ke batas akhir kemampuan PC dari apa yg mampu dihasilkan oleh proses rendering, sehingga membutuhkan lebih banyak dan lebih banyak lagi kekuatan komputer.". Semua orang tahu jika hukum Moore memprediksi bahwa kekuatan komputer akan meningkat dua kali lipat setiap satu setengah tahun, dan sejumlah referensi menyebutkan bahwa jam render CPU untuk fitur kartun animasi akan berlipat ganda setiap tiga tahun. Pada tahun 2001, film Shrek pertama menghabiskan sekitar 5 juta jam render CPU. Pada tahun 2004, Shrek 2 menghabiskan lebih dari 10 juta jam render CPU. Dan pada tahun 2007, Shrek 3 menggunakan 20 juta CPU render hours.

Referensi

  1. artikel tahun © 2002 oleh Jeremy Birn untuk 3dRender.com. Sumber: http://www.3drender.com/glossary/3drendering.htm
  2. Dreamworks Animation: Linux Feed an Ogre. Link: http://www.linuxjournal.com/article/9653
Tag : ,

VGA NVidia Terbaik Dengan Harga Dibawah Sejuta Rupiah

VGA Terbaik

VGA_ZOTAC_GTX_650_AMP_Edition_Video_Graphic_Accelerator_Card
Setiap orang yg sedang merakit komputer biasanya menginginkan rig nya tersusun dari parts yg terbaik, tetapi bagi mereka yg memiliki budget terbatas, pilihan yg tersedia pun ikut menjadi sangat terbatas. Pada akhirnya mereka yg termasuk dalam katagori itu akan mencari yg terbaik tapi sekaligus juga termurah.

Misalnya saat sedang mencari pengolah grafis yg terbaik untuk komputer gaming kelas menengah, tetapi dengan harga di bawah sejutaan. Tidak usah khawatir, pilihan seperti itu memang sejatinya benar-benar ada.

Salah satu pilihan yg menonjol adalah Zotac GTX 650 1GB 128Bit DDR5 yg dibanderol seharga Rp 909.000,- saja. Ini tentunya adalah pilihan yg menarik untuk sebuah VGA tingkat menengah dan masuk katagori High-End dalam Video Card Benchmark chart versi Passmark Software, dijual seharga kurang dari satu juta rupiah. Tetapi apakah ia cukup layak untuk menempati satu slot ekspansi di rig PC Gaming Anda? Keputusan tetap ada di tangan Anda.

Daftar VGA NVidia dengan harga dibawah sejuta

Berikut ini adalah daftar lengkap 87 buah Video Graphic Accelerator (VGA / Graphic Card / Video Card) merk NVidia dari berbagai merk produsen dengan harga dibawah 1 juta rupiah, lengkap dengan spesifikasinya:

NoMerkGPUSeriVRAMBuswidthData RateHargaBenchmarkVideo Card Chart
1ZotacNvidiaGTX 6501Gb128BitDDR5Rp909,0001833Medium To High-End
2BiostarNvidiaGT 7402Gb128BitDDR3Rp975,0001572Medium To High-End
3ManliNvidiaGTS 4501024Mb128BitDDR5Rp860,0001551Medium To High-End
4ManliNvidiaGTS 4501Gb128BitDDR3Rp844,0001551Medium To High-End
5ManliNvidiaGTS 4502Gb128BitDDR3Rp925,0001551Medium To High-End
6PixelViewNvidiaGT 6401Gb128BitDDR3Rp700,0001287Medium-End
7PixelViewNvidiaGT 6402Gb128BitDDR3Rp850,0001287Medium-End
8ASUSNvidiaGT 730 Keppler2Gb64BitDDR3Rp753,000925Low to Medium-End
9ASUSNvidiaGT 730 Tweak2Gb128BitDDR3Rp864,000925Low to Medium-End
10Axle/CardexNvidiaGT 7302Gb128BitDDR3Rp769,000925Low to Medium-End
11BiostarNvidiaGT 7301Gb128BitDDR3Rp720,000925Low to Medium-End
12BiostarNvidiaGT 7301Gb128BitDDR5Rp912,000925Low to Medium-End
13BiostarNvidiaGT 7302Gb128BitDDR3Rp844,000925Low to Medium-End
14Digital AllianceNvidiaGT 7301024Mb64BitDDR3Rp639,000925Low to Medium-End
15Digital AllianceNvidiaGT 7301Gb64BitDDR5Rp730,000925Low to Medium-End
16Digital AllianceNvidiaGT 7302Gb128BitDDR3Rp759,000925Low to Medium-End
17Digital AllianceNvidiaGT 7302Gb64BitDDR3Rp721,000925Low to Medium-End
18GigabyteNvidiaGT 7302Gb128BitDDR3Rp939,000925Low to Medium-End
19Inno 3DNvidiaGT 7301Gb64BitDDR5Rp691,000925Low to Medium-End
20Inno 3DNvidiaGT 7302GbDDR3Rp730,000925Low to Medium-End
21ManliNvidiaGT 7302Gb128BitDDR3Rp873,000925Low to Medium-End
22MSINvidiaGT 7301GbDDR5Rp834,000925Low to Medium-End
23MSINvidiaGT 7302Gb128BitDDR3Rp873,000925Low to Medium-End
24PixelViewNvidiaGT 7302Gb128BitDDR3Rp766,000925Low to Medium-End
25ZotacNvidiaGT 7301Gb64BitDDR5Rp811,000925Low to Medium-End
26ZotacNvidiaGT 7302Gb128BitDDR3Rp877,000925Low to Medium-End
27Axle/CardexNvidiaGTS 2501Gb256BitDDR3Rp984,000902Low to Medium-End
28ASUSNvidiaGT 4401Gb128BitDDR3Rp678,000825Low to Medium-End
29ManliNvidiaGT 4401024Mb128BitDDR5Rp770,000825Low to Medium-End
30AFOXNvidiaGT 6301024Mb128BitDDR3Rp753,000743Low to Medium-End
31AFOXNvidiaGT 6302Gb128BitDDR3Rp769,000743Low to Medium-End
32AFOXNvidiaGT 6304Gb128BitDDR3Rp818,000743Low to Medium-End
33ASUSNvidiaGT 6302Gb128BitDDR3Rp886,000743Low to Medium-End
34ASUSNvidiaGT 6301Gb64BitDDR3Rp662,000743Low to Medium-End
35ASUSNvidiaGT 6302Gb64BitDDR3Rp772,000743Low to Medium-End
36Axle/CardexNvidiaGT 6302Gb128BitDDR3Rp776,000743Low to Medium-End
37Axle/CardexNvidiaGT 6304Gb128BitDDR3Rp965,000743Low to Medium-End
38BiostarNvidiaGT 6301Gb128BitDDR3Rp707,000743Low to Medium-End
39BiostarNvidiaGT 6302Gb128BitDDR3Rp808,000743Low to Medium-End
40BiostarNvidiaGT 6304Gb128BitDDR3Rp916,000743Low to Medium-End
41Digital AllianceNvidiaGT 6301Gb128BitDDR3Rp665,000743Low to Medium-End
42Digital AllianceNvidiaGT 6301Gb128BitDDR5Rp903,000743Low to Medium-End
43Digital AllianceNvidiaGT 6301Gb128BitDDR5Rp903,000743Low to Medium-End
44Digital AllianceNvidiaGT 6301Gb64BitDDR3Rp648,000743Low to Medium-End
45Digital AllianceNvidiaGT 6302Gb128BitDDR3Rp743,000743Low to Medium-End
46Inno 3DNvidiaGT 6302GbDDR3Rp704,000743Low to Medium-End
47ManliNvidiaGT 6301Gb128BitDDR3Rp704,000743Low to Medium-End
48ManliNvidiaGT 6302Gb128BitDDR3Rp756,000743Low to Medium-End
49ManliNvidiaGT 6304Gb128BitDDR3Rp978,000743Low to Medium-End
50MSINvidiaGT 6301024MbDDR3Rp769,000743Low to Medium-End
51PixelViewNvidiaGT 6302Gb128BitDDR3Rp730,000743Low to Medium-End
52PixelViewNvidiaGT 630 Kepler1Gb64BitDDR3Rp510,000743Low to Medium-End
53WinfastNvidiaGT 6302Gb128BitDDR3Rp854,000743Low to Medium-End
54ZotacNvidiaGT 6302Gb128BitDDR3Rp779,000743Low to Medium-End
55BiostarNvidiaGT 2401Gb128BitDDR3Rp540,000649Low to Medium-End
56BiostarNvidiaGT 4301Gb128BitDDR3Rp590,000649Low to Medium-End
57BiostarNvidiaGT 4302Gb128BitDDR3Rp652,000649Low to Medium-End
58ManliNvidiaGT 4302Gb128BitDDR3Rp650,000649Low to Medium-End
59ManliNvidiaGT 4301Gb128BitDDR3Rp570,000649Low to Medium-End
60ASUSNvidiaGT 4202Gb128BitDDR3Rp691,000440Low-End
61Digital AllianceNvidiaGT 4201024Mb128BitDDR3Rp606,000440Low-End
62Digital AllianceNvidiaGT 4202048Mb128BitDDR3Rp675,000440Low-End
63GigabyteNvidiaGT 4202Gb128BitDDR3Rp792,000440Low-End
64ManliNvidiaGT 4201Gb128BitDDR3Rp658,000440Low-End
65ManliNvidiaGT 4202Gb128BitDDR3Rp740,000440Low-End
66ZotacNvidiaGT 4201Gb128BitDDR3Rp567,000440Low-End
67BiostarNvidiaGT 6201Gb64BitDDR3Rp547,000434Low-End
68BiostarNvidiaGT 6202Gb128BitDDR3Rp671,000434Low-End
69BiostarNvidiaGT 6202Gb64BitDDR3Rp626,000434Low-End
70GigabyteNvidiaGT 6201Gb64BitDDR3Rp727,000434Low-End
71BiostarNvidiaGT 5201Gb64BitDDR3Rp554,000365Low-End
72Inno 3DNvidiaGT 5201GbDDR3Rp385,000365Low-End
73Axle/CardexNvidiaGT 2201Gb128BitDDR2Rp495,000361Low-End
74BiostarNvidiaGT 6101Gb64BitDDR3Rp502,000356Low-End
75BiostarNvidiaGT 6102Gb64BitDDR3Rp566,000356Low-End
76Digital AllianceNvidiaGT 6101Gb64BitDDR3Rp551,000356Low-End
77Digital AllianceNvidiaGT 6102Gb64BitDDR3Rp616,000356Low-End
78ASUSNvidiaGT 2101Gb64BitDDR3Rp394,000300Low-End
79Axle/CardexNvidiaGT 2101Gb64BitDDR3Rp391,000300Low-End
80BiostarNvidiaGT 2101Gb64BitDDR3Rp365,000300Low-End
81Digital AllianceNvidiaGT 2101Gb64BitDDR3Rp392,000300Low-End
82GigabyteNvidiaGT 2101Gb64BitDDR3Rp456,000300Low-End
83Inno 3DNvidiaGT 2101Gb64BitDDR3Rp381,000300Low-End
84ManliNvidiaGT 2101Gb64BitDDR3Rp404,000300Low-End
85MSINvidiaGT 2101Gb64BitDDR3Rp404,000300Low-End
86PixelViewNvidiaGT 2101Gb64BitDDR3Rp378,000300Low-End
87ZotacNvidiaGT 2101Gb64BitDDR3Rp388,000300Low-End

Katagori VGA

Penggolongan masing-masing katagori VGA ditentukan dari hasil pengujian Benchmark yg dilakukan oleh Passmark Software, dan dikelompokkan berdasarkan range yg saya atur sendiri yaitu:

BenchmarkKatagori
0 - 500Low-End Video Card
501 - 1000Low to Medium-End Video Card
1001 - 1500Medium-End Video Card
1501 - 2000Medium to High-End Video Card
2001 ke atasHigh-End Video Card

Sedangkan untuk pengklasifikasian masing-masing VGA Card yg sudah pernah saya lakukan riset kecil-kecilan via internet adalah sebagai berikut:

KatagoriMerk VGA NvidiaUraian Alasan Penggolongan
Tier 1 (Kelas Paling Atas)ASUS, GAINWARD, GIGABYTE, LEADTEK (QUADRO, WINFAST), MSILatar belakang perusahaan jelas, reputasi bagus, teruji, melantai di bursa saham, dari segi penjualan produk menduduki peringkat teratas, purna jual bagus
Tier 2 (Menengah ke Atas)BIOSTAR, DIGITAL ALLIANCE, SPARKLE, ZOTACLatar belakang perusahaan jelas, reputasi lumayan bagus, seri produk cukup lengkap, purna jual lumayan (khusus Digital Alliance sudah terbukti secara pribadi)
Tier 3 (Menengah ke Bawah)AFOX, AXLE, PIXELVIEWLatar belakang perusahaan lumayan jelas, tingkat reputasi menengah, seri produk lumayan lengkap, purna jual tidak diketahui.
Tier 4 (Kelas terbawah)FORSA, GALAXY, INNO, MANLI,Latar belakang perusahaan kurang jelas, situs resmi tidak informatif, kualitas produknya kurang bisa dipercaya walaupun versi produk yg dijual lumayan lengkap.

Ulasan selengkapnya bisa dibaca disini: Tips dalam Memilih Merk VGA NVidia terbaik.

Referensi

  • * Semua penggolongan baik produk maupun merk diatas adalah versi saya sendiri dan tidak untuk diperdebatkan.
  • ** Benchmark diambil dari situs: http://www.videocardbenchmark.net/
  • *** Harga diambil dari situs: http://www.rakitan.com/simulasi.php
  • PERINGATAN: Apabila Anda hendak mengutip isi artikel ini untuk dipublikasikan lagi di situs/blog lain, harap mencantumkan sumber melalui link yg menuju ke URL halaman blog ini. Terima kasih.

Perbedaan Winning Eleven (WE) dengan Pro Soccer Evolution (PES)

WE vs PES

Pro_Evolution_Soccer_PES_2015_PlayStation_PS4
Apa sebenarnya perbedaan diantara Winning Eleven dengan Pro Evolution Soccer (PES)?
Jawabannya secara garis besar adalah TIDAK ADA. Ya, sebenarnya tidak benar-benar sama persis, sebagaimana dua-duanya adalah game yg sama, tetapi ada sejumlah perbedaan kunci yg membuat mereka harus diberi judul game yg berbeda: PES adalah reinkarnasi dari Winning Eleven.

Untuk menelaah lebih lanjut, kita harus kembali ke zaman kejayaan PlayStation 2, dimana mereka yg beruntung tinggal di Jepang memiliki kesempatan untuk mencicipi terlebih dahulu versi Winning Eleven yg baru dirilis, sementara mereka yg tinggal di Eropa, harus menunggu untuk versi Pro Evolution Soccer yg dirilis setelahnya. Walaupun di masa kini, dua judul game yg berbeda tapi isinya sama ini diluncurkan selalu berbarengan.

World_soccer_Winning_Eleven_2015
World Soccer Winning Eleven 2015, dengan Keisuke Honda sebagai covernya.

Winning Eleven pertama kali diluncurkan untuk konsol game Playstation via cakram pada awal tahun 1995 dan telah berkembang dari tahun ke tahun (masih melalui platform yg sama) hingga ke Winning Eleven 2014-2015. Kini Anda bisa menemukan game Winning Eleven diantara semua konsol game mulai dari Nintendo Wii, PlayStation 3 dan 4, PlayStation Portable (PSP) dan Xbox 360 sementara Konami masih memproduksi versi Personal Computer (PC) bahkan juga versi Winning Eleven untuk PS2 bagi mereka yg belum bisa move on dari tahun 90-an!

Perbedaan WE dengan PES

Winning_Eleven_Region_3_Edisi_Spesial_Jepang
Lalu apa perbedaan mendasar yg membedakan antara PES dengan Winning Eleven?
Ya, selain dari tanggal peluncuran yg berbeda tipis dan variasi bahasa (walaupun Anda bisa mengubah bahasa di game Winning Eleven ke dalam bahasa Inggris), adalah region. Winning Eleven (WE) adalah game yg ditujukan untuk region 3 (Jepang dan Asia). Sebagaimana yg mungkin telah Anda ketahui, secara umum ada 3 kode regional dalam hal peluncuran game: yakni region 1, 2, and 3. Dua regional awal, yaitu 1 dan 2, Pro Evolution Soccer mempertahankan judul aslinya, sementara di Winning Eleven adalah judul yg ditujukan khusus untuk region 3.

Mengapa demikian? Selain dari deskripsi singkat yg indah tentang sepakbola (Winning Eleven = Kesebelasan Pemenang), sebuah teori menyatakan bahwa merk dagang Winning Eleven sudah terlanjur melekat pada benak gamers di wilayah Asia, sementara itu nama yg sama tidak memiliki keberuntungan dari sudut pandang kesuksesan di luar Asia, dimana mereka bersaing ketat dan harus menerima kenyataan bahwa game FIFA lebih disukai oleh penggemar Amerika dan Eropa. Oleh karena itu, Konami memilih nama Pro Evolution Soccer sebagai merk dagang di region 1 dan dua, lalu tetap menggunakan nama merk dagang Winning Eleven di wilayah Asia. Sehingga kesimpulannya, Winning Eleven (WE) pada dasarnya adalah Pro Evolution Soccer dengan sejumlah perubahan yg hanya tersedia secara ekslusif untuk penggemarnya di pasar Jepang dan Asia.

Region Server Lock

Tetapi Anda harus tahu bahwa ada region server lock pada aplikasi Winning Eleven, Konami melarang akses pada online server berdasarkan regionnya. Artinya para pemain WE tidak akan bisa bertanding melawan pemain PES di region 1 dan 2, begitu juga sebaliknya. Jadi untuk pengalaman online yg terbaik, sangat disarankan bagi Anda untuk memainkan game berdasarkan region dimana Anda berada.

Sementara itu, bicara tentang region lock, Jepang memiliki versi Winning Eleven tersendiri. WE versi Jepang ini juga memiliki server online tersendiri, terpisah dari semua pemain WE di region 3. Selain itu WE Jepang ini memiliki sebuah liga J-League DLC khusus dan ekslusif yg tidak tersedia di versi region lainnya. Entah mengapa Konami memilih untuk tidak menyediakan J-League DLC di seluruh region membuat saya bertanya-tanya, padahal Konami menyertakan Liga Brazil dan Liga Argentina yg full berlisensi tetapi tidak ada J-League? Justru seharusnya mereka menyediakan J-League yg akan bermanfaat bagi liga mereka sendiri dan mendapat perhatian dari kalangan penggemar bola di seluruh dunia. Kesempatan bagi mereka untuk memperkenalkan para pemain Jepang yg berlaga di liga mereka sendiri. Bukankah itu akan bermanfaat bagi persepakbolaan Jepang?

Referensi

  1. http://winningeleven.asia/we-vs-pes
  2. http://soccerlens.com/winning-eleven-pes-whats-the-difference/71953/
Tag : , ,

Layanan Hosting Situs

Hosting

Sebuah layanan web hosting adalah jenis layanan hosting internet yg memungkinkan individu atau sebuah organisasi untuk membuat situs mereka dapat diakses melalui "World Wide Web" (www). Web host adalah perusahaan yg menyediakan ruang pada server yg dimiliki atau disewa untuk digunakan oleh klien, serta menyediakan konektivitas internet, biasanya di sebuah pusat data. Web host juga dapat memberikan ruang pusat data dan konektivitas ke Internet untuk server lainnya yg berada di pusat data mereka, disebut sebagai "colocation".

Layanan_Hosting_Situs
Layanan Hosting Situs menggunakan Server seperti ini | images courtesy: Senegal hosting.

Ruang lingkup layanan web hosting sangat bervariasi. Yg paling mendasar adalah halaman web dan hosting file berskala kecil, di mana file dapat di-upload melalui "File Transfer Protocol" (FTP) atau antarmuka Web. File-file tersebut biasanya disampaikan ke Web "seperti aslinya" atau kadang dengan pengolahan minimal. Banyak penyedia layanan Internet (ISP / Internet Service Provider) menawarkan layanan gratis ini untuk pelanggan. Individu dan organisasi juga dapat memperoleh halaman Web hosting dari penyedia layanan alternatif. Situs yg menawarkan hosting web pribadi biasanya gratis, disponsori oleh pengiklan tertentu, atau jika berbayar, biasanya harganya murah. Web hosing untuk situs bisnis (commercial) seringkali memiliki beban yg lebih tinggi daripada personal web hosting tergantung pada ukuran dan jenis situs.

Single page hosting umumnya cukup untuk halaman web pribadi. Sebuah situs yg lebih kompleks membutuhkan paket hosting yg lebih komprehensif yg menyediakan platform dukungan database dan aplikasi pengembangan (misalnya PHP, Java, Ruby on Rails, ColdFusion, atau ASP.NET). Fasilitas ini memungkinkan pelanggan untuk menulis atau menginstal script untuk aplikasi seperti misalnya forum dan manajemen konten. Juga, "Secure Sockets Layer" (SSL) biasanya digunakan untuk e-commerce.

Perusahaan hosting terkadang juga sudah menyediakan sebuah antarmuka atau panel kontrol untuk mengelola server Web dan menginstal script, serta modul lainnya dan aplikasi layanan tambahan seperti e-mail. Beberapa host mengkhususkan diri dalam perangkat lunak tertentu atau jasa (misalnya e-commerce), yg umum digunakan oleh perusahaan-perusahaan besar yg melakukan outsourcing infrastruktur jaringan.

Jenis hosting

Layanan hosting internet dapat menjalankan server Web.

Banyak perusahaan besar yg tidak menyediakan layanan internet yg secara permanen terhubung ke web untuk mengirim email, file, dll ke situs lain. Perusahaan bisa saja menggunakan komputer mereka sebagai hosting situs untuk menampilkan rincian barang dan jasa dan fasilitas untuk melayani pesanan secara online.
  • Layanan web hosting gratis

    Ditawarkan oleh berbagai perusahaan dengan layanan terbatas, kadang-kadang disponsori oleh iklan, dan banyak keterbatasan jika dibandingkan dengan hosting berbayar.

  • Bersama layanan web hosting

    Situs seseorang ditempatkan pada server yg sama dengan situs lainnya, mulai dari beberapa situs, bahkan hingga ratusan atau ribuan. Biasanya, semua domain dapat berbagi sumber daya yg tersedia di server, seperti RAM dan CPU. Fitur yg tersedia dengan jenis layanan ini dapat cukup dasar dan tidak fleksibel dalam hal software dan update. Reseller sering menjual web hosting dan web perusahaan sering memiliki rekening reseller untuk menyediakan hosting untuk klien mereka.

  • Reseller web hosting

    Memungkinkan klien untuk menjadi web host sendiri. Reseller bisa berfungsi sebagai domain individu, di bawah setiap kombinasi dari jenis terdaftar di hosting, tergantung pada siapa mereka berafiliasi sebagai reseller. Akun reseller bisa sangat bervariasi dalam ukuran: mereka mungkin memiliki dedicated server virtual mereka sendiri ke server colocated. Banyak reseller menyediakan layanan hampir identik dengan shared hosting dan memberikan dukungan teknis sendiri.

  • Virtual Dedicated Server

    juga dikenal sebagai Virtual Private Server (VPS), membagi sumber daya server ke server virtual, di mana sumber daya dapat dialokasikan dengan cara yg tidak langsung mencerminkan hardware yg digunakan. VPS sering mengalokasikan sumber daya didasarkan pada satu server ke banyak hubungan VPS, namun virtualisasi dapat dilakukan untuk sejumlah alasan, termasuk kemampuan untuk memindahkan kontainer VPS antara server. Para pengguna dapat memiliki akses root untuk ruang virtual mereka sendiri. Pelanggan kadang-kadang bertanggung jawab untuk menambal dan mempertahankan server dari kemungkinan serangan yg bisa datang secara tiba-tiba.

  • Layanan hosting khusus

    Pengguna memiliki server Web sendiri dan memegang kendali penuh atas hal itu (pengguna memiliki akses root untuk akses Linux / administrator untuk Windows); Namun, pengguna biasanya tidak memiliki server. Salah satu jenis Dedicated hosting adalah Self-Managed atau unmanaged. Ini biasanya yg paling mahal untuk paket Dedicated. Pengguna memiliki akses administratif penuh ke server, yg berarti klien bertanggung jawab atas keamanan dan pemeliharaan dedicated server sendiri.

  • Dikelola layanan hosting

    Ppengguna mendapatkan server Web sendiri tetapi tidak diperbolehkan kontrol penuh atas hal itu (tidak ada akses root untuk akses Linux / administrator untuk Windows alias ditolak); Namun, mereka diizinkan untuk mengelola data mereka melalui FTP atau alat manajemen terpencil lainnya. Pengguna adalah batasan kontrol penuh sehingga operator dapat menjamin kualitas pelayanan dengan tidak memungkinkan pengguna untuk memodifikasi server atau berpotensi menciptakan masalah konfigurasi. Pengguna biasanya tidak memiliki server. Server disewakan kepada klien.

  • Colocation layanan web hosting

    Mirip dengan dedicated web hosting, tetapi pengguna memiliki server colo; perusahaan hosting menyediakan ruang fisik yg membutuhkan server dan mengurus server. Ini adalah jenis yg paling kuat dan mahal dari layanan web hosting. Dalam kebanyakan kasus, penyedia colocation dapat memberikan sedikit atau tidak ada dukungan langsung untuk mesin klien mereka, hanya menyediakan listrik, akses internet, dan fasilitas penyimpanan untuk server. Dalam kebanyakan kasus untuk colo, klien akan administrator sendiri mengunjungi pusat data di lokasi untuk melakukan upgrade hardware atau melakukan perubahan. Sebelumnya, banyak penyedia colocation akan menerima konfigurasi sistem untuk hosting, bahkan yg bertempat di case Minitower desktop-style, tapi kebanyakan host sekarang memerlukan rack mount kandang dan konfigurasi sistem standar.

  • Cloud hosting

    Adalah jenis baru dari platform yg memungkinkan pelanggan mendapatkan layanan hosting yg kuat, terukur dan dapat diandalkan. Sebuah situs cloud web host mungkin lebih dapat diandalkan dibandingkan alternatif karena komputer lain di cloud dapat mengkompensasi ketika satu bagian dari hardware terjadi down. Juga, gangguan listrik lokal atau bahkan bencana alam tidak akan menimbulkan masalah untuk situs cloud host, sebagaimana cloud hosting adalah desentralisasi. Cloud hosting juga memungkinkan penyedia layanan untuk menagih biaya kepada pengguna hanya untuk sumber daya yg dikonsumsi oleh pengguna, bukan biaya tetap untuk jumlah yg diperkirakan akan digunakan, atau biaya tetap investasi hardware dimuka. Kurangnya sentralisasi dapat memberikan pengguna kontrol yg terbatas pada data mereka yg bisa menjadi masalah bagi pengguna terkait masalah keamanan data atau privasi.

  • Clustered hosting

    Memiliki beberapa server hosting konten yang sama untuk pemanfaatan sumber daya yang lebih baik. Server Clustered adalah solusi sempurna untuk ketersediaan dedicated hosting, atau menciptakan solusi web hosting terukur. Sebuah cluster dapat memisahkan web yang melayani dari kemampuan master basis data. (Biasanya Web host menggunakan Clustered Hosting untuk hosting bersama, karena ada beberapa manfaat bagi pengelolaan massa klien).

  • Grid hosting

    Bentuk ini didistribusikan hosting ketika sebuah server cluster bertindak seperti kotak dan terdiri dari beberapa node.

  • Rumah Server

    Biasanya sebuah mesin tunggal ditempatkan di kediaman pribadi dapat digunakan untuk satu host atau lebih, situs web dari koneksi broadband biasanya kelas konsumen. Beberapa ISP secara aktif berusaha untuk memblokir server rumah dengan pelarangan permintaan masuk ke TCP port 80 dari koneksi pengguna dan dengan menolak untuk memberikan alamat IP statis. Sebuah cara yang umum untuk mencapai nama DNS yang handal adalah dengan membuat akun dengan layanan DNS dinamis. Sebuah layanan DNS dinamis secara otomatis akan mengubah alamat IP yang poin URL ketika perubahan alamat IP.
Tag : ,

Motherboard MSI b85 g43 vs MoBo MSI h97 Gaming 3

Motherboard

Di dalam artikel tentang Perbedaan B85 H81 H87 Z87 Z97 pada Motherboard Intel Socket LGA 1150, saya mendapatkan sebuah pertanyaan yg berbunyi seperti ini: "Antara motherboard MSI b85 g43 gaming dengan MSI h97 Gaming 3 lebih bagus yg mana untuk dipasangkan dengan processor Intel Core i5-4690?".

Oleh karena menjawab dalam kolom komentar akan membuatnya menjadi sangat panjang, maka saya memutuskan untuk menjawabnya dalam bentuk sebuah artikel dan membahasnya satu persatu. Dimulai dengan processor:

Intel Core i5-4690

Processor ini pertama kali diluncurkan pada quartal kedua tahun 2014 (tepatnya bulan Mei 2014) dan merupakan bagian dari keluarga prosessor Intel seri Haswell dengan empat inti (quad-core) berkecepatan masing-masing 3,5GHz. Procie ini juga sudah dibekali dengan GPU terintegrasi yakni Intel® HD Graphics 4600 dan berjalan pada socket Intel LGA 1150. Konsumsi daya terbilang rendah hanya di angka 84 W. Harganya saat diluncurkan adalah sekitar US$213 atau jika dirupiahkan sekitar Rp 2,8 juta dengan menghitung berdasar kurs rupiah hari ini saat artikel ditulis. Kini harga yang tertera di Quantum Computer adalah Rp 2.729.000,-.

Dari segi performa, procie ini memperoleh nilai benchmark yang cukup lumayan, dengan patokan Intel Core i7-3770 @ 3.40GHz misalnya yg mendapat skor 9,373, Intel Core i5-4690 @ 3.50GHz mampu meraih angka 7,638 dalam pengujian yg dilakukan PassMark Software. Tetapi jika dibandingkan dengan produk AMD yg setara, CPU ini masih berada di bawah AMD FX-8350 Eight-Core yg nilainya ada di angka 8,981. Setidaknya ia masih di atas procie Intel Core i5-2500K @ 3.30GHz (6,469 poin) yg saya gunakan saat ini (sejak tahun 2011).

Berdasarkan penjelasan di bagian bawah, langsung saja saya buatkan head-to-head nya apakah lebih bagus memakai MSI B85-G43 GAMING atau MSI H97 GAMING 2 untuk dipasangkan dengan procie Intel Core i5-4690

Head-To-HeadB85-G43H97 GAMING 3Keterangan
Dukungan ke procie intelHaswell sajaHaswell dan BroadwellLebih bagus H97 Gaming 3
HargaRp 1.416.000,-Rp 1.676.000,-hanya berselisih Rp 260.000,- saja
Tipe MemoryDDR3 1066/1333/1600 MHzDDR3 1066/1333/1600 MHzsama
Kanal MemoryDual ChannelDual Channelsama
Slot memory44sama
Port SATA III64lebih banyak H97 Gaming 3
Port USB 3.064lebih banyak H97 Gaming 3
Share Memory VGA Maksimal512MB1024MBlebih besar B85-G43
Fitur Audio Boostversi 1versi 2-
USB Audio PowerTidakYa-
XSplit GamecasterTidakYaUntuk menunjukkan level game Anda
Guard-ProTidakYaUntuk penghematan daya listrik
OC Genie 4YaYa-
Gaming AppTidakYaMeningkatkan Frame Rate
Click BIOS 4YaYa-
Multi-GPUYaYaUntuk AMD Crossfire
Sound Blaster Cinema 2YaYa-

Demikian adalah tabel yang menjelaskan tentang perbedaan antara motherboard MSI B85-G43 dengan MSI H97 Gaming 3. Untuk penjelasan lebih detail dapat dibaca dalam penjelasan berikut ini:

MoBo MSI B85-G43 GAMING (Intel® B85 Express Chipset)

Seperti yang sudah disebutkan di judul diatas, Motherboard ini menggunakan Chipset B85 dan merupakan bagian dari keluarga Chipset Intel seri-8. Untuk mengetahui apa yg membedakan chipset dengan kode B85 dengan yg lainnya, Anda bisa melihat di keterangan gambar dibawah ini:

Perbedaan_Chipset_H81_B85_Q85_Q87_H87_Z87_LGA_1150
Perbedaan Chipset H81, B85, Q85, Q87, H87, Z87 pada Motherboard berbasis Intel Socket LGA 1150.
Mulai diperkenalkan sejak tanggal 2 Juni 2013, seluruh chipset tersebut diatas tidak mendukung penggunaan CPU Intel dengan sandi Broadwell. Tetapi H81 adalah yg terlemah diantara lainnya karena tidak mendukung penggunaan 4 slot DIMM di kanal memory (hanya bisa ditancapkan maksimal 2 stick memory / RAM saja). Sedangkan untuk B85 sendiri sedikit lebih baik daripada H81.

AAAA
Motherboard MSI B85-G43 GAMING
Sementara itu, ini adalah spesifikasi singkat dari motherboard MSI B85-G43 GAMING:
  • Hanya mendukung processor Intel Core generasi ke-4 / Pentium® / Celeron® yg berbasis socket LGA 1150
  • Mendukung penggunaan stick memory DDR3-1600 RAM
  • tersedia port USB 3.0 dan port SATA 6Gb/s
  • Terdapat fitur Audio Boost: "Hadiahkan telinga Anda dengan kualitas suara yg sebenarnya."
  • Killer Ethernet: Membunuh Lag yg menghantui komputer Anda.
  • Military Class 4: Bahan-bahan berkualitas atas & Stability
  • OC Genie 4: Overclock hanya dalam 1 detik
  • Click BIOS 4: Temukan pengaturan dengan mudah untuk system Anda.
  • PCI Express Gen 3: Merk motherboard pertama di dunia yang memperkenalkan PCI Express Gen 3
  • Multi-GPU: Dukungan terhadap AMD CrossFire
  • Sound Blaster Cinema: Pengalaman suara Surround yang mengesankan dan realistik
  • Gaming Device Port: Dioptimalisasi dengan Triple Gold-plating untuk perangkat High Polling Rate Gaming
  • Total Fan Control: Optimalkan kecepatan semua kipas sesuka hati Anda.
Motherboard ini tersedia di pasaran Indonesia dan dijual seharga Rp 1.416.000,- di Quantum Computer (dengan kurs dollar di angka 12.949,- rupiah per satu dollar Amerika). Spesifikasi dari Motherboard selanjutnya adalah:

MSI H97 Gaming 3

Dari segi harga sudah jelas beda, lebih mahal MSI H97 Gaming 3 yg dijual seharga Rp 1.676.000,- atau lebih mahal Rp 260.000,- dibandingkan MSI B85 G43 diatas.
Motherboard_MSI_H97_Gaming_3
Motherboard MSI H97 Gaming 3
MoBo ini memiliki sejumlah keunggulan dibanding MSI B85 G43 diatas, diantaranya
  • Selain mendukung penggunaan processor Intel generasi keempat, MoBo ini juga mendukung Intel® Core™ generasi ke-5 (dengan kode nama Broadwell) / Pentium® / Celeron® processors for LGA 1150 socket
  • Mendukung penggunaan stick memory DDR3-1600 RAM
  • tersedia port USB 3.0 dan port SATA 6Gb/s
  • Fitur Audio Boost 2 (telah ditingkatkan dari versi sebelumnya): "Hadiahkan telinga Anda dengan kualitas suara yg sebenarnya."
  • Killer Ethernet: Membunuh Lag yg menghantui komputer Anda.
  • USB Audio Power: Serve Stable 5V Power & Better Signal Transmission over USB (ini tidak ada di MSI B85 G43)
  • XSplit Gamecaster: Show off Your Skills and Achievements (Fitur ini juga tidak tersedia di MSI B85 G43)
  • Guard-Pro: Improved Protection and Power Efficiency (ini tidak ada di MSI B85 G43)
  • OC Genie 4: Overclock hanya dalam 1 detik
  • Gaming App: Tingkatkan Frame Rate (fps) saat bermain Game. (Fitur ini tidak ada di MSI B85 G43)
  • Click BIOS 4: Temukan pengaturan BIOS dengan mudah untuk system Anda.
  • Multi-GPU: Dukungan terhadap AMD CrossFire
  • Sound Blaster Cinema 2: Pengalaman suara Surround yang mengesankan dan realistik
  • Gaming Device Port: Dioptimalisasi dengan Triple Gold-plating untuk perangkat High Polling Rate Gaming
Jadi kesimpulannya, MSI H97 Gaming 3 lebih baik daripada MSI B85 G43 karena alasan-alasan tersebut diatas. Untuk perbedaan spek mendetail bisa dilihat di tabel berikut ini:

SpesifikasiMSI H97 GAMING 3MSI B85 G43
Socket11501150
CPU (Max Support)i7i7
Baseclock/Hyper Transport100MHz100MHz
ChipsetIntel® H97 Express ChipsetIntel® B85 Express Chipset
DDR3 MemoryDDR3 1066/1333/1600 MHzDDR3 1066/1333/1600 MHz
Memory ChannelDualDual
DIMM Slots44
Max Memory (GB)3232
PCI-Ex1622
PCI-E GenGen3 (16)Gen3(16), Gen2(4)
PCI-Ex122
PCI33
SATAIII64
M.2 port1SATA II Port: 2
RAID0/1/5/10
TPM (header)11
LAN10/100/1000*110/100/1000*1
USB 3.0 ports (Front)22
USB 3.0 ports (Rear)42
USB 2.0 ports (Front)42
USB 2.0 ports (Rear)26
Audio ports (Rear)66
DisplayPort1
VGA11
HDMI11
DVI11
VGA Max Share Memory (MB)5121024
DirectX1111
Form FactorATXATX
CrossFireYY

Cara Merakit Komputer Gaming PC Sendiri (Panduan Lengkap)

PC Gaming

Doyan main game? Ingin punya komputer (PC) gaming sendiri? Tidak usah khawatir, kini untuk memiliki sebuah komputer yg cukup andal untuk memainkan game-game berat seperti berikut ini:
Grand_Theft_Auto_GTA_V_Merakit_Komputer_Gaming
  • Call of Duty Ghosts
  • Crysis 3
  • Hitman Absolution
  • Grand Theft Auto (GTA) V
  • Far Cry 3
  • ARMA 3
  • Metro Last Light
  • Battlefield 4
  • Assassin's Creed Unity

Anda tidak harus merogoh kocek terlalu dalam. Tetapi tentu saja jika Anda bukan enthusiast / extreme gamers yg menginginkan kesempurnaan dalam detail gambar serta gameplay yg disuguhkan oleh performa spek PC Anda, dalam artian settingan ketika memainkan game-game tersebut di atas tidak harus selalu high/ultra dengan efek Anti Aliasing (AA) dan sebagainya. Apabila Anda cukup agar bisa memainkan mereka dan setting kualitas video yg memadai bagi mata biasa, maka berikut ini adalah panduan untuk merakit komputer gaming di rumah.

Sebelum memutuskan untuk merakit komputer gaming, maka ini adalah komponen komputer yg perlu Anda ketahui dan butuhkan dalam menyusun sebuah PC:
  1. CPU

    Intel_BX80637I53470_Core_i5_i5-3470_3.2GHz_3400MHz_Socket-LGA1155_6Mb_L3_Cache_Quad_Core_Desktop_Processor
    Singkatan dari Central Processing Unit (CPU), biasanya disebut singkat sebagai processor atau "procie" saja. Ini adalah otak bagi komputer Anda, yg memproses perintah data dari berbagai kanal input dan setelah diproses mengeluarkan data tersebut sehingga bisa dieksekusi oleh komponen output yg lainnya. Performa dari CPU sangat mempengaruhi kinerja PC Anda secara keseluruhan.

    CPU Favorit saya sejak dulu adalah Intel Core i5-3470 (walaupun saat ini saya menggunakan Intel Core i5-2500K yg performanya hanya sedikit di bawah 3470). Saya menyebutnya sejak dulu karena memang sudah menulis artikel untuk merekomendasikan procie ini sejak bulan Januari tahun 2013, dan hingga kini di bulan April 2015, procie ini masih relevan dan up to date untuk digunakan bermain game keluaran terbaru seperti GTA V. Anda bisa membaca disini: Merakit Komputer Gaming High-End Murah.

    CPU dengan socket LGA 1155 ini dibanderol di harga Rp 2.320.000,- (berdasarkan referensi dari www.rakitan.com/simulasi.php pada tanggal 23/04/2015 dengan kurs di angka Rp 12.949,- per satu dollar Amerika). Menariknya, CPU ini memang di luar negeri sana mengalami kenaikan harga. Jika pada tahun 2013 harga di luar negeri dalam mata uang USD adalah $183,79, maka kini harganya sudah mencapai $223. Mungkin karena kualitasnya membuat procie ini laris atau kenaikan harga bahan baku dan sebagainya yg mengakibatkan harga CPU di dunia juga ikut terkerek naik.

  2. Motherboard

    msi-b75a-g43
    Biasanya cukup disebut dengan MoBo saja. Ini adalah papan ibu (motherboard) dari PC yg akan Anda bangun di rumah, layaknya seorang Ibu, semua anak-anaknya menempel dan bergantung pada ibunya, dimana semua perangkat keras (hardware) komputer Anda tertancap dan saling terhubung melalui Motherboard.

    MoBo ini menentukan socket procie apa yg Anda gunakan, berapa konektor USB, dan jenis slot kartu expansi serta jumlahnya yg bisa Anda pakai, dan sebagainya. Berhubung rekomendasi CPU yg saya berikan di atas menggunakan socket LGA 1155, maka berpengaruh pada MoBo yg akan sy rekomendasikan adalah sebagai berikut:

    Tips untuk memilih motherboard LGA 1155 terbaik: Pilihlah Motherboard dengan Chipset berkode seri 75 atau 77 (B75, Q75, Q77, H77, Z75, dan Z77). Salah satu Motherboard dengan socket LGA 1155 dan chipset B75 termurah yg tersedia di pasaran saat ini adalah ASROCK B75M-DGS dengan harga sekitar Rp 585.000,-. Tetapi tunggu dulu, itu adalah harga pada bulan Juni 2013. untuk bulan April - Mei 2015, harga terbaru adalah Rp 729.000,- (masih di kurs dollar Rp 12.949,-). Punya dana lebih? Gunakan: MSI B75A-G43 Gaming yg berbasis intel Socket LGA 1155. Harganya? Rp 1.153.000,- (lebih mahal sekitar Rp 424.000,-).

  3. VGA

    zotac-gtx660
    Kartu Grafis atau Video Graphic Accelerator (VGA) card adalah bagian penting yg menentukan kinerja dari gaming PC Anda. Graphic Processing Unit (GPU) yg tertanam di dalam kartu grafis dirancang secara khusus hanya untuk menangani proses menampilkan grafis di layar monitor Anda.

    Beberapa motherboards dan CPU sudah dilengkapi dengan GPU terintegrasi yg sebenarnya cukup untuk menangani game-game ringan, tetapi biasanya tidak cukup untuk memainkan game berbasis 3 dimensi. Sehingga untuk itu, Anda membutuhkan kartu grafis terpisah yg akan ditancapkan pada slot ekspansi di Motherboard Anda.

    Saya sebenarnya adalah penggemar dari NVidia GeForce GTX 650 Ti, tetapi untuk performa yang lebih dahsyat lagi, saya menyarankan Anda menggunakan NVIDIA GeForce GTX 660 dengan Video Random Access Memory (VRAM) sebesar 2GB. Itu akan cukup untuk meng-handle kebutuhan gaming Anda. Pilihan termurah ada di Zotac GTX 660 2Gb DDR5 NVidia PCI Express yg dijual seharga Rp 1.743.000,-.

  4. RAM

    Corsair_Vengeance_2X4GB
    Random Access Memory / RAM (atau sebut "Memory" saja biar singkat), adalah seperti ingatan jangka pendek yg dimiliki oleh kompie Anda. Ia menyimpan data sementara sesuai dengan kapasitas yg dimilikinya dan memberi komputer Anda akses cepat ke data tersebut agar program yg berjalan bisa lebih cepat, sehingga membuat Anda bisa menjalankan beberapa program sekaligus tanpa menghambat kinerja komputer.

    Melihat tingginya kebutuhan data sistem operasi, game, program, aplikasi, dan lain-lain di zaman sekarang yg membutuhkan penggunaan RAM sangat besar, RAM dengan kapasitas hanya 2 hingga 4 GB terasa pas-pasan apabila Anda berencana untuk menggunakan komputer Anda sebagai PC Gaming. Oleh karena itu saya sarankan Anda menggunakan RAM 8GB. Saran saya pribadi sih cukup menggunakan Corsair seri Vengeance Pro / GOLD 2 x 4GB yg dijual seharga Rp 985.000,- untuk dua buah kartu RAM masing-masing dengan kapasitas 4GB.

  5. SSD dan HDD

    ssd_vs_hdd
    Mengapa saya tulis SSD (Solid State Drive) dan HDD (Hard Disk Drive)? Ini untuk kepentingan Anda juga. HDD memang murah, tetapi ketinggalan zaman, lambat, dan bising. SSD lebih mahal hingga 4-5 kali lipat harga HDD, tetapi menawarkan Anda kecepatan, daya tahan, dan hening.

    Tidak usah beli SSD yang terlalu besar kapasitasnya, cukup 120GB saja, karena ini hanya untuk OS saja, sehingga memaksimalkan pengalaman Anda saat berkomputer ria. Sedangkan untuk penyimpanan data selain OS seperti install game, file video, foto, lagu, dll, baru gunakan HDD. Dengan menggunakan SSD sebagai primary hard drive (C) Anda, masuk ke Windows hanya butuh hitungan detik, membuka aplikasi pun tidak lebih dari semenit. Anda akan mendapatkan lonjakan performa secara signifikan.

    Pilihan termurah ada di Kingston SSDNow V300 SATA 6Gb/s 120GB - SV300S37A/120G - Black sudah termasuk + bracket seharga Rp 732.000,-. Sedangkan HDD nya gunakan saja WDC Blue 1TB SATA III 64Mb yg dibanderol seharga Rp

  6. PSU

    PSU_Corsair_CX750_Modular
    Ini adalah PLN bagi komputer Anda, menerangi dan menyediakan energi listrik untuk tiap-tiap komponen. Jangan pernah remehkan fungsi PSU, karena kerusakan atau tidak stabilnya pasokan listrik bisa mengakibatkan serangan jantung, impotensi, gangguan kehamilan dan janin (pusing pala barbie...).

    Intinya kerusakan PSU bisa menyebabkan kerusakan pada komponen PC yg lainnya. Misalnya kejutan daya listrik (electroshock) membuat satu kapasitor pada Motherboard Anda mati, bisa mengakibatkan keseluruhan system environment di dalam PC Anda tidak stabil, dan berujung pada kerusakan Hardisk, VGA, dll. Repot kan? Jadi mending persiapkan diri Anda untuk membeli PSU yg berkualitas.

    Sebelumnya hitung dulu berapa watt kebutuhan daya listrik yg diminta oleh PC dengan komponen sebagaimana disebut diatas. Caranya bisa dibaca disini: Tips menghitung kebutuhan daya listrik Power Supply Unit untuk komputer.

  7. Casing

    Anda perlu menyatukan semua komponen tersebut di atas dalam satu rumah. Saat itulah casing dibutuhkan. Lanjutannya besok ya.

hitungan sementara:
SPARE PARTSDESKRIPSIQTYJUMLAH
intel LGA 1155intel i5 3470 Box (3.2Ghz Cache 6MB) intel LGA 115512.320.000,-
MB. Intel 1155ASRock B75M-DGS R2.0 intel Socket 11551729.000,-
Memory DDR3Corsair CMY8GX3M2B2133C9R (2X4Gb) Vengeance Pro (Intel Haswell) DDR311.089.000,-
Harddisk 3.5InchWDC SATA III Blue 1 TB 64Mb 3.5Inch Int 3,5 Inch1661.000,-
VGA NVidiaZotac GTX 660 2Gb DDR5 NVidia PCI Exp.11.743.000,-
Casing Mid.TowerVenomrx God Of Wind 5 Turbo Fans, Screwless,hdd/ssd1502.000,-
Power SupplyCorsair CX750M (9020061-EU) 750W CXM Series (Modular)11.244.000,-
Harddisk SSDKingston SV300S37A/120G 120GB SATA 3 + Bracket (Garansi Resmi ME) SSD1732.000,-

TOTAL: Rp9.020.000,-

Review Samsung SSD 850 EVO 250GB

850 EVO

Apa yg dimaksud dengan 3D V-NAND dan bagaimana ia bisa berbeda dengan teknologi lain yg sudah ada?

Samsung_SSD_850_EVO_250GB
Arsitektur flash memory inovatif dan unik yg diciptakan oleh Samsung adalah sebuah terobosan baru dalam usaha untuk menembus batas kepadatan media penyimpan data, performa dan daya tahan dari arsitektur planar NAND konvensional.

3D V-NAND menumpuk 32 lapisan sel secara vertikal satu demi satu ketimbang mengurangi dimensi sel dan mencoba untuk menyesuaikan dengan ruang kosong horizontal yg ada. Sebagai hasilnya, teknologi ini menyediakan kepadatan yg lebih tinggi dan kinerja yg lebih baik dengan jejak yg lebih sedikit.

Maksimalkan komputasi dengan teknologi TurboWrite untuk kecepatan baca/tulis yg tidak tertandingi.

Paket_Penjualan_Samsung_SSD_850_EVO_250GB
Raih performa baca/tulis terbaik untuk memaksimalkan pengalaman komputasi sehari-hari Anda dengan teknologi TurboWrite Samsung.

Dibandingkan dari tipe 840 EVO, tipe 850 EVO menunjukkan peningkatan pengalaman pengguna secara keseluruhan hingga mencapai 13%, sebagian besar karena random write speed (kecepatan penulisan random) yg kini meningkat hampir dua kali lipat.

850 EVO memberi Anda performa terbaik di kelasnya, dengan kecepatan baca dan tulis terus-menerus (sequential read/write speed) mencapai hingga kurang lebih 540MB/detik dan 520MB/detik.

Nikmatilah performa random yang telah dioptimasi dalam Queue Depths (QD) untuk penggunaan skenario client PC.

Tingkatkan storage memory dengan menggunakan mode RAPID

Samsung 850 EVO mSATA adalah sebuah mesin kecepatan. Dengan perangkat lunak "Samsung Magician", Anda bisa mengaktifkan mode RAPID untuk mengambil memory PC (DRAM) yg tidak digunakan dan menggunakannya sebagai cache memory dan meningkatkan kapasitas DRAM hingga total mencapai 25%.

Dengan peningkatan dramatis dari kapasitas penyimpanan, kecepatan pemrosesan data dan random QD dapat menjadi dua kali lebih cepat dibawah mode RAPID.

Daya tahan dan kehandalan didukung oleh teknologi 3D V-NAND.

850 EVO memberikan daya tahan dan kehandalan dijamin dengan menggandakan Jumlah Bytes Tertulis (Total Bytes Written / TBW) dibandingkan dengan generasi sebelumnya, yakni 840 EVO. Bersama dengan garansi industri terkemuka selama 5 tahun. Melalui peningkatan kinerja hingga 30%, 850 EVO memungkinkan kinerja yang berkelanjutan, membuatnya menjadi salah satu solusi media penyimpanan yang paling bisa diandalkan.

Penghematan energi yang didukung oleh 3D V-NAND

840 Evo memperkenalkan 2mW fitur modus perangkat tidur di 840 EVO, dan sekarang 850 EVO memperkenalkan teknologi mutakhir 3D V-NAND (yang mengkonsumsi 50% energi kurang dari planar 2D NAND), memberikan Anda efisiensi daya 25% lebih selama operasi penulisan data.

Apa itu Solid State Drive (SSD)?

Kebanyakan orang pada saat ini membeli laptop untuk kebutuhan komputasi mereka dan harus membuat keputusan antara apakah membeli sebuah laptop yang menggunakan Solid State Drive (SSD) atau yang masih memakai Hard Disk Drive (HDD) sebagai komponen penyimpan data.

SSD

Solid_State_Drive_SSD_Samsung_850_EVO_250GB
Solid-State Drive atau yang disingkat SSD (juga dikenal sebagai "Solid-State Disk" walaupun sebenarnya perangkat ini tidak menggunakan disk (cakram) beneran, {ataupun sebuah motor untuk memutar sebuah cakram}. SSD adalah sebuah perangkat penyimpan data yg menggunakan perangkat sirkuit terpadu sebagai memory untuk menyimpan data secara terus-menerus. Teknologi yg diaplikasikan dalam SSD menggunakan perangkat antarmuka elektronik yg kompatibel dengan block input/output (I/O) Hard Disk Drives (HDD) tradisional, sehingga hanya memerlukan penggantian sederhana untuk mengaplikasikannya di PC Anda. Sebagai tambahan, antarmuka Input/Output jenis baru, misalnya SATA Express, telah dirancang untuk memenuhi persyaratan spesifik dari teknologi SSD.

SSD tidak memiliki komponan bergerak (mekanikal). Ini sangat berbeda dengan cakram magnetik elektromekanikal tradisional seperti Harddisk (HDD) ataupun floppy disk, yg menggunakan cakram berputar dan head read/write yg dapat digerakkan. Dibanding dengan cakram elektomekanikal, SSD secara umum lebih tahan terhadap goncangan, berjalan hening tanpa suara, dan memiliki waktu akses data (seek time) yang lebih singkat, tidak mengalami keterlambatan/penundaan pembacaan data (low latency), serta lebih tahan lama. Bagaimanapun juga, walaupun harga SSD terus turun dari waktu ke waktu, harga per unit SSD versi consumer masih enam hingga tujuh kali lebih mahal dari HDD versi consumer.

Sejak tahun 2014, kebanyakan SSD menggunakan flash memory yang berbasis NAND (sejenis teknologi flash memory yang tidak membutuhkan catu daya listrik untuk dapat menyimpan data), yg mampu menyimpan data tanpa daya listrik sama sekali. Untuk aplikasi yang memerlukan akses data cepat, tetapi tidak begitu memerlukan data terus menerus setelah daya listrik mendadak hilang, SSD bisa dibangun dari Random-Access Memory (RAM). Perangkat seperti itu bisa mengeluarkan sumber energi terpisah, seperti misalnya baterai, dapat digunakan untuk menyimpan data setelah kehilangan tenaga listrik.

Hybrid drives atau Solid-State Hybrid Drives (SSHDs) memadukan fitur yg terdapat dalam SSD dengan HDDs di dalam satu unit yg sama, terdiri dari sebuah hard disk drive besar dan sebuah SSD cache untuk meningkatkan performa pada data yg paling sering diakses.

sumber: http://en.wikipedia.org/wiki/Solid-state_drive

- Copyright © AdrianoizE - Date A Live - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -