Upgrade PC

Artikel ini kembali untuk menjawab pertanyaan di salah satu artikel berikut: Perbedaan Seri Chipset B85, H81, H87, Z87, Z97 pada Motherboard dengan Intel Socket LGA 1150. Untuk menjelaskan secara rinci dalam kolom komentar akan menjadi sangat panjang, sehingga saya menulis satu artikel penuh untuk menjawab pertanyaan si agan.

Agan tersebut diatas baru membeli sebuah PC rakitan dengan specs sebagai berikut:
  • MoBo: MSI B85M GAMING (LGA1150)
  • Procie: Intel Dual Core-3240, 3.1GHz
  • RAM: Team Elite plus 4Gb DDR3 Dual Channel
  • VGA: none (masih berpikir keras katanya :D)
  • PSU: 450w

Jadi, yg pertama ditanyakan adalah, untuk ke depannya, upgrade parts apa yg recommended dengan spek seperti diatas.

Oleh karena itu, mari kita ulas satu persatu.

Dalam pemahaman saya, upgrade PC sangat ditentukan berdasarkan MoBo. Mengapa demikian? Jawabannya adalah karena papan ibu dari semua parts komputer (alias Motherboard) itu adalah pondasi sebuah PC yg menentukan support atau tidaknya sebuah parts untuk ditambahkan ke dalam bagian rig PC. Jadi yg pertama saya bahas adalah motherboardnya.

MSI B85M GAMING (LGA1150)

Upgrade_MSI_b85m_gaming_support_CrossFire_AMD
Motherboard MSI B85M GAMING yg tampilannya mirip dengan MSI Dragon ini memang dirancang khusus untuk gamer demi kepuasan pengalaman gaming yg sempurna. Menurut pendapat saya pribadi, ini adalah pilihan yg sangat bagus mengingat Intel socket LGA 1150 (Socket H3) adalah socket mikroprosessor yg khusus dirancang untuk mikroarsitektur Haswell, dan socket ini juga dipersiapkan untuk suksesor Haswell, yaitu mikroarsitektur Broadwell.

Walaupun dirancang sebagai pengganti LGA 1155, sistem pendinginan di socket ini dapat saling dipertukarkan karena lubang dudukan baut yg jaraknya sama (75 mm). Salah satu teknologi baru yg diperkenalkan dalam motherboard LGA 1150 ber-chipset Intel® B85 Express ini adalah "Intel Clear Video Technology".

Sebagaimana dikutip dari situs resmi MSI, sejumlah fitur yg dimiliki oleh MSI B85M GAMING diantaranya:
  • Mendukung prosessor Intel® Core™ / Pentium® / Celeron® generasi keempat untuk socket LGA 1150
  • Sudah mendukung penggunaan Memory DDR3-1600
  • USB 3.0 + SATA 6Gb/s
  • Military Class 4: menjamin Kualitas dan Stabilitas Tertinggi
  • Military Class Essentials: Perlindungan Menyeluruh untuk MoBo kelas Militer
  • fitur OC Genie 4: Overclock hanya dalam 1 detik
  • fitur Click BIOS 4: Atur sistem Anda dengan mudah
  • mendukung tampilan 4K UHD: pengalaman visual Ultra-high Definition
  • 4 Display Outputs: DisplayPort/HDMI/DVI/D-Sub Support
  • PCI Express Generasi 3: Merk Motherboard dengan PCI Express Generasi ke-3 pertama di dunia
  • Sudah mendukung Multi-GPU: dukungan terhadap fitur AMD CrossFire
Ditambah lagi keterangan di situs tersebut yg menyebutkan adanya dukungan OC memory DDR3-3000 untuk mendapatkan kecepatan loading yg super kencang, menjadikan motherboard ini sebagai pilihan cerdas yg sangat potensial untuk melakukan upgrade di masa mendatang. Selain itu, Motherboard ini biasanya diberikan jangka waktu garansi hingga 3 tahun oleh MSI.

Menurut agan untuk ke depannya, upgrade yg recommended apa nih..?

Jika pertanyaannya seperti itu, tentunya saya akan menjawab upgrade semua parts ke dukungan maksimum yg dimiliki oleh Motherboard. Contohnya procie Intel Core i7-4790K, Core-i5 4690K, atau Core i3-4170 misalnya. Kemudian karena MoBo sudah mendukung empat buah slot DIMMs DDR3 1066/1333/1600 DRAM dan support Dual-Channel mode, sebenarnya bisa di-upgrade maksimal 32GB, tetapi mungkin itu terlalu berlebihan, saya rasa upgrade RAM ke 8-16 GB DDR 1600 sudah sangat kompatibel dengan kebutuhan game-game berat zaman sekarang.

Untuk upgrade VGA Card pilihannya sangat beragam, tapi untuk "best value" (harga sesuai performa) video card versi situs benchmarker teratas adalah NVidia GeForce GTX 650 Ti, 750 Ti, atau yg lebih dahsyat lagi AMD Radeon R9 285 / 380, tapi jangan lupa untuk tetap memperhatikan kemampuan CPU agar tidak terjadi bottleneck. PSU juga harus dihitung baik-baik jika melakukan upgrade, apakah perlu diganti dengan yg lebih besar atau tidak, tapi 450watt terlalu mepet utk upgrade ke VGA gahar ataupun mengaplikasikan CrossFire yg tentunya lebih boros daya. Sisanya utk peripherals sy rasa tergantung selera dan budget.

Kalau procie i3 bagaimana gan..?

Untuk MoBo LGA1150, kalau untuk keperluan gaming mungkin Intel Core i3-4130 (Haswell) adalah salah satu pilihan terbaik tanpa harus mengeluarkan banyak uang. CPU ini akan memberikan Anda performa kelas atas tanpa harus membayar mahal sehingga Anda tidak akan menyesal dan ketika nanti sudah terkumpul uang untuk upgrade ke i5 atau i7, Anda bisa menjualnya lalu membeli yg lebih bagus. Tetapi kalau digunakan utamanya untuk rendering atau photoshop / digital 3D imaging sebaiknya pilih CPU yg lebih jago seperti Intel® Core™ i5-4670K misalnya.

CPU Intel yg berbasis mikroarsitektur Haswell sebenarnya sudah disesuaikan dengan kebutuhan gamers, menghilangkan kebiasaan lagging yg sering ditemukan di Intel Pentium dual-core seri sebelumnya. Hasil benchmark berkat teknologi Hyper-Threading sangat efektif untuk meningkatkan performa CPU Core i3, sehingga pada dasarnya semua CPU seri Haswell sudah sangat baik untuk dipasang di rig Anda. Tapi jika Anda ingin Core i3 yg sedikit lebih baik lagi, Intel Core i3-4170 adalah titik permulaan yg bagus untuk seorang enthusiasts yg ingin upgrade ke procie LGA 1150 yg lebih kencang di masa depan.

Lalu jika RAM ditambah 4gb dual channel lg gmn..? jadi total 8gb

Tidak ada masalah, MoBo Anda sudah dibekali empat buah slot DIMM sehingga menancapkan empat buah stick RAM dual-channel dengan kapasitas total 8GB sudah bagus dan cukup untuk memenuhi kebutuhan aplikasi dan gaming zaman sekarang.

Trs kalau vga saya pribadi udh mantengin powercolor R240 1gb ddr5 dgn harga kira2 700-800rb
atau powercolor R240 2gb ddr3 dgn harga yg sama juga..
berhubung mobo nya support crossfirex, jika 1gb ddr5+1gb ddr5 jadi 2gb ddr5?
atau 2gb ddr3+2gb ddr3 jadi 4gb ddr3 ?
akan tetapi kalau tidak salah mobo saya slot nya pcie 3.0 hny ada 1, dan yang lain 2.0
jd vga yang 1 dan yg ke 2 beda donk..?

DDR5 jelas lebih bagus dari DDR3, karena dalam 1 cycle di DDR5 terjadi 4x transfer data dibandingkan dengan DDR 3 yg dalam 1 clock (cycle) terjadi 2x transfer data. Untuk lebih jelasnya bisa dibaca disini: Perbedaan 64 Bit dengan 128 Bit di VGA Card.

AMD Crossfire

Untuk AMD CrossfireX (dulu Crossfire saja, tapi ini hanya sekedar brand name yg dikemas ulang saja mungkin karena adanya kesamaan nama dengan game yg berjudul Crossfire), terus terang saya sendiri belum pernah melakukannya. Tapi berdasarkan sejumlah referensi CrossFireX tidak serta merta melipatgandakan performa GPU, akan tetapi memang meningkatkan kinerja grafis antara 50% - 90 %. Dua buah VGA Card Powercolor R240 1GB DDR 5 akan bekerja lebih bagus dibanding satu buah VGA R240 2GB (apalagi yg DDR3) karena system dapat berjalan pada timing yg lebih tinggi. Tambahan VRAM juga akan membantu kinerja system komputer Anda untuk gaming dengan resolusi tinggi. Sejumlah gamer memuji CrossfireX karena mereka mendapatkan double fps ketika memainkan game dalam sistem yg mengaplikasikan CrossfireX.

AMD_Crossfire
AMD Crossfire

Akan tetapi ada juga sebagian kecil gamer yg tidak menyukai CrossFire mengatakan bahwa CrossfireX sering bermasalah dengan drivers dan beberapa game tidak kompatibel dengan konfigurasi ini, sehingga mereka cenderung menghindari CrossfireX untuk menjauhi masalah.

PCI Express 2.0 dan 3.0 adalah dua generasi yg berbeda dan juga berjalan pada data rates yg berbeda, sehingga secara teori mereka tidak akan bisa bekerja bersama-sama (slot PCIE 2.0 dibatasi pada kecepatan x4 sedangkan slot PCIe 3.0 kecepatan maksimal bandwith-nya adalah x16). Tapi Anda bisa mengaplikasikan crossfire GPU dalam kecepatan PCIe yg berbeda (contohnya PCIe x16 dengan x8). Sayangnya menjalankan crossfire antara PCIe x16 dengan x4 tidak direkomendasikan, karena performa kartu grafis akan menurun secara signifikan karena sistem secara otomatis menjalankan GPU pada kecepatan 2.0.

Mohon maaf apabila ada kesalahan informasi dalam artikel ini, oleh karena keterbatasan pengetahuan akan teknologi yg begitu luas untuk dipelajari.

Laptop untuk The Sims 4

Salah seorang pengunjung di blog ini bertanya tentang perbedaan antara GPU NVidia GeForce GT640 dengan GTX650, lebih bagus yg mana? Apakah laptop dengan VGA GT640 bisa digunakan untuk memainkan game The sims 4? Setelah berbalas komentar yg cukup panjang, intinya yg bersangkutan ingin mengetahui laptop merk apa dan dengan spesifikasi seperti apa yg sebaiknya dibeli jika ia ingin memainkan game The Sims 4.

Memilih_Laptop_Terbaik_Untuk_Game_The_Sims_4
Tips memilh laptop untuk game The Sims 4

Oleh karena itu, saya memutuskan untuk membuatkan sebuah artikel tersendiri untuk menjawab pertanyaan tersebut secara lebih terperinci.

Sekilas Tentang Video Game The Sims 4

The_Sims_4_Box_Art
Sebagaimana diketahui, The Sims 4 adalah sebuah video game simulasi kehidupan virtual yg dirilis pada tahun 2014, dikembangkan oleh studio "Maxis and The Sims Studio" serta dipublikasikan oleh Electronic Arts. The Sims 4 sebenarnya sudah diumumkan sejak tanggal 6 Mei 2013, namun pertama kali dirilis di Amerika Utara pada tanggal 2 September 2014 secara eksklusif untuk sistem operasi Microsoft Windows. Sebuah versi video game yg dirilis khusus untuk Apple Mac kemudian tersedia untuk diunduh secara digital pada tanggal 17 Februari 2015. Hingga saat ini belum ada rencana untuk merilis video game tersebut dalam versi konsol Sony PlayStation atau Microsoft XBoX.

The Sims 4 adalah PC game pertama yg memuncaki daftar game all-format dalam dua tahun berturut-turut. Game ini telah menerima berbagai pujian dan kritikan sejak peluncurannya.
Konsep game ini masih sama dengan pendahulunya, yaitu The Sims 3. Pemain mengontrol tokoh virtual yg disebut sebagai "Sims" dalam berbagai jenis kegiatan maupun hubungan personal dengan karakter lain. Sebagaimana seri yg sebelumnya, game ini tidak memiliki tujuan tertentu, dan gameplay-nya bersifat non-linier. Utilitas "Create-a-Sim" dan "Build Mode" telah didesain ulang untuk menambah kesan nyata saat menciptakan konten permainan. Hubungan emosinal memainkan peranan yg lebih besar dalam gameplay di The Sims 4 jika dibandingkan dengan seri game terdahulu, dimana hal ini juga mempengaruhi interaksi sosial diantara karakter, antarmuka pengguna, dan kepribadian para pemainnya.


Spesifikasi Minimum Untuk Memainkan The Sims 4

Sebagaimana dikutip dari situs resmi Electronic Arts selaku penerbit game The Sims 4, berikut ini adalah spesifikasi minimum dari sebuah PC / laptop yg direkomendasikan secara umum untuk dapat menjalankan game The Sims 4 dengan lancar:

Spesifikasi PC yg direkomendasikan:

  • Sistem Operasi: Windows 7,8, atau 8.1. 64 Bit
  • PROCESSOR / CPU: Intel core i5 ke atas, atau AMD Athlon X4 ke atas.
  • MEMORY / RAM: 4GB RAM.
  • HARD DRIVE / HARDISK: Setidaknya memiliki ruang kosong di HDD sebesar 9 GB dengan tambahan 1 GB untuk penyimpanan variasi konten dan saved games.
catatan: koneksi internet diperlukan untuk aktivasi produk saat proses instalasi game.

System Requirements versi systemrequirementslab.com

Akan tetapi, menurut versi SystemRequirementsLab.com, spesifikasi minimum yg dibutuhkan justru jauh lebih rendah dari versi yg disarankan Electronic Arts. Sebagaimana dapat dilihat dari tabel berikut ini:


PartsSpesifikasi Minimum yg dibutuhkan
CPU:Intel Core 2 Duo E4300 atau AMD Athlon 64 X2 4000+ (2.0 GHz Dual Core diperlukan apabila menggunakan kartu grafis terintegrasi / built-in)
Kecepatan CPU:2.0 GHz ke atas
RAM:minimal 2GB
Sistem Operasiminimal Windows XP
Video Card:NVIDIA GeForce 6600 atau ATI Radeon X1300 atau Intel GMA X4500
Sound Card:Ya, diperlukan
Ruang Kosong di HDD10 GB



Sedangkan spesifikasi yg disarankan alias recommended system requirements supaya bisa memainkan game The Sims 4 dengan lancar adalah sebagai berikut:


PartsSpesifikasi Minimum yg disarankan
CPU:Intel Core i5-750 atau AMD Athlon X4
Kecepatan CPU:-
RAM:minimal 4GB
Sistem Operasi64 Bit Windows 7,8, atau 8.1*
Video Card:NVIDIA GeForce GTX 650 atau yg lebih tinggi.
Sound Card:Ya, diperlukan
Ruang Kosong di HDD10 GB
*(tidak disebutkan dukungan terhadap Windows 10)


Spesifikasi_Minimum_Direkomendasikan_Game_The_Sims_4
Spesifikasi Minimum yg direkomendasikan untuk memainkan game The Sims 4 dengan lancar.

Ulasan Spesifikasi Komputer / Laptop untuk The Sims 4

Dilihat dari spesifikasi minimum untuk memainkan game The Sims 4 yg disebutkan oleh kedua sumber diatas, kita tidak bisa membantah bahwa game tersebut akan berjalan dengan baik pada sebuah komputer atau laptop dengan RAM berkapasitas 4 GB (untuk RAM pada laptop, bisa di-upgrade dengan menambahkan stick RAM sehingga menjadi 4GB), kemudian OS 64 Bit juga pilihan yg lebih baik ketimbang yg 32bit, ditambah lagi kapasitas HDD minimal 10GB (ini hampir pasti tersedia). Tetapi bagaimana dengan spek lainnya?

GPU / Graphic Processing Unit

Dari segi GPU, diketahui bahwa game tersebut sebenarnya bisa di-install hanya dengan menggunakan NVIDIA GeForce 6600 atau ATI Radeon X1300 atau Intel GMA X4500. Ini menarik karena NVidia GeForce 6600 adalah kartu grafis jadul NVidia seri 6 yg dirilis pada tahun 2004, atau lebih dari satu dekade yg lalu. Sedangkan ATI Radeon X1300 walaupun keluaran tahun 2007, keduanya termasuk kartu grafis kelas entry-level. Tentunya kedua VGA card tersebut tidak sebanding dengan kebutuhan ideal game The Sims 4 yg dirilis pada tahun 2014, alias hampir sepuluh tahun sejak kartu grafis tersebut pertama kali diluncurkan.

Terlepas dari pada itu, kedua kartu grafis ini sudah mendukung DirectX 9.0, sesuai dengan kebutuhan minimal The Sims 4, sehingga dapat dipastikan bahwa game ini akan tetap bisa berjalan normal pada komputer / laptop dengan spesifikasi rendah (low-spec-machines).

Akan tetapi walaupun demikian, seorang gamer yg biasa main game berjam-jam tentunya merasa tidak puas apabila kualitas grafis dalam permainan tidak maksimal (setting medium-low) akibat spek PC / laptop yg tidak memenuhi syarat. Sehingga demi kenyamanan bermain game, kita sebaiknya menggunakan spesifikasi yg disarankan (recommended requirements), dalam hal ini adalah GPU NVidia GTX 650, atau yg lebih tinggi.

Klik disini untuk membaca tentang Spesifikasi dan harga NVidia GeForce GTX 650 (Ti).

So? Oleh karena GTX 650 adalah kartu grafis untuk desktop, maka kita harus mencari padanannya dalam versi mobile untuk laptop yg biasanya berakhiran huruf "M" seperti contohnya GTX 860M, GT 750M, atau GT 650M.


Tetapi jika mencari GPU versi mobile yg memiliki performa setara GTX 650 (tanpa M) versi desktop, maka kita harus melihat terlebih dahulu skor benchmark masing-masing GPU. Berdasarkan situs Passmark Software - Video Card Benchmark, skor GTX 650 versi dekstop adalah 1.831 poin, dan GPU versi mobile (dengan akhiran "M") yg paling mendekati adalah GTX 860M (skor 1602 poin). Dua contoh laptop yg diketahui menggunakan GPU ini adalah Xenom Shiva SV15C-X2-LZ12 dan Lenovo Y50-70. Berikut adalah spesifikasi dan harganya:

  1. Xenom Shiva SV15C-X2-LZ12
    : Rp 16.199.000,-
    • Processor: Intel Core i7-4700MQ 2.40GHz
    • GPU: Nvidia GeForce GTX 860M
    • RAM: 8GB DDR3 SDRAM
    • HDD: 1TB HDD 7200RPM
    • Monitor: 15.6" Full HD LED-Backlit
    • Harga: Rp 16.199.000,-
    xenom-shiva-sv15c-x2-lz12-core-i7-4700mq-15-6-hitam


  2. Lenovo Y50-70
    : Rp 14.440.000,-
    • Processor: Intel®Core™i7 - 4710HQ (2.5 GHz)
    • GPU: Nvidia GeForce GTX 860M 4GB
    • RAM: 8GB RAM
    • HDD: 1TB HDD
    • Monitor: 15.6" Full HD
    • Sudah include Windows 8.1 original (upgradeable ke Windows 10)
    • Harga: Rp 14.440.000,-
    Lenovo_Y50-70_touch_Design

Kemahalan? Jika begitu mari kita turunkan spesifikasi GPU menjadi GTX 950M (skor benchmark 1.359 poin), salah satunya adalah laptop berikut ini:

Xenom Pegasus PS15C-DL11
: Rp 13.299.000,-
  • Processor: Intel Core i5 4210M 2.6GHz
  • GPU: Nvidia GeForce GTX 950M
  • RAM: 8GB DDR3 SDRAM
  • HDD: Hardisk 500GB HD SATA3
  • SSD: mSATA SSD 128GB
  • Monitor: 15.6" IPS Full HD LED-Backlit (1920 x 1080)
  • Harga: Rp 13.299.000,-
Xenom-Pegasus-PS15C-DL11

Apabila ketiga laptop diatas masih terasa jauh diluar budget, maka Anda bisa menoleh ke laptop dengan GPU Nvidia GeForce GT 650M yg merupakan versi mobile dari GPU GTX 650, akan tetapi skor GT 650M ini hanya 1.227, artinya berselisih 604 poin dari GTX 560. Walaupun kinerjanya turun sepertiga dari versi desktop, tetapi GPU GT 650M ini masih lumayan jago untuk memainkan game The Sims 4. Berikut adalah dua diantara pilihan laptop dengan videocard GT 650M:

Lenovo IdeaPad Y400
: Rp 10.099.000,-
  • Processor: Intel Core i7-3630QM
  • GPU: NVIDIA GeForce GT 650M 2GB DDR5
  • Memory: 8GB DDR3 RAM
  • Media Penyimpanan: 1TB HDD
  • Monitor: 14" WXGA (1366x768)
  • Free Windows 8 64bit original (upgradeable to Windows 10)
Lenovo_IdeaPad_Y400


LENOVO IdeaPad Y480
: Rp 9.999.000,-
  • Processor: Intel Core i7-3610QM
  • GPU: NVIDIA GeForce GT 650M 2GB DDR5
  • Memory: 4GB DDR3
  • Media Penyimpanan: 1TB HDD
  • Monitor: 14" WXGA (1366x768)
  • Free Windows 7 Home Premium 64bit original (upgradeable to Windows 10)
Lenovo_IdeaPad_Y480

Setelah saya perhatikan, ternyata kedua seri laptop Lenovo Y4xx tersebut diatas sudah discontinue alias tidak tersedia lagi. Kemungkinan memang sudah tidak banyak laptop yg menggunakan GPU GT 650M, sehingga agak sulit mencari variannya di pasaran saat ini. Oleh karena itu kita langsung saja turun agak jauh di bawah spek yg direkomendasikan, banyak pilihan laptop dengan GPU NVidia GeForce GT 840m (skor hanya 863 poin atau turun seribu poin dari patokan hasil tes benchmark GTX 650) seperti misalnya laptop ASUS di bawah ini:

Asus A455LN-WX031D
Rp 7.699.000,-
  • Processor: Intel Core i5-5200U (2.70Ghz, 3MB)
  • GPU: NVidia Ge-Force GT840M with 2GB VRAM
  • Memory: 4GB RAM DDR3L
  • Media Penyimpanan: 1TB HDD SATA
  • Monitor: 14" WXGA (1366x768)
  • Built-in DVD R/W
  • Garansi 12 Bulan
Asus-A455LN-WX031D

CPU / Central Processing Unit

Sementara itu untuk CPU, yg disarankan adalah Intel Core-i5 ke atas, lebih spesifik lagi adalah Intel Core i5-750 atau yg lebih tinggi. Mengingat lebih mudah untuk mensortir berdasarkan satu parameter (GPU saja atau CPU saja), ketimbang harus mencari kombinasi laptop yg speknya Core i5-750 dipasangkan dgn GT / GTX 650 (M) misalnya. Jadi CPU yg penting sudah Core-i5 saya rasa cukup untuk menjalankan game The Sims 4.

Selain itu saya pribadi percaya masing-masing produsen laptop tidak akan gegabah memproduksi laptop yg bottleneck alias tidak berimbang antara CPU dengan GPU, jadi buat saya memilih laptop berdasarkan GPU saja sudah cukup utk memastikan CPU-nya cukup OK untuk laptop tersebut.



Referensi

Cara Mengatasi Error "Display driver stopped responding and has recovered", ATIKMDAG.sys crash

Baru-baru ini saya mendapatkan pertanyaan pada salah satu komentar di artikel blog ini tentang masalah crash pada PC saat memainkan game seperti Watchdogs, GTA V, Assasins Unity, Far Cry 4, baik saat dijalankan pada setting ultra, high, ataupun medium. Ketika crash terjadi, muncul notifikasi "display driver stopped responding and has recovered". Padahal menurut yg bersangkutan, ia sudah meng-install driver VGA Catalyst 15.7 win 10 64bit. Selain itu kalau digunakan untuk memainkan game seperti disebutkan tadi, maka HSF bekerja dengan sangat keras hingga menimbulkan suara bising / berisik, sedangkan jika hanya dipakai memainkan game semacam GTA IV, PES 2015, Assassin's Black Flag dengan setting rata kanan, tidak terjadi masalah apa-apa alias lancar jaya.

Berikut adalah spesifikasi gaming rig ybs:
  • Processor: Intel core i5-3470 LGA 1155
  • VGA Card: AMD Radeon R9 280x
  • Motherboard: ECS H61H2-MV
  • RAM: 8GB
  • HDD: 2TB
  • PSU: Thermaltake 700W

Ada dua pertanyaan yg dilontarkan:
  1. Apa yg menyebabkan masalah ini terjadi?
  2. Apa solusi untuk mengatasi masalah crash "display driver stopped responding and has recovered"?

Berhubung saya tidak pernah mengalami kejadian seperti dijelaskan di atas, maka saya hanya akan berusaha membantu untuk mencari referensi di internet tentang apa penyebab serta bagaimana cara mengatasinya. Berikut adalah hasilnya:

Deskripsi Masalah

Sebagaimana dikutip dari sebuah artikel troubleshooting di situs resmi AMD disini: How to troubleshoot “Display driver stopped responding and has recovered”, ATIKMDAG.sys type errors., di artikel #27116 tersebut dijelaskan bahwa pada saat menggunakan aplikasi (biasanya sebuah permainan / game atau aplikasi berbasis video), sistem operasi atau aplikasi tersebut akan membeku (freeze), crash, ataupun keluar ke desktop secara otomatis, bahkan bisa juga menampilkan layar BSOD (Blue Screen of Death).

Pesan notifikasi error "Display driver stopped responding and has recovered" yg muncul saat bermain game.

Sebagai tambahan, sebuah pesan notifikasi error muncul yg berbunyi "Display driver stopped responding and has recovered" dan bisa juga secara spesifik merujuk kepada salah satu driver diantaranya sebagai berikut:
  • ATIKMDAG.sys
  • ATI2DVAG.sys
  • ATI2CQAG.dll
  • ATIVPK.sys
  • AMD2DVAG.sys
  • AMDKMDAG.sys
  • AMDVPK.sys

Penyebab Masalah Crash "display driver stopped responding and has recovered" pada Windows:

Masalah ini muncul ketika fitur Timeout Detection and Recovery (TDR) yg terdapat pada Windows Vista® dan Windows 7 mendeteksi Graphic Processing Unit (GPU) tidak merespon pada waktu yg sudah ditentukan oleh sistem Windows, sehingga sistem segera menginisiasi Windows Display Driver Model (WDDM) untuk mencegah terjadinya reboot. Tidak ada satu penyebab tunggal yg bisa memicu terjadinya masalah TDR ini.

Detail tambahan mengenai TDR bisa dibaca di situs resmi Microsoft, klik disini: "Display driver stopped responding and has recovered" error in Windows 7 or Windows Vista.

Langkah-Langkah Solusi Menyelesaikan Masalah TDR Crash:

Ada beberapa faktor yg bisa menyebabkan atau memicu terjadinya TDR. Berikut ini adalah sejumlah langkah yg bisa membantu Anda untuk menyelesaikan atau mengatasi penyebab masalah tersebut, diantaranya:

Catatan! Jika Anda merasa tidak nyaman atau tidak mengerti saat akan melakukan langkah sesuai instruksi berikut, maka sebaiknya serahkan agar sistem komputer Anda diperiksa oleh ahli komputer.

  • Jika masalah ini hanya terjadi ketika menggunakan aplikasi tertentu, mungkin ada file yg korup:
    • Cari informasi lebih lanjut siapa tau ada patch perangkat lunak yg mungkin tersedia.
    • Lakukan clean install atau instalasi bersih dari awal: Install ulang dengan cara uninstall terlebih dahulu, bersihkan registry (lebih mudahnya gunakan aplikasi seperti Ccleaner atau Revo Uninstaller), lalu install ulang dari awal.

  • File Microsoft DirectX® mungkin sudah ketinggalan zaman atau sudah rusak / corrupt:

  • Driver motherboard BIOS / chipset mungkin sudah usang sehingga perlu di update:
    • Coba cek di website resmi produsen motherboard yg Anda gunakan sekarang, untuk mengetahui apakah tersedia update BIOS driver / chipset

  • Sistem Operasi atau Windows mungkin memerlukan pembaruan (windows update),
    • Silakan pergi ke halaman situs resmi Microsoft berikut untuk petunjuk tentang men-download / menginstal paket layanan terbaru:

  • Beberapa masalah yg diketahui pada Windows Vista mungkin terkait dengan masalah-masalah berikut ini:
    • Mengacu pada artikel di situs Microsoft yg berlaku untuk mendapatkan download perbaikan terbaru yg diperlukan antara lain:
      • Layar komputer saat memainkan game The Flight Simulator X berkedip dan menjadi rusak pada komputer berbasis Windows Vista yg terhubung ke lebih dari satu monitor (multi-monitor gaming);
      • Enhanced Video Renderer (EVR) mengirimkan pesan EC_DISPLAY_CHANGED ketika Anda memainkan video streaming di Windows Vista;
      • Pembaruan atau update terbaru telah tersedia untuk meningkatkan kompatibilitas dan keandalan Windows Vista;
      • Virtual penggunaan ruang dalam pengembangan game Windows Vista;
      • Pesan kesalahan ditampilkan saat memasang perangkat keras baru pada sistem yg menjalankan Windows Vista;
      • Kinerja grafis dapat ditingkatkan dalam skenario multi-GPU tertentu pada komputer berbasis Windows Vista;
      • Sebuah tes WHQL tidak selesai dengan sukses di komputer berbasis Windows Vista yg memiliki beberapa display adapter dalam konfigurasi LDA
      • Pembaruan keandalan dan kinerja tersedia untuk komputer Windows Vista SP1 berbasis;
      • Anda menerima pesan "Stop 0x0000010E" atau "UNREG 0x000000C1" pesan kesalahan pada komputer berbasis Windows Vista atau pada komputer Windows Server 2008 berbasis;
      • Deskripsi Windows Vista atau Windows Server 2008 perbaikan terbaru yg menyelesaikan sistem tertentu dan aplikasi crash pada komputer yg memiliki prosesor multi-core;
      • Sebuah kartu grafis tidak dihapus dari pengaturan tampilan pada komputer yg menjalankan Windows Server 2008 atau Windows Vista SP1 jika Anda mencabut kartu saat komputer sedang tidur atau di hibernasi;
      • Berhentinya sistem karena kesalahan pada komputer Windows Vista Service Pack 1 berbasis atau Windows Server 2008 berbasis yg memiliki adapter grafis terintegrasi dan adaptor grafis diskrit: "Stop 0x00000018"

  • Sistem Operasi (Windows) mungkin memiliki sistem / file registry yg korup
    • Coba bersihkan registry sistem operasi, untuk mudahnya gunakan CD asli Windows, atau jika Anda tidak punya, (atau bahkan bajakan), gunakan aplikasi pihak ketiga seperti Wise Registry Cleaner, CCleaner, dan sejenisnya.

  • Lakukan Clean Install Windows
    • Catatan! Melakukan instalasi bersih dari sistem operasi akan menghapus semua data pada hard drive. Pastikan semua data penting di back-up sebelum melakukan tindakan ini

  • Driver kartu grafis mungkin memiliki masalah atau ada file korup:
    • Baca petunjuk tentang bagaimana men-download / menginstal driver terbaru untuk kartu grafis Anda;
    • Install Ulang driver kartu grafis Anda;
    • Perhatikan catatan rilis driver di situs resmi kartu grafis untuk menentukan apakah ada cara untuk memperbaiki masalah spesifik Anda

  • Prosesor yg di overclock (CPU), ataupun modifikasi kartu grafis atau memori dapat menyebabkan ketidakstabilan sistem:
    • Coba jalankan semua komponen hardware pada pengaturan default
    • Caranya lihat di buku manual motherboard untuk petunjuk tentang cara mengatur perangkat keras untuk pengaturan default

  • Catu daya yg tidak memadai atau rusak (maksudnya disini adalah PSU) dapat membuat kartu prosesor / grafis tidak berfungsi dengan baik

  • CPU dan / atau GPU mungkin terlalu panas:
    • Periksa suhu operasi dari CPU atau GPU melalui BIOS motherboard. Baca keterangan yg terdapat pada manual motherboard untuk instruksi lebih lanjut.
    • Pastikan suhu tidak melebihi suhu operasi maksimum yg disarankan untuk produk tersebut:
      • Lihat keterangan yg tercantum pada AMD Products Resource Center untuk menentukan suhu operasi maksimum setiap CPU AMD
      • Hubungi atau kunjungi situs resmi produsen kartu grafis untuk menentukan suhu operasi maksimum GPU. Anda juga bisa mengetahuinya dari forum-forum di internet seperti Tom's Hardware atau Kaskus misalnya.
    • Jika perangkat keras di atas suhu operasi maksimum:
      • Pastikan GPU / CPU AMD sudah menggunakan heatsink / fan (HSF) berkualitas tinggi yg digunakan pada prosesor
      • Pastikan unit HSF yg terpasang pada prosesor sudah benar
      • Pastikan bagian bawah HSF yg diletakkan di atas prosesor sudah memiliki ruang yg cukup;
      • Pastikan bahwa kipas pada kartu grafis dan prosesor heat sink terhubung dengan benar dan bahwa kipas berputar dengan normal ketika sistem dinyalakan
      • Periksa apakah ada kabel yg longgar sehingga atau menghalangi aliran udara dalam casing komputer Anda
      • Pastikan aliran udara dalam sistem beredar dengan benar
      • Air harus mengalir di dari depan casing dan keluar melalui belakang case komputer.

  • Kegagalan atau Kerusakan pada Hardware (antara prosesor, kartu grafis, motherboard dan / atau memori) dapat menyebabkan ketidakstabilan sistem
    • Jika memungkinkan, coba uji hardware di sistem lain untuk menentukan apakah masalahnya ada di perangkat keras
    • Coba jalankan tes memori untuk menentukan stabilitas memori: https://technet.microsoft.com/en-us/magazine/ff700221.aspx
    • Utilitas atau tools buatan pihak ketiga berikut ini akan membantu Anda untuk menguji memori Anda apakah ada kesalahan atau tidak: Memtest86
    • Jika menggunakan beberapa modul memori:
      • Uji setiap modul memori secara individual dalam sistem komputer Anda, caranya pasangkan satu memory saja secara bergantian saat menjalankan Windows. Sebelumnya baca dulu buku manual motherboard untuk menentukan yg slot dapat digunakan untuk pemasangan memori tunggal
      • Pastikan setiap modul diidentifikasi pada ukuran dan kecepatan yg benar
    • Apabila semua cara diatas tidak berhasil, hubungi produsen memori dan / atau produsen motherboard untuk petunjuk pemecahan masalah yg lebih komprehensif;
    • Ini cara paling mudah sekaligus ekstrim dan berbiaya mahal: Ganti hardware atau PC Anda.
Semoga berhasil!
* dikutip dari berbagai sumber.

Modem First Media

Beberapa hari terakhir, saya mengalami kejadian yg kurang menyenangkan dgn modem First Media yg terpasang di rumah. Koneksi yg biasanya lancar tanpa ada masalah mendadak tidak berfungsi padahal modem dalam keadaan hidup dan sinyal Wi-Fi bisa terkoneksi dgn smartphone maupun laptop yg biasa saya gunakan untuk menulis artikel di blog ini. Akan tetapi walaupun tersambung dgn jaringan Wi-Fi, di icon koneksi WiFi pada notification bar Windows tercantum keterangan "Limited Access". Begitu juga saat menggunakannya di smartphone, muncul notifikasi "No Internet Connection" atau "Check Your Network Connectivity".

Cara Mengatasi Masalah Koneksi First Media

Awalnya saya berpikir masalah ini disebabkan karena tagihan bulan ini sudah terbit tapi saya belum membayarnya. Saya kemudian segera membayar tagihan FirstMedia melalui ATM Mandiri terdekat. Usai membayar saya lalu kembali ke rumah dan menyalakan modem, akan tetapi masalah yg sama masih berlanjut. Artinya penyebab masalah ini bukan karena masalah tagihan.

Saya mencoba opsi kedua dgn menelepon nomor customer care First Media Surabaya di nomor 031-2950700, akan tetapi petugas yg melayani saya hanya mencoba membantu untuk me-refresh dari system mereka dan saya diperintahkan untuk me-restart modem dgn mencabut kabel power, menunggu selama 10 detik, lalu menghidupkannya kembali. Akan tetapi cara ini masih tetap belum berhasil menyelesaikan masalah saya. Modem masih seperti tadi, hidup, bisa connect, tapi tulisan di laptop "Limited" entah Connection atau Access saya lupa. Sambungan telepon yg kedua ke nomor customer care hanya menghasilkan penjadwalan kedatangan teknisi ke rumah pada hari minggu (lusa).

Klik disini untuk membaca artikel tentang Cara Mengganti Password WiFi di rumah Anda ~ Membuka halaman konfigurasi router.

Saya yg penasaran kemudian mencoba untuk mencari-cari sendiri masalahnya, dan memperhatikan lampu LED yg ada di bagian depan modem terus berkedip di bawah tulisan DS. Saya lalu berpikir mungkin disini masalahnya.

Bagi Anda yg penasaran dgn apa arti lampu LED warna hijau yg menyala atau berkedip pada modem First Media Anda (seperti gambar di bawah ini), berikut adalah penjelasannya:

Deretan lampu LED di modem router First Media
Deretan lampu LED di modem / router First Media.

Apa arti dari lampu LED yg terletak di bagian depan modem First Media?

Lampu LED yg terletak di bagian depan modem First Media sangat penting untuk memberi informasi apakah perangkat tersebut bekerja dgn normal, seperti misalnya punya daya listrik, atau mentransmisikan data dgn baik.

Lampu LED yg paling penting adalah power serta link dan online, yg menunjukkan apakah unit modem / router memiliki daya listrik dan bisa mentransmisikan sinyal WiFi. Jika Anda curiga bahwa Anda mengalami kerusakan jaringan di sekitar area perumahan Anda, maka Anda bisa menghubungi nomor telepon customer service First Media di nomor 031-2950700 (Area Surabaya, untuk Area lain silakan cari sendiri di internet).

Akan tetapi jika Anda menanyakan kepada tetangga yg sama-sama menggunakan layanan jaringan internet FirstMedia, ternyata di tempat lain tidak ada masalah, itu berarti hanya jaringan di rumah Anda saja yg bermasalah.

Klik disini untuk membaca artikel tentang Cara Mengganti Password WiFi First Media melalui Setting.

Lampu LED DS merupakan singkatan dari DownStream dan merupakan fase pertama dari tahapan modem untuk memeriksa ketersediaan jaringan untuk men-download konten dari internet sedangkan US adalah singkatan dari UpStream yg memiliki arti modem sedang menguji kemampuan upload jaringan.

Untuk terkoneksi, modem perlu menemukan sinyal downstream dan mensinkronisasi waktu ke frekuensi yg tepat untuk menemukan semua kanal jaringan internet. Lalu kemudian modem akan mencoba untuk menemukan kanal upstream dan mengatur daya hingga melewati fase ini. Modem kemudian mengunci fase secara tepat dari sinyal internet sehingga bisa mentransmisikan pada waktu yg tepat atau selebihnya.

Lampu LED US dan DS berarti modem sedang mencoba untuk melakukan fase kalibrasi dgn jaringan internet, sehingga apabila fase kalibrasi ini terhendi dan lampu LED pada modem / router FirstMedia terus berkedip dan berikutnya tidak menyala, berarti ada sesuatu yg salah. Kemungkinannya antara sambungan kabelnya tidak terlalu bagus, atau malah ada kabel yg terputus sehingga modem gagal berfungsi dgn baik.

Jadi saran saya, apabila lampu LED di router / modem First Media Anda berkedip dan tidak berhasil melewati fase DS / US, coba cek dan telusuri kabel-kabel dan perhatikan apakah pemasangannya sudah benar atau ada yg terlepas / bengkok. Apabila masalah masih berlanjut, silakan hubungi dokter,... eh, customer service First Media untuk dibantu refresh dari system mereka, lalu restart modem dgn cara mencabut kabel power selama 10 detik dan menyalakannya lagi. Jika masih tidak berhasil, mintalah untuk dijadwalkan kunjungan teknisi ke rumah Anda. Semoga berhasil!

Referensi

  • Pengalaman pribadi;
  • Berbagai sumber dari internet.

GTX 970

Sudah hampir setahun sejak NVidia meluncurkan seri kartu grafis GeForce GTX 970, akan tetapi hal tersebut tidak menghalangi Gigabyte untuk terus merilis versi terbaru dari GPU yg sangat populer di kalangan gamer dan PC builder tersebut.

Gigabyte_NVidia_GeForce_GTX_970_Twin_Turbo_4_GB
Gigabyte GeForce GTX 970 Twin Turbo 4 GB.

Gigabyte baru-baru ini meluncurkan GeForce GTX 970 Twin Turbo 4 GB, yg memiliki fitur desain terbaru blower style cooling system dan sudah termasuk fitur Gigabyte's Twin Turbo fans. Rancangan eksklusif ini dibuat untuk menarik udara dari kedua sisi kipas dan memaksanya melewati GPU serta di belakang case. Pihak perwakilan Gigabyte menyatakan tambahan fitur ini mampu menyediakan tambahan 24 persen aliran udara dan peningkatan performa pendinginan hingga 29% bila dibandingkan dgn desain blower NVidia lainnya.

Spesifikasi Gigabyte GTX 970

NVidia GeForce GTX 970 Twin Turbo ditawarkan dgn paket overclocked dari pabrikan Gigabyte, dan paket tersebut sudah termasuk dua pengaturan BIOS yg berbeda. "Gaming Mode" berjalan pada clock 1076 MHz dan bisa ditingkatkan lagi dgn fitur boost clock hingga 1216 MHz. Sedangkan "OC Mode" memiliki clock dasar yg lebih agresif, berjalan pada 1101 MHz, sejalan dgn boost hingga mencapai 1241 MHz. Memory sebesar 4 GB ditanamkan untuk berjalan pada kecepatan reference 7010 MHz.

Gigabyte_NVidia_GeForce_GTX_970_Twin_Turbo_4
Desain kipas penyejuk Gigabyte GTX 970 Twin Turbo yg meningkatkan efisiensi hingga 29%.

Gigabyte GTX 970 Twin Turbo dirancang dgn teknologi Ultra Durable VGA yg dimiliki oleh perusahaan tersebut. Gigabyte mengatakan bahwa Ultra Durable VGA dapat membatu menurunkan temperatur GPU dan memory dgn menggunakan dua kali jumlah tembaga yg biasanya dipakai dalam desain tradisional PCB. Solid capacitors, metal choke, dan tier one memory adalah semua bagian yg digunakan dalam rancangan tahan banting. Gigabyte mengklaim bahwa fitur-fitur ini dapat menghasilkan kemampuan overclocking alias overclockability yg lebih baik sekaligus meningkatkan efisiensi konsumsi daya.

Gigabyte_NVidia_GeForce_GTX_970_Twin_Turbo
Pemilihan komponen material berkualitas tinggi seperti solid capacitors, metal choke, dan tier one memory menambah keunggulan VGA Card Gigabyte GTX 970 Twin Turbo ini.

Walaupun mungkin sedikit terlambat untuk terjun ke pasar segmen atas khususnya GTX 970, akan tetapi pendekatan segar dari Gigabyte dgn model kipas terbaru ini akan memicu perhatian para gamer untuk mencoba menjalankan SLI pada rig mereka. Solusi yg ditawarkan Dual-fan dan triple-fan yg dialirkan ke belakang casing bisa menjadi peluang yg cukup baik untuk melakukan konfigurasi SLI yg selalu lapar akan udara segar, sebagaimana diklaim oleh Gigabyte.

Belum jelas berapa harga yg akan ditawarkan oleh Gigabyte untuk seri GeForce GTX 970 Twin Turbo 4 GB, akan tetapi kita akan segera mengetahuinya di toko-toko komputer terdekat di kota Anda.

PES 2015

Anda yg mengaku sebagai gamers sekaligus penggila bola belum sah kalau belum memainkan video game yg satu ini. Ya, game yg dulunya lebih populer dgn versi Winning Eleven di PlayStation 1 dan 2, lalu kini gamers gibol lebih mengenal versi Pro Evolution Soccer alias PES. Walaupun ia memiliki saingan yg dikeluarkan oleh Electronics Arts (EA Games), yakni game FIFA, game PES besutan Konami ini masih tidak tergoyahkan sebagai video game paling populer di kalangan penggemar sepakbola.

Usia tidak menghalangi orang-orang untuk memainkan video game ini, tidak hanya di rumah, bahkan hingga di kantor para pegawai / karyawan laki-laki banyak yg membawa konsol PlayStation atau laptop mereka, lengkap bersama stick PS2/XBOX untuk bertanding melawan rekan sekerja di kantor.

Sekedar informasi, perbedaan antara game Winning Eleven dgn Pro Evolution Soccer (PES) adalah: selain dari perbedaan nama, lisensi, region, tidak ada perbedaan dari segi gameplay. Penjelasannya bisa dibaca disini: Perbedaan Winning Eleven (WE) dengan PES (Pro Evolution Soccer)

Sebagaimana yg telah kita ketahui, Konami sebagai produsen dari game ini telah merilis seri terbaru dari PES yaitu Pro Evolution Soccer 2015. Gamers bisa memainkan versi konsol PlayStation maupun versi PC. Tetapi mana yg lebih baik: Membeli PlayStation 4 untuk memainkan PES 2015 atau merakit sebuah PC gaming?

Artikel ini akan menjawabnya secara terperinci untuk Anda.

Playstation 4 plus PES 2015

Untuk memainkan game ini di konsol PlayStation 4, maka Anda harus merogoh kocek cukup dalam. Mengingat tidak hanya diperlukan sebuah konsol lengkap berikut controller plus CD game dari PES 2015, Anda juga diwajibkan menyediakan sebuah televisi LCD/LED layar datar karena konsol ini tidak mendukung penggunaan TV tabung secara langsung (lagipula siapa yg mau memainkan game resolusi HD di sebuah TV tabung?).

Tidak sedikit orang yg membandingkan kualitas grafis video game yg dimainkan melalui Playstation, XBOX, maupun PC, dimana menurut pendapat pribadi saya, jelas detail grafis PC paling jago dibanding lainnya karena bisa disetting tergantung kemauan (dan spek rig PC Gaming tentunya).

Dari segi budget, dan berdasarkan penelusuran di sebuah situs online shopping terkenal Indonesia, paket bundling PS4 plus game PES 2015 dihargai Rp 5,8 juta rupiah. Ditambah monitor (televisi) layar datar LED ukuran 32" inch termurah mungkin bisa didapat dgn harga Rp 2,5 juta rupiah. Itu artinya Anda wajib menyediakan dana minimal Rp 8,3 juta rupiah untuk dapat memainkan game ini di rumah.

free-toshiba-32RL953-tv-ps3-slim-large
Siapkan 8,5 juta rupiah jika ingin menebus kedua perangkat ini di rumah Anda.

Lalu bagaimana dgn opsi merakit PC Gaming?Apakah bisa menjadi lebih murah atau justru lebih mahal? Langsung saya jawab aja ya, kalau sekedar untuk memenuhi reccomended requirements PES 2015 saja, merakit PC Gaming bisa jadi jauh lebih murah ketimbang membeli konsol game (berikut gamenya). Selain itu dari segi fungsi jelas PC jauh lebih bervariasi ketimbang PS yg hanya bisa bermain game atau memutar DVD Blu Ray saja.

Merakit Komputer Gaming Untuk PES 2015

Sebagaimana dikutip dari situs SystemRequirementsLab.com, spesifikasi minimum yg dibutuhkan agar bisa memainkan game ini adalah processor Intel Core 2 Duo @ 1.8 GHz atau AMD Athlon II X2 240 berkecepatan minimal 1.8 GHz, kapasitas RAM minimal 1 GB, VGA Card NVIDIA GeForce 6800 atau ATI Radeon X1300 ataupun kalau menggunakan Video Card integrated/dedicated, maka tidak kurang dari Intel HD Graphics 2000 (dgn 512 MB VRAM), berjalan di Windows Vista SP2/ 7 SP 1 serta membutuhkan kapasitas storage kosong sebesar 8GB. Tetapi tentu saja kita tidak ingin membangun komputer cetek model begini.

Minimum_Recommended_Requirements_Pro_Evolution_Soccer_PES_2015
Minimum dan Recommended Requirements untuk PES 2015 terbilang rendah / low-end PC.

Untuk recommended requirements alias spesifikasi yg disarankan oleh situs tersebut adalah procie Intel Core i3-530 atau AMD Phenom II X4 925 dgn kecepatan CPU minimal 2.93 GHz, kapasitas RAM paling kecil 2 GB, operating system minimal Windows Vista SP2/ 7 SP 1, dan VGA Card paling tidak NVIDIA GeForce 7950 atau ATI Radeon HD 2400 atau kalaupun pakai video card dedicated minimal yg sudah Intel HD Graphics 3000 (dgn VRAM 1 GB).

Tetapi menggunakan Intel HD Graphics walaupun sudah versi 4000, 4400 atau seterusnya, tetap saja menyimpan masalah karena pengaturan VRAM default dari intel yg hanya 32 / 64 Mb saja, sehingga untuk memperbesar kapasitas VRAM pada dedicated GPU semacam Intel HD Graphics akan mengambil sumber dari kapasitas RAM komputer Anda yg bisa dilakukan melalui setting di BIOS.

Tetapi saya tidak menyarankan mengikuti recommended requirements tersebut diatas. Mengapa demikian? Kita lihat bahwa spek PC yg disebutkan diatas masih masuk ke kategori low-end PC gaming. Berhubung kebutuhan spek gaming PC yg terus meningkat setiap tahunnya, jika Anda memutuskan untuk merakit komputer dgn spek minimum seperti diatas, maka Anda akan langsung tertinggal tahun depan plus kemungkinan berat untuk memenuhi persyaratan minimal untuk PES 2016. Jadi kita akan kalikan dua spek diatas!

Central Processing Unit (CPU) alias Procie

Untuk procie, yg direkomendasikan oleh situs SystemRequirementsLab.com untuk bermain game PES 2015 adalah Intel Core i3 530 @ 2.93GHz yg masih menggunakan Socket LGA1156, CPU ini menghasilkan angka rataan benchmark sebesar 2580 sehingga menempati peringkat 777 di daftar Procie terbaik sepanjang masa.

Benchmark_Intel_Core_i3_530
Benchmark Intel Core i3 530 @2.93GHz.
Harganya kini sekitar Rp 817.000,-. Procie generasi pertama core-i3 ini bukan tergolong high-end, melainkan masuk kategori "High to Mid range CPU", tetapi karena socket yg digunakan sudah tergolong jadul (diperkenalkan January 2010 jadi wajar masih pakai LGA 1156), maka kita tingkatkan saja menjadi yg lebih update yaitu procie berbasis socket LGA 1150 saja supaya kekinian plus lebih gampang upgrade di masa mendatang. Selain itu teknologi terbaru memang menawarkan perbaikan-perbaikan dibandingkan seri yg lebih lama, termasuk efisiensi dan konsumsi daya yg lebih rendah (selain dari speed).

Pilihan saya jatuh kepada Intel Core i3-4170 @ 3.70GHz (Haswell series) yg harganya terpaut cukup jauh dari i3-530, yaitu di sekitar Rp 1.440.000,-. Tetapi penambahan harga ini menghasilkan lonjakan performa yg cukup signifikan.

Update terakhir tanggal 3 Agustus 2015, saat USD sudah di angka Rp 13.550,-/1 dollar Amerika, maka harga CPU Intel Core i3-4170 ikut naik ke Rp 1.530.000,-.

Hasil_Benchmark_Intel_Core_i3_4170
Hasil Benchmark Intel Core i3-4170 @ 3.70GHz oleh Passmark.

Video Graphic Accelerator alias VGA

Spek VGA yg disarankan adalah NVIDIA GeForce 7950 dgn kapasitas VRAM 1Gb, namun versi ini jelas sudah jauh ketinggalan zaman.

Spesifikasi & hasil benchmark GPU GeForce Go 7950 GTX yg hanya memunculkan angka 265.
Oleh karena itu, kita sudah pasti tidak akan memasangkan VGA Card ini dengan CPU Intel Core i3-4170 @ 3.70GHz yg sudah dipilih sebelumnya.

Pilihan saya tidak pernah jauh-jauh dari NVidia GeForce GTX 650 Ti 1Gb, bisa juga pilih versi VRAM 2GB seperti Zotac GTX 650 Ti Boost 2Gb DDR5 NVidia PCI Exp. yg dihargai sekitar Rp 1.623.000,- (lihat kurs dollar terlebih dahulu, pada waktu artikel ini ditulis, mata uang Dollar sedang mengamuk di seluruh dunia hingga rupiah tunduk di angka Rp 13.450,-).

Update, selain Core i3-4710 yg mengalami kenaikan harga sebesar 90 ribuan menjadi Rp 1.530.000,-, harga VGA Card dengan GPU NVidia GTX 650 Ti juga ikut mengalami kenaikan. Khusus untuk merk Zotac GTX650Ti, di situs rakitan.com sudah tidak tersedia lagi. Yg ada hanya PixelView GTX650Ti 1Gb 128bit DDR5 yg dijual seharga Rp 1.737.000,- (sebelumnya Rp 1.610.000,-. Sebenarnya momen seperti sekarang saat Dollar sedang tinggi-tingginya, kurang tepat sih kalau pengen ngerakit komputer, mengingat harga parts komputer di Indonesia sangat dipengaruhi oleh kurs Dollar Amerika (USD).


Motherboard alias MoBo

Sebelum membahas MoBo, sebaiknya Anda perlu mengetahui perbedaan seri chipset yg digunakan masing-masing motherboard. Untuk MoBo dengan socket Intel LGA 1150, hingga saat ini ada enam chipset berbeda yg tersedia di pasaran, dibagi menjadi dua kategori: kelas konsumen & kelas bisnis. Chipset yg diperuntukkan untuk konsumen diantaranya Z87, H87, & H81 adalah ditujukan untuk pengguna rumahan kelas menengah ataupun enthusiast plus termasuk di dalamnya sejumlah fitur yg ditujukan untuk meningkatkan performa system secara keseluruhan. Sedangkan chipset yg diperuntukkan untuk kelas bisnis (Q87, Q85 and B85), tidak terlalu banyak fitur performa yg dibenamkan tetapi lebih kepada fitur-fitur yg utamanya sangat berguna bagi departemen IT dalam perusahaan-perusahaan besar.

Selengkapnya bisa dibaca disini: Perbedaan B85 H81 H87 Z87 Z97 pada Motherboard Intel Socket LGA 1150.

Untuk motherboad yg menggunakan socket LGA 1150, ada beberapa pilihan murah tapi menggunakan chipset yg bagus untuk Motherboard Intel Socket LGA 1150 yg tersedia di pasaran dan bisa Anda pertimbangkan untuk digunakan pada rig Anda. Misalnya B85H3-M7 Intel Socket LGA 1150 yg kini berharga Rp 927.000,- (sebelumnya Rp 789.000,-). Alasannya bisa dibaca link yg sudah diberikan diatas, intinya sangat bermanfaat jika kita berencana untuk upgrade parts di masa mendatang.

PC Gamingku

Kini berakhir sudah kebersamaan sekitar tiga tahun dengan PC Gaming kesayanganku yg selama ini menemani keseharian bermain game CoD berbagai seri, Battlefield 3, Crysis, Assassin's Creed, PES 2013 - 2015, dan lain-lain. Mulai dibangun sejak tahun 2011 akhir, di pertengahan 2015 PC tersebut telah aku "mutilasi" lalu kujual di Kaskus hingga kini tersisa dua buah hardisk internal WD Caviar Green 2TB (batal dijual karena sayang isinya) plus sebuah VGA Card MSI GTX 460 Cyclone 1Gb OC Edition (belinya Rp 1.865.000, terjual IDR 800K).

PC_Gaming_Processor_Intel_Core_i5-2500K_NVidia_GeForce_GTX460
PC Gamingku dengan Processor Intel Core i5-2500K plus NVidia GeForce GTX 460.

Awal membelinya aku memasangkan sebuah processor yg mendapat gelar "Procie of The Year" majalah CHIP pada saat itu, yakni Intel Core i5 2500K seharga Rp 2,5jt (laku terjual second seharga Rp 1,5jt) lalu menyandingkannya dengan VGA Card yg juga mendapat predikat "The Best Video Card" dari majalah yg sama, MSI NVidia GeForce GTX460 (arsitektur Fermi) dengan VRAM 1GB. Pada saat itu kebutuhan RAM untuk gaming masih belum terlalu besar seperti sekarang, sehingga 4 GB dari Corsair Vengeance LP (kejual Rp 325rb doang) dirasa cukup untuk mengisi dua slot RAM yg tersedia di Motherboard MSI B75MA-P33 socket LGA 1155 (belinya 900rb tahun 2013, laku Rp 400ribu aja tahun 2015).

Lalu mulailah tetek bengek peripherals dipilih untuk menemani parts inti PC gaming tersebut, seperti misalnya casing VenomRX Habu V2 (beli 800rb, jual 400rb), PSU Corsair CX600 (beli 900rb 2014, jual 600rb 2015), fan Cooler Master (ane kasih gratisan sama yg beli borongan), DVD R/W Samsung (juga ane gratisin), LCD Monitor +TV merk LG ukuran 23" inch (laku 1,1jt rupiah), kabel HDMI biasa merk NYK (digratisin juga), sama SSD Samsung 850 EVO 250GB (baru beli 3 bulan lalu, laku 1,2juta).

ASUS A455LN-WX031D vs Acer One 10

Nggak bisa ane ceritain apa aja yg udah ane lewatin sama kompie itu selama ini, yg jelas mulai dari ngidupin PC sampe buat mutar film full HD 1080p wuss wuss.., berkat SSD juga masuk Windows nggak pake loading lama apalagi nge-lag. Main game juga settingan high sampai ultra lancar jaya plus kualitas grafis yg sangat tidak mengecewakan (jelas diatas 30fps). Tetapi apa daya, ane telah mencairkan PC tersebut dan mendapat dana segar Rp 6.325.000,- lalu langsung membawanya ke Hi-Tech Mall Surabaya untuk menebus sebuah laptop sebagai pengganti PC gaming tersebut.


Asus A455LN-WX031D

Harga: Rp 7.699.000,-
  • Processor: Intel Core i5-5200U (2.70Ghz, 3MB)
  • GPU: NVidia Ge-Force GT840M with 2GB VRAM
  • Memory: 4GB RAM DDR3L + 1TB HDD SATA
  • Media Penyimpanan: 1TB HDD
  • Monitor: 14" WXGA (1366x768)
  • Built-in DVD R/W
  • Garansi 12 Bulan
Asus-A455LN-WX031D

Sesampainya disana pilihan ane sebenarnya jatuh kepada laptop ASUS A455LN-WX031D dengan jeroan yg cukup lumayan lah menurut ane di kelas medium-low-end (core i5 plus videocard NVidia GeForce GT840m) yg dijual seharga Rp 7.150.000,- (ini adalah harga pada saat USD masih di kisaran 12.900, kini USD di angka Rp 13.850,-/1 $ Amerika, maka harganya ikut naik menjadi Rp 7.699.000,-). Tetapi saat mata melirik ke Tablet PC hybrid punya Acer di salah satu sudut ruangan toko, hati ane luluh karena pengen nyobain sensasi notebook berlayar sentuh yg bisa dicopot (plus berharga murah) berkedok Acer One 10. Akhir kata, jadi dah ane tebus itu barang, nggak jadi gaming-gamingan.


Acer One 10

Harga: Rp 3.450.000,-
  • Processor: Intel Quad Core Z3735F (2M Cache, up to 1.83 GHz)
  • GPU: Intel® HD Graphics
  • Memory: 2GB RAM
  • Media Penyimpanan: 500GB HDD + 32GB eMMC
  • Monitor: 10" TFT
  • Free Microsoft Windows 8.1 original (upgradeable to Windows 10) + Microsoft Office 365 (gratis 1 tahun)
  • Garansi 12 Bulan
Acer_One_10

Dalam hati ane berkata, suatu saat nanti ane akan meneruskan hobby merakit PC gaming supaya bisa diteruskan ke anak cucu. Mungkin next project ane adalah merakit komputer gaming dengan harga semurah-murahnya, sebagaimana yg sering ane tulis di blog ini.

VGA Card

Bagi Anda yg sedang merakit PC Games, mungkin Anda bertanya-tanya, VGA Card apa yg sebaiknya saya gunakan untuk spek komputer gaming saya? Artikel ini akan membahas tentang hal tersebut.

Sesuai dengan kebutuhannya, sebuah PC Games tentu dirakit untuk bermain games (bukan 3D rendering, ataupun overclocking), tetapi murni bermain games. Pertanyaannya adalah, games seperti apa yg biasanya Anda mainkan? Semua judul game? Game tertentu saja (GTA V, Watchdogs, dll), game online? atau game semacam Counter Strike, Pro Evolution Soccer / PES, atau malah Angry Birds? Kalau cuma buat Angry Birds atau Solitaire, buat apa pakai VGA Card?

Nah, kebutuhan gaming Anda bisa menjadi patokan limit bagi budget Anda dalam merakit sebuah PC games.

Tips Memilih VGA Card PC Games

Sebagai contoh, gamers yg ingin agar PC-nya bisa memainkan semua game terkini tanpa lag plus berjalan di setting tertinggi, tentu saja membutuhkan sebuah VGA paling powerful yg tersedia di pasaran. Game-game kelas 'berat' dengan kebutuhan pengolah grafis sangat tinggi semacam Watchdogs, GTA V, Battlefield 4 (BF4), Call of Duty Ghost, Crysis 3 (2013), Halo 4, Assassin's Creed Syndicate (2015), Hitman (2015), Batman: Arkham Knight, dsb., apabila gamers terbentur budget sehingga tidak bisa membeli GeForce GTX TITAN X yg harganya belasan juga ataupun GeForce GTX 980 Ti, GeForce GTX 780 Ti, GeForce GTX 970, Radeon R9 290 / 390, maka Anda bisa melirik ke GeForce GTX 960 yg harganya 'cuma' 3 jutaan untuk PC games Anda.

  1. GTX 980 Ti

    GeForce GTX 980 Ti adalah Graphic Processing Unit (GPU) yg paling canggih di dunia saat artikel ini ditulis. Didukung oleh arsitektur NVIDIA Maxwell™ Next Generation, memberikan kinerja yg luar biasa, efisiensi daya yg tak tertandingi, dan fitur-fitur terkini. Situs pemeringkat VGA Card, Passmark, telah menguji dan membuktikan bahwa GPU ini memuncaki daftar high-end Video Card yg pernah dirilis ke pasaran saat ini.

    GTX_980_Ti_High_End_Video_Card_VGA_Benchmark
    GTX 980 Ti memuncaki daftar klasemen high end VGA Card versi Passmark Software.

    Harga GTX 980 Ti

    Untuk harga, memang lumayan mahal, tetapi seperti dilihat di tabel hasil benchmark diatas, VGA Card ini adalah raja dari semua VGA. Versi termurah adalah Zotac NVidia GTX 980 Ti 6Gb 384Bit DDR5 PCI Express yg dijual seharga Rp 9.427.000,-. Berikut adalah daftar harga lima diantaranya:
    NoMerkGPUSeriVRAMBit RateModulHarga
    1ZotacNVidiaGTX 980 Ti6Gb384BitDDR5Rp9,427,000.00
    2AsusNVidiaGTX 980 Ti Reference6Gb384BitDDR5Rp10,320,000.00
    3MSINVidiaGTX 980 Ti Gaming6Gb384BitDDR5Rp11,250,000.00
    4GigabyteNVidiaGTX980 Ti (GV-N98TD5-6GD-B)6Gb384BitDDR5Rp11,860,000.00
    5GigabyteNVidiaGTX980 TI Gaming (GV-N98TG1 GAMING-6GD)6Gb384BitDDR5Rp12,560,000.00

    Dengan demikian, wajar jika harganya mencapai belasan juta rupiah. Tetapi itu sebanding dengan kinerja tertinggi yg bisa ditawarkan sebuah kartu grafis. Sayangnya seorang gamer bermodal cekak seperti saya tidak sanggup untuk membeli VGA ini, sehingga kita akan beralih ke VGA Card yg berikutnya. OK, Next!

  2. NVidia GeForce GTX 960

    Sebagaimana ditelisik dari situs Videocard Benchmark, GeForce GTX 960 berselisih 3.713 poin dgn GTX 980 diuji dari hasil benchmark memang berkekuatan hanya sepertiga dari kakaknya GTX 980 si pemuncak chart VGA Card High-End, tetapi GTX 960 sukses menduduki peringkat 16 dari keseluruhan Video Card high-end yg telah dirilis ke pasaran.

    Gigabyte_NVidia_GeForce_GTX_960_G1_GAMING
    Gigabyte G1 Gaming GeForce GTX 960.

    Harga ASUS NVidia GeForce GTX 960 DirectCU II OC 2 GB DDR 5 STRIX by NVidia adalah berkisar di Rp 3.331.000,-. GPU yg sama dengan merk Digital Alliance dibanderol dengan harga lebih murah Rp 300.000,-an dari ASUS. Merk GigaByte memiliki seri terlengkap sekaligus menjadi yg termahal dengan varian tertingginya yg di jual seharga Rp 4.100.000,- (tentunya dengan penambahan beragam fitur yg tidak dapat ditemukan pada seri yg lebih murah).

  3. NVidia GeForce GTX 650 Ti

    Tetapi bila budget masih tidak memungkinkan untuk membeli VGA card dengan harga 3 jutaan, maka Anda bisa menurunkan budget hingga di bawah 2 jutaan, yaitu dengan pilihan terbaik ada di NVidia GeForce GTX 650 Ti.

    NVidia_GeForce_GTX_650_Ti
    NVidia GeForce GTX 650 Ti

    Kartu grafis ini pertama kali diuji oleh Passmark Software pada tanggal 14 Oktober 2012 dan langsung menempati peringkat 85 di daftar kartu grafis (VGA Card) High End dengan nilai benchmark mencapai 2686.

    Untuk harga, yg tertera di rakitan.com adalah Rp 2.648.000,- untuk merk Asus GTX 650 Ti 2Gb Boost dengan nomor seri GTX650 TIB-DC2OC-2GD5 per tanggal 4 April 2015 dan Rp 2.381.000,- untuk seri Asus GTX 650 Ti DC II OC 2Gb 128Bit DDR5 NVidia PCI Express. Sedangkan harga termurah adalah yg bermerek Zotac GTX 650 Ti Boost 2Gb DDR5 NVidia PCI Express 2GB di Rp 1,623,000.

Password WiFi

Wi-Fi adalah sebuah cara yg mudah bagi Anda untuk tetap terkoneksi dengan internet, tetapi sebuah jaringan Wi-Fi yg tidak aman bisa menyebabkan informasi pribadi Anda berada dalam resiko. Menjaga router Anda terlindungi dengan password & mengganti password secara rutin adalah kunci utama untuk melindungi jaringan & data-data pribadi Anda. Cara tersebut juga dapat mencegah orang lain mencuri kuota internet Anda! Untuk mempelajari bagaimana cara mengubah password Wi-Fi Anda, akan dijelaskan disini secara rinci lengkap beserta gambarnya sebagaimana dikutip dari situs WikiHow.com.

Cara Mengubah Password Wi-Fi

Bagaimana sebenarnya cara untuk menemukan atau mengganti Nama Jaringan & Password WiFi Anda? Langkah-langkah berikut akan mengulas dengan lengkap caranya dengan sangat terperinci hingga bahkan seorang pemula yg masih awam mampu melakukannya sendiri di rumah.
  1. Membuka Halaman Pengaturan

    Untuk langkah pertama setelah menghubungkan router dengan komputer atau laptop menggunakan kabel ethernet (LAN), mari kita membuka halaman pengaturan untuk router Anda. Anda bisa mengakses halaman pengaturan router melalui sebuah browser internet (seperti misalnya Mozilla Firefox atau Google Chrome) menggunakan sebuah komputer yg terhubung dengan jaringan WiFi Anda.

    Apabila Anda tidak bisa terkoneksi melalui Wi-Fi karena Anda tidak mengetahui passwordnya, maka Anda bisa menggunakan sebuah kabel Ethernet (atau mungkin Anda mengenalnya sebagai "kabel LAN") untuk menghubungkan komputer dengan router secara langsung. Ini akan mem-bypass koneksi tanpa memerlukan password.

    • Ketik alamat di kolom address bar yg terdapat di browser Anda. Alamat standar halaman pengaturan router yg biasa digunakan di seluruh dunia adalah 192.168.1.1, 192.168.0.1, 192.168.2.2, 192.168.0.2 atau 10.0.1.1 (yg terakhir khusus untuk produk Apple). Ketik alamat tersebut di kolom alamat web yg terdapat di bagian atas browser Anda. Anda bisa menambahkan awalan http:// sebelum angka atau langsung ketik angka saja sebagaimana contoh di bawah ini:

      Cara_Mengganti_Password_WiFi_Cisco
      Cara mengganti password WiFi di router Cisco. images: WikiHow.

      Cara_Mengganti_Password_WiFi_D-Link
      Cara Mengganti Password Wi-Fi D-Link DFL-210

    • Apabila ketiga alamat diatas tidak berhasil memberi Anda akses ke halaman pengaturan router, maka coba buka Command Prompt (CMD) dengan menekan tombol ⊞ (Windows) Win+R lalu ketikkan cmd, lalu klik atau tekan enter.

      Setelah Command Prompt terbuka, ketik ipconfig lalu tekan ↵ Enter. Lihat koneksi aktif di daftar yg muncul lalu temukan alamat "Default Gateway" address. Ini pada umumnya adalah alamat router default Anda.

    • Apabila dengan cara tersebut diatas juga gagal, maka tekan lalu tahan tombol "Reset" di router Anda untuk sekitar 30 detik agar mengembalikannya ke kondisi semula yg disebut "factory default settings". Anda bisa menemukan letak tombol reset di router Anda dengan membaca buku manual router yg diberikan bersama dengan paket pembelian atau dari operator penyedia jaringan (misalnya First Media). Lalu, cari alamat default untuk model router tersebut (misalnya merk D-Link type xxx atau Cisco type xxx), lalu ketikkan alamat tersebut pada browser Anda.

    • Beberapa router sudah dilengkapi dengan perangkat lunak untuk mepermudah pengaturan router (software konfigurasi). Apabila Anda sebelumnya telah menginstall software konfigurasi ini, maka Anda bisa menggunakan perangkat lunak tersebut ketimbang harus membuka pengaturan melalui browser internet.

  2. Masukkan Username lalu password router

    Semua router akan memerlukan sebuah username & password sebelum Anda bisa mengakses halaman konfigurasinya. Jika Anda tidak pernah mengganti username & password sebelumnya, maka coba ketikkan "admin" di kolom username, & passwordnya bisa berupa "admin" atau "password". Tentu saja ini bervariasi di tiap-tiap model, sehingga sebaiknya Anda mencari tahu terlebih dahulu pengaturan default username & password untuk router Anda di internet, atau perhatikan buku manual yg diberikan dalam paket penjualan router.

    Jika Anda pernah mengganti atau sudah lupa username & passwordnya, maka Anda bisa menekan tombol reset di router sekitar 30 detik, sehingga mengijinkan Anda untuk login menggunakan username & password default.
Previous PostPosting Lama Beranda